Sunday, July 3, 2011

Materi Tentang Evaluasi Pembelajaran

Nama : Puji Priyanto
Kelas : A
Npm : 090401080047
Matakuliah : Evaluasi Pembelajaran


  • Beberapa pengertian tentang evaluasi pembelajaran
  • Evaluasi pembelajaran adalah suatu proses sistematis untuk menentukan nilai sesuatu yang meliputi tujuan, kegiatan, keputusan, unjuk kerja, proses, orang maupun objek yang berdasarkan kriteria tertentu.
  • Menurut Erman (2003:2), Evaluasi pembelajaran adalah suatu penentu kesesuaian antara tampilan siswa dengan tujuan pembelajaran.
  • Evaluasi pembelajaran adalah suatu proses untuk menentukan nilai pembelajaran yang dilaksanakan dengan melalui kegiatan pengukuran dan penilaian pembelajaran. Pengukuran yang dimaksud adalah proses membandingkan tingkat keberhasilan pembelajaran dengan ukuran keberhasilan pembelajaran yang telah ditentukan secara kuantitatif, sedangkan penilaian yang dimaksud adalah proses pembuatan keputusan nilai keberhasilan pembelajaran secara kualitatif.
  • Evaluasi pembelajaran adalah suatu kegiatan yang terencana untuk mengetahui keadaan suatu objek dengan menggunakan instrumen dan hasilnya dibandingkan dengan suatu tolak ukur untuk memperoleh suatu kesimpulan.
  • Menurut Grondlund dan Linn (1990), evaluasi pembelajaran adalah suatu proses mengumpulkan, menganalisis dan menginterpretasi informasi secara sistematik untuk menetapkan sejauh mana ketercapaian tujuan pembelajaran.
  • Evaluasi pembelajaran adalah proses merencanakan yaitu proses memperoleh informasi tentang hasil evaluasi pembelajaran.
  • Evaluasi pembelajaran adalah suatu proses sistematis untuk membuat (menentukan), apakah tujuan yang direncanakan sudah berhasil atau tidak (mencapai target).

  • Tujuan dan macam-macam tujuan evaluasi pembelajaran
1. Tujuan evaluasi pembelajaran secara umum yaitu :
- Untuk mengetahui efektifitas proses pembelajaran yang telah dilaksanakan.
- Untuk menghimpun informasi yang dijadikan dasar untuk mengetahui taraf kemajuan, taraf perkembangan atau taraf pencapaian kegiatan belajar siswa.
- Untuk mengetahui dasar-dasar (alat) atau cara evaluasi pembelajaran.
2. Tujuan evaluasi pembelajaran secara khusus yaitu :
- Mengetahui kemajuan belajar siswa.
- Mengetahui potensi yang dimiliki siswa.
- Mengetahui hasil belajar siswa.
- Mengadakan seleksi.
- Mengetahui kelemahan atau kesulitan belajar siswa.
- Memberi bantuan dalam pengelompokan siswa.
- Memberikan bantuan dalam pemilihan jurusan.
- Memberikan bantuan dalam kegiatan belajar siswa.
- Memberikan motivasi belajar.
- Mengetahui efektifitas mengajar guru.
- Mengetahui efisiensi mengajar guru.
- Memberikan umpan balik bagi guru.
- Memberikan bukti untuk laporan kepada orang tua atau masyarakat.
- Memberikan data untuk penelitian dan pengembangan pembelajaran.
3. Berdasarkan Depdiknas (2003:6), tujuan evaluasi pembelajaran adalah :
- Melihat produktivitas dan efektifitas kegiatan belajar mengajar.
- Memperbaiki dan menyempurnakan kegiatan guru.
- Memperbaiki, menyempurnakan, dan mengembangkan program belajar mengajar.
- Mengetahui kesulitan-kesulitan apa yang dihadapi oleh siswa selama kegiatan belajar dan mencarikan jalan keluarnya.
- Menempatkan siswa dalam situasi belajar mengajar yang tepat sesuai dengan kemampuannya.
4. Macam-macam tujuan pembelajaran yaitu :
- Tujuan instruksional (tujuan pengajaran), yaitu merupakan tujuan yang tingkatannya paling rendah (mendasar) dan merupakan tujuan yang harus disampaikan kepada siswa.
- Tujuan Kurikuler, yaitu merupakan tujuan dari kurikulum dalam pembelajaran.
- Tujuan institusional, merupakan tujuan yang harus dicapai oleh tiap-tiap lembaga yang mencakup semua studi yang ada dalam lembaga.
- Tujuan pendidikan nasional, merupakan tujuan yang dibuat untuk membentuk manusia secara utuh.

  • Fungsi evaluasi pembelajaran
  • Secara psikologis, untuk menginformasikan kepada peseta didik tentang hasil belajarnya, sehingga peserta didik akan merasakan kepuasan dan ketenangan.
  • Secara sosiologis, untuk mengetahui apakah peserta didik sudah cukup mampu untuk terjun ke masyarakat, mampu dalam arti dapat berkomunikasi dan beradaptasi dengan seluruh lapisan masyarakat.
  • Secara didaktis-metodis, untuk membantu guru dalam menempatkan peserta didik pada kelompok tertentu sesuai dengan kemampuan dan kecakapannya masing-masing.
  • Untuk mengetahui kedudukan peserta didik diantara teman-temannya, apakah ia termasuk anak yang pandai, sedang atau kurang.
  • Untuk mengetahui taraf kesiapan peserta didik dalam menempuh program pendidikannya.
  • Untuk membantu guru dalam memberikan bimbingan dan seleksi, baik dalam rangka menentukan jenis pendidikan, jurusan maupun kenaikan kelas.
  • Secara administratif, untuk memberiakn laporan tentang kemajuan peserta didik kepada pemerintah, pimpinan (kepala sekolah), guru (instruktur), termasuk peserta didik itu sendiri.
• Fungsi evaluasi pembelajaran dilihat berdasarkan jenis evaluasi itu sendiri, yaitu :
  • Formatif, yaitu memberiakan feed back bagi guru sebagai dasar untuk memperbaiki proses pembelajaran dan mengadakan program remedial bagi peserta didik yang belum menguasai sepenuhnya materi yang telah dipelajari.
  • Sumatif, yaitu mengetahui tingkat penguasaan peserta didik terhadap materi pelajaran, menentukan angka (nilai) sebagai bahan keputusan kenaikan kelas dan laporan perkembangan belajar, serta dapat meningkatkan motivasi belajar.
  • Diagnostik, yaitu dapat mengetahui latar belakang peserta didik secara psikologis, fisik, dan lingkungan yang mengalami kesulitan belajar.
  • Seleksi dan penempatan, yaitu hasil evalusi dapat dijadikan dasar untuk menyeleksi dan menempatkan peserta didik sesuai dengan minat dan kemampuannya.

  • Jenis-jenis evaluasi pembelajaran
• Jenis evaluasi pembelajaran dilihat berdasarkan tujuannya yaitu :
  • Evaluasi diagnostik adalah evaluasi yang ditujukan untuk menelaah kelemahan-kelemahan siswa beserta faktor-faktor penyebabnya.
  • Evaluasi selektif adalah evaluasi yang digunakan untuk memilih siswa yang paling tepat sesuai dengan kriteria program kegiatan tertentu.
  • Evaluasi penempatan adalah evaluasi yang digunakan untuk menempatkan siswa dalam program pendidikan tertentu yang sesuai dengan karakteristik siswa.
  • Evaluasi formatif adalah evaluasi yang dilaksanakn untuk memperbaiki dan meningkatkan proses belajar dan mengajar.
  • Evaluasi sumatif adalah evaluasi yang dilakukan untuk menentukan hasil dan kemajuan belajar siswa.
• Jenis evaluasi pembelajaran berdasarkan sasarannya yaitu :
  • Evaluasi konteks adalah evaluasi yang ditujukan untuk mengukur konteks program baik mengenai rasional tujuan, latar belakang program, maupun kebutuhan-kebutuhan yang muncul dalam perencanaan.
  • Evaluasi input adalah evaluasi yang diarahkan untuk mengetahui input, baik sumber daya maupun strategi yang digunakan untuk mencapai tujuan.
  • Evaluasi proses adalah evaluasi yang ditujukan untuk melihat proses pelaksanaan, baik mengenai kelancaran proses, kesesuaian dengan rencana, faktor pendukung dan faktor hambatan yang muncul dalam proses pelaksanaan dan sejenisnya.
  • Evaluasi hasil atau produk adalah evaluasi yang diarahkan untuk melihat hasil program yang dicapai sebagai dasar untuk menentukan keputusan akhir, diperbaiki, dimodifikasi, ditingkatkan atau dihentikan.
  • Evaluasi outcom atau lulusan adalah evaluasi yang diarahkan untuk melihat hasil belajar siswa lebih lanjut, yakni evaluasi lulusan setelah terjun ke masyarakat.
• Jenis evaluasi pembelajaran berdasarkan ruang lingkup kegiatan pembelajarannya yaitu :
  • Evaluasi program pembelajaran adalah evaluasi yang mencakup terhadap tujuan pembelajaran, isi program pembelajaran, strategi belajar mengajar dan aspek-aspek program pembelajaran yang lain.
  • Evaluasi proses pembelajaran adalah evaluasi yang mencakup kesesuaian antara proses pembelajaran dengan garis-garis besar program pembelajaran yang ditetapkan, kemampuan guru dalam melaksanakan proses pembelajaran dan kemampuan siswa dalam mengikuti proses pembelajaran.
  • Evaluasi hasil belajar adalah evaluasi yang mencakup tingkat penguasaan siswa terhadap tujuan pembelajaran yang ditetapkan, baik secara umum maupun khusus yang ditinjau dalam aspek kognitif, afektif dan psikomotorik.
• Jenis evaluasi pembelajaran berdasarkan objeknya yaitu :
  • Evaluasi input adalah evaluasi terhadap siswa yang mencakup kemampuan kepribadian, sikap, dan keyakinan.
  • Evaluasi transformasi adalah evaluasi terhadap unsur-unsur transformasi proses pembelajaran yang meliputi materi, media, metode dan lain-lain.
  • Evaluasi output adalah evaluasi terhadap lulusan yang mengacu pada ketercapaian hasil pembelajaran.
• Jenis evaluasi pembelajaran berdasarkan subjeknya yaitu :
  • Evaluasi internal adalah evaluasi yang dilakukan oleh orang dalam sekolah sebagai evaluator, misalnya kepala sekolah terhadap guru.
  • Evaluasi eksternal adalah evaluasi yang dilakukan orang luar sekolah sebagai evaluator, misalnya orang tua, masyarakat. Evaluasi pembelajaran mencakup kegiatan pengukuran dan penialaian, proses evaluasi dilakuakan melalui tiga tahap yaitu tahap perencanaan, pelaksanaan, pengolahan hasil dan pelaporan.

  • Prinsip-prinsip evaluasi pembelajaran
• Prinsip-prinsip umum evaluasi pembelajaran adalah kontinuitas, komprehensif, objektivitas, kooperatif, mendidik, akuntabilitas dan praktis, dengan demikian evaluasi pembelajaran hendaknya :
  • Dirancang sedemikian rupa sehingga jelas abilitas yang harus dievaluasi, materi yang akan dievaluasi, alat evaluasi dan interpretasi hasil evaluasi.
  • Menjadi bagian integral dari proses pembelajaran.
  • Agar evaluasi objektif, evaluasi harus menggunakan berbagai alat (instrumen) dan sifatnya komprehensif.
  • Diikuti dengan tindak lanjut, dengan memperhatikan prinsip ketepaduan, prinsip berorientasi kepada kompetensi dan kecakapan hidup, prinsip belajar aktif, prinsip koherensi dan prinsip diskriminalitas.

• Prinsip-prinsip lain evaluasi pembelajaran yang dikemukakan oleh Ngalim Purwanto yaitu :
  • Penilaian hendaknya didasarkan pada hasil pengukuran yang komprehensif.
  • Harus dibedakan antara penskoran dengan penilaian.
  • Hendaknya disadari betul juga tujuan penggunaan pendekatan penilaian.
  • Penilaian hendaknya merupakan bagian integral dalam proses belajar mengajar.
  • Penilaian harus bersifat komparabel.
  • Sistem penilaian yang digunakan hendaknya jelas bagi siswa dan guru.

  • Ruang lingkup evaluasi pembelajaran
• Ruang lingkup evaluasi pembelajaran dalam sudut pandang berbasis kelas adalah:
  • Penilaian kompetensi dasar mata pelajaran, kompetensi dasar pada hakikatnya adalah pengetahuan, keterampilan, sikap dan nilai-nilai yang direfleksikan dalm berfikir dan bertindak setelah peserta didik menyelesaikan suatu aspek atau subjek mata pelajaran tertentu.
  • Penilaian kompetensi rumpun pelajaran, kompetensi rumpun pelajaran pada hakikatnya merupakan pengetahuan, keterampilan, sikap dan nilai-nilai yang direflesikan dalam kebiasaan berfikir dan bertindak yang seharusnya dicapai oleh peserta didik setelah menyelesaikan rumpun pelajaran tersebut.
  • Penilaian kompetensi lintas kurikulum, kompetensi lintas kurikulum pada hakikatnya merupakan pengetahuan, keterampilan, sikap dan nilai-nilai yang direfleksikan dalam kebiasaan berfikir dan bertindak yang mencakup kecakapan belajar sepanjang hayat dan kecakapan hidup yang harus dicapai oleh peserta didik melalui pengalaman belajar secara berkesinambungan.
  • Penilaian kompetensi tamatan, merupakan pengetahuan, keterampilan, sikap dan nilai-nilai yang direfleksikan dalam kebiasaan berfikir dan bertindak setelah peserta didik menyelesaikan jenjang tertentu.
  • Penilaian terhadap pencapaian keterampilan hidup, merupakan penguasaan berbagai kompetensi dasar, kompetensi rumpun pelajaran, kompetensi lintas kurikulum, dan kompetensi tamatan melalui berbagai pengalaman belajar juga memberikan efek positif dalam bentuk kecakapan hidup, kecakapan hidup itu memiliki jenis-jenis yang perlu dinilai adalah : keterampilan diri, keterampilan berpikir rasional, keterampilan sosial, keterampilan akademik, dan keterampilan vokasional.

  • Sasaran evaluasi pembelajaran
Sasaran evaluasi pembelajaran adalah aspek-aspek yang terkandung dalam kegiatan pembelajaran. Sasaran evaluasi pembelajaran meliputi :
  • Tujuan pembelajaran, merupakan sasaran evaluasi pembelajaran yang perlu diperhatikan karena unsur atau aspek pembelajaran yang lain selalu bermula dan bermuara pada tujuan pengajaran.
  • Unsur dinamis pembelajaran, merupakan sasaran evaluasi pembelajaran yang kedua, maksudnya unsur dinamis pembelajaran adalah sumber belajar atau komponen sistem instruksional yang terlibat dalam kegiatan pembelajaran.
  • Pelaksanaan pembelajaran, diartikan sebagai interaksi antara sumber belajar dengan siswa.
  • Kurikulum, dipandang sebagai rencana tertulis yakni seperangkat komponen pembelajaran yang diuraikan scara tertulis pada bahan tercetak atau buku.

  • Teknik dan bentuk evaluasi
Teknik dan bentuk evaluasi dibedakan menjadi dua yaitu tes dan non tes. Tes meliputi tes tulis dan tes lisan, sedangkan non tes meliputi observasi, wawancara, skala sikap, studi kasus dan sosiometri.
• Tes adalah suatu teknik atau cara dalam rangka melaksanakan kegiatan evaluasi yang didalamnya terdapat berbagai item atau serangkaian tugas yang harus dikerjakan atau dijawab oleh anak didik, kemudian pekerjaan dan jawaban itu menghasilkan nilai tentang perilaku anak didik tersebut.
  • Tes tertulis adalah tes yang menuntut jawaban dari siswa secara tertulis, tes tulis meliputi tes uraian (esai) dan tes objektif. Tes uraian (esai) adalah tes yang menuntut anak untuk menguraikan, menjabarkan, menjelaskan jawabannya secara tertulis dengan kata-katanya sendiri dalam bentuk dan gayanya sendiri. Tes uraian ada dua macam, yaitu tes uraian yang bersifat tertutup dan tes uraian yang bersifat terbuka. Tes uraian yang bersifat tertutup adalah tes uraian yang kunci jawabannya hanya satu (mutlak), sedangkan tes uraian yang bersifat terbuka adalah tes uraian yang kunci jawabannya bebas, misalnya mengemukakan pendapat. Kunci jawaban pada tes uraian memiliki fungsi yaitu sebagai saran jawaban, sebagai pegangan bagi guru, untuk mengurangi subjektivitas, dan secara praktis untuk menghindari sifat kelupaan dari guru.
Sedangkan tes objektif adalah tes yang menuntut peserta didik untuk memilih jawaban yang benar diantara kemungkinan jawaban yang telah disediakan, memberikan jawaban singkat, dan melengkapi pertanyaan atau pertanyaan yang belum sempurna. Tes objektif terdiri atas beberapa bentuk yaitu benar salah, pilihan ganda, menjodohkan, dan melengkapi jawaban singkat.
• Non tes meliputi beberapa macam yaitu :
1. Observasi, sebagai lat penilaian banyak digunakan untuk mengukur tingkah laku individu, baik dalam situasi yang sebenarnya maupun dalm situasi buatan. Observasi dapat mengukur atau menilai hasil dan proses belajar seperti tngkah laku siswa pada waktu belajar, berdiskusi, mengerjakan tugas dan lain-lain.
Ada tiga jenis observasi yaitu observasi langsung, observasi tidak langsung, dan observasi partisipasi. Adapun langkah-langkah yang ditempuh dalam mengembangkan penilaian dengan menggunakan teknik observasi adalah sebagai berikut :
  • Tentukan aspek kegiatan yang akan diobservasi.
  • Menentukan pedoman observasi.
  • Melaksanakan observasi, yaitu mancatat tingkah laku yang terjadi pada saat kegiatan berlangsung.
  • mengolah hasil observasi.
2. Wawancara, sebagai alat penilaian wawancara sangat efektif untuk menilai hasil belajar siswa yang berkaitan dengan pendapat, keyakinan, aspirasi, harapan, prestasi, keinginan dan lain-lain. Sebagai alat penilaian wawancara memiliki kelebihan yaitu dapat berkomunikasi langsung dengan siswa sehingga siswa dapat mengungkapkan jawabannya dengan lebih bebas dan mendalam, disamping itu melalui wawancara dapat dibina hubungan yang lebih baik.
3. Skala sikap adalah alat untuk mengukur nilai, sikap minat atau perhatian yang disusun dalam bentuk pernyataan untuk dinilai oleh responden yang hasilnya dalam bentuk rentangan nilai sesuai dengan kriteria yang digunakan. Skala sikap digunakan untuk mengukur sikap seseorang terhadap objek tertentu dan hasilnya berupa kategori sikap yakni mendukung, menolak atau netral.
4. Studi kasus, pada dasarnya mempelajari individu secar intensif yang dipandang memiliki kasus tertentu. Misalnya mempelajari anak yang sangat bandel atau nakal, sangat rajin, sangat pintar, atau anak yang sangat lamban dalam belajar. Kelebihan studi kasus sebagai alat penilaian adalah subjek dipelajari secara mendalam dan menyeluruh sehingga karakter individu tersebut dapat diketahui dengan selengkap-lengkapnya.
5. Sosiometri, yaitu salah satu cara untuk mengetahui kemampuan siswa dalam penyesuain diri dengan lingkungannya. Dengan teknik ini dapat diketahui posisi siswa dalam hubungan sosialnya dengan siswa lainnya. Sosiometri dapat dilakukan dengan cara menyuruh siswa untuk memilih satu atau dua teman yang paling disukainya, usahan tidak terjadi kompromi untuk saling memilih diantara siswa.

  • Domain Ranah Menurut Taksonomi Bloom
a. Ranah Kognitif, meliputi :
- Pengetahuan (knowledge).
- Pemahaman (comprehension).
- Penerapan (application).
- Analisis.
- Sintesis.
- Evaluasi.
Dalam ranah kognitif terdapat tingkatan-tingkatan, yaitu tingkat rendah dan tingkat tinggi. Pengetahuan, pemahaman dan penerapan termasuk dalam ranah kognitif tingkat rendah sedangkan analisis, sintesis dan evaluasi termasuk dalam ranah kognitif tingkat tinggi.
• Ciri-ciri bentuk tes yang termasuk dalam ranah kognitif tingkat rendah yaitu :
  • Pengetahuan
Apa definisi...?, apa yang dimaksud...?, Sebutkan...?, daftarkan...?, garis bawahi...?.
  • Pemahaman
Jelaskan...?, paparkan...?, deskripsikan...?, gambarkan...?, lanjutkan...?, buat tabel...?.
  • Penerapan
Terapkan...?, berilah ilustrasi...?, demonstrasikan...?, buatlah sketsa...?.
• Ciri-ciri bentuk tes yang termasuk dalam ranah kognitif tingkat tinggi yaitu :
  • Analisis
Pisahkan antara...?, buatlah analisis...?, bedakan antara...?, bandingkan...?, kontraskan...?, berilah kritik...?, buatlah penggolongan (kategori)...?.
  • Sintesis
Buatlah komposisi / karangan / susunan...?, buatlah desain / rancangan...?, rumuskan...?, organisasikan...?.
  • Evaluasi
Apa / bagaiamana pendapat anda...?, mana yang paling bagus / baik (buat penilaian)...?, perkiraan...?, buatlah skala prioritas...?.
b. Ranah Afektif, meliputi :
- Mempribadi.
- Mengorganisasi.
- Menghargai.
- Merespons
- Menerima
c. Ranah Psikomtorik, meliputi :
- Naturalisasi (efisiensi, efektifitas).
- Artikulasi (koordinasi, harmonis).
- Kepersisan.
- Memanipulasi.
- Menirukan.













Friday, June 24, 2011

Contoh RPP SMP


RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
UNIT : 1
KEINDAHAN ALAM

Sekolah
: SMP KOMAK JAYA
Mata Pelajaran
: Bahasa Indonesia
Kelas /Semester
: VII/2
Standar Kompetensi
: 14. Mengungkapkan tanggapan terhadap pembacaan cerpen
Kompetensi Dasar
: 14.1 Menanggapi cara pemba­caan cerpen
Indikator
  1. Mampu menangkap isi, pesan, dan suasana cerpen yang dide­ngarkan
  2. Mampu mengungkapkan lafal, in­tonasi, dan ekspresi pembaca cer­pen
  3. Mampu menanggapi cara pem­ba­caan cerpen

Alokasi Waktu
: 4 X 40 menit ( 2 pertemuan)
  1. Tujuan Pembelajaran
Siswa dapat menanggapi cara pemba­caan cerpen

  1. Materi Pembelajaran
Cara menanggapi pemba­ca­an cerpen dan implementasinya

  1. Metode Pembelajaran
    1. Tanya jawab
    2. Demonstrasi
    3. Inkuiri

  1. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran
Pertemuan pertama
a. Kegiatan awal
  1. Siswa mendengarkan pembacaan cerpen (langsung/rekaman/VCD).
  2. Siswa membentuk kelompok
b. Kegiatan Inti
  1. Tiap kelompok isi, pesan, dan suasana cerpen yang dide­ngarkan
  2. Salah satu kelompok mempresentasikan hasil diskusinya, kelompok yang lain mengomentari
  3. Tiap kelompok mengungkapkan lafal, in­tonasi, dan ekspresi pembaca cer­pen.
c. Kegiatan Akhir
  1. Siswa dan guru menyimpulkan hasil diskusi

Pertemuan Kedua
a. Kegiatan awal
  1. Siswa mendengarkan kembali pembacaan cerpen (langsung/rekaman/VCD).
b. Kegiatan Inti
  1. Tiap kelompok menanggapi cara pem­ba­caan cerpen
  2. kelompok yang lain mengomentari
c. Kegiatan Akhir
  1. Siswa dan guru melakukan refleksi

  1. Sumber Belajar
    1. Rekaman/VCD pembacaan puisi
    2. Narasumber

6. Penilaian
a. Teknik : Tes unjuk kerja
b. Bentuk instrumen : Tes Uji petik unjuk kerja prosedur dan produk
c. Soal /Instrumen :


  1. Berilah tanggapan atas pembacaan cerpen yang dilakukan temanmu





.... , ...............................
Mengetahui
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran





................................... ......................................
NIP NIP




























RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
UNIT : 1
KEINDAHAN ALAM

Sekolah
: SMP
Mata Pelajaran
: Bahasa Indonesia
Kelas /Semester
: VII/2
Standar Kompetensi
: 13. Memahami pembacaan puisi
Kompetensi Dasar
: 13 1. Menanggapi cara pemba­caan puisi
Indikator
  1. Mampu mengemukakan cara pelafalan, intonasi, ekspresi pem­baca puisi
  2. Mampu memberi tanggapan de­ngan alasan yang logis pemba­ca­an puisi yang didengar/disaksikan
Alokasi Waktu
: 2 X 40 menit ( 1 pertemuan)
  1. Tujuan Pembelajaran
Siswa dapat menanggapi cara pemba­caan puisi

  1. Materi Pembelajaran
Cara menanggapi pembacaan puisi dan implementasinya

  1. Metode Pembelajaran
    1. Tanya jawab
    1. Demonstrasi
    2. Inkuiri

  1. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran
a. Kegiatan awal
    1. Siswa mendengarkan pembacaan puisi (langsung/rekaman/VCD).
    2. Siswa membentuk kelompok
b. Kegiatan Inti
  1. Tiap kelompok mendiskusikan cara pelafalan, intonasi, dan ekspresi pem­baca puisi
  2. Salah satu kelompok mempresentasikan hasil diskusinya, kelompok yang lain mengomentari
  3. Tiap kelompok mendiskusikan tanggapan yang akan disampaikan de­ngan alasan yang logis mengenai pembacaan puisi yang didengar
  4. Tiap-tiap kelompok memberikan tanggapan yang akan disampaikan de­ngan alasan yang logis mengenai pembacaan puisi yang didengar
c. Kegiatan Akhir
  1. Siswa dan guru melakukan refleksi

  1. Sumber Belajar
    1. Rekaman/VCD pembacaan puisi
    2. demonstrasi
    3. Narasumber

  1. Penilaian
a. Teknik : Tes unjuk kerja
b. Bentuk instrumen : Tes Uji petik unjuk kerja prosedur dan produk
c. Soal /Instrumen :
Berilah tanggapan de­ngan alasan yang logis pemba­ca­an puisi yang Anda dengar/saksikan!

.... , ...............................
Mengetahui
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran


................................... ......................................
NIP NIP
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
UNIT : 1
KEINDAHAN ALAM

Sekolah
: SMP
Mata Pelajaran
: Bahasa Indonesia
Kelas /Semester
: VII/2
Standar Kompetensi
: 12 Mengungkapkan berbagai informasi dalam bentuk narasi dan pesan singkat
Kompetensi Dasar
: 12.1 Mengubah teks wawan­cara menjadi narasi
Indikator
  1. Mampu mengubah kalimat langsung dalam wawancara menjadi kalimat tidak langsung
  2. Mampu mengubah teks wawancara menjadi narasi
  3. Mampu menyunting narasi sendiri atau teman
Alokasi Waktu
: 4 X 40 menit ( 2 pertemuan)
  1. Tujuan Pembelajaran
Siswa dapat mengubah teks wawan­cara menjadi narasi

  1. Materi Pembelajaran
Cara mengubah teks wawan­ca­ra ke bentuk na­rasi dan implementasinya

  1. Metode Pembelajaran
    1. Tanya jawab
    2. Demonstrasi
    3. Inkuiri

  1. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran
Pertemuan Pertama
a. Kegiatan awal
  1. Siswa mencermati teks wawancara yang dibawa dari rumah
  2. Siswa membentuk kelompok
b. Kegiatan Inti
  1. Siswa mengubah kalimat langsung dalam teks wawancara menjadi kalimat tak langsung secara berkelompok
  2. Secara bergiliran tiap kelompok mempresentasikan hasil kerjanya
  3. Kelompok yang lain memberikan komentar atas presentasi kelompok lainnya lagi
  4. Siswa menyimpulkan cara mengubah kalimat langsung menjadi kalimat tak langsung
c. Kegiatan Akhir
  1. Siswa dan guru merencanakan kegiatan pembelajaran pertemuan berikutnya

Pertemuan Kedua
a. Kegiatan awal
  1. Siswa dengan kelompok yang sama mencermati hasil pekerjaan sebelumnya
b. Kegiatan Inti
  1. Siswa mengubah teks wawancara menjadi teks narasi secara kelompok
  2. Secara bergiliran tiap kelompok mempresentasikan hasil kerjanya
  3. Kelompok yang lain memberikan komentar atas presentasi kelompok lainnya lagi
  4. Siswa menyimpulkan cara mengubah teks wawancara menjadi teks narasi
c. Kegiatan Akhir
  1. Siswa dan guru melakukan refleksi

  1. Sumber Belajar
          1. Buku teks
          2. Teks wawancara

  1. Penilaian
a. Teknik : Penugasan
b. Bentuk instrumen : Tugas rumah
c. Soal /Instrumen :


  1. Narasikan tabel/diagram !


.... , ...............................
Mengetahui
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran





................................... ......................................
NIP NIP





RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
UNIT : 2
TOKOH IDOLA

Sekolah
: SMP
Mata Pelajaran
: Bahasa Indonesia
Kelas/Semester
: VII/ 2
Standar Kompetensi
: Mengungkapkan keindahan alam dan pengalaman melalui kegiatan menulis puisi.
Kompetensi Dasar
16. 1. Menulis kreatif puisi berkenaan engan keindahan alam
Indikator
  1. Siswa mampu menulis larik-larik puisi yang berisi tentang keindahan alam
  2. Siswa mampu menulis puisi dengan pilihan kata yang tepat dan rima yang menarik
  3. Siswa mampu menyunting yang ditulis sendiri

Alokasi Waktu
: 4 X 40 menit ( 2 pertemuan)

A. TUJUAN PEMBELAJARAN
Siswa dapat menulis puisi menggunakan diksi yang tepat

B. MATERI PEMBELAJARAN
Penulisan puisi berkenaaan dengankeindahan alam
a. Teks puisi
b. Contoih-contoh diksi
c. Praktik menulis puisi

C. METODE PEMBELAJARAN
  1. Inkuiri
  2. Observasi
  3. Tanya jawab
  4. Diskusi

D. LANGKAH-LANGKAH KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan Pertama
  1. Kegiatan Awal
    1. Siswa mengamati gambar keindahan alam
    2. Siswa mengamati lingkungan sekitar dan menentuka diksi yang akan dituliskan
    3. Siswa menulis larik-larik puisi menggunakan diksi dan rima yang tepat
    4. Siswa menyunting puisi yang dibuatnya sendiri

  1. Kegiatan Inti
a. Siswa mencermati gambar keindahan alam atau lingkungan sekitar
b. Siswa menemukan diksi yang tepat
  1. Siswa mendiskusikan hasil pengamatan
  2. Siswa menyhusun larik-larik puisi menggunakan diksi dan rima yang tepat
  3. Siswa menyunting puisi karya sendiri
  1. Kegiatan Akhir
a. Siswa dan guru mengadakan refleksi
b. Siswa diberi tugas membuat puisi dengan ilustrasi di lingkungan masing-masing



Pertemuan Kedua
    1. Kegiatan Awal
a. Tanya jawab mengenai tugas rumah penulisan puisi yang bertemakan lingkungan rumah.

    1. Kegiatan Inti
a. Siswa mendiskusikan tugas rumahnya dengan bimbingan guru
b. Siswa memperbaiki puisi yang telah dibuat
  1. Siswa dan guru meilih tiga puisi yang terbaik
  2. Siswa memajang puisi terbaik di papan pajang kelas
  3. Tulisan terbaik diberi penghargaan

3. Kegiatan Akhir
a. Siswa dan guru melakukan refleksi hasil kegiatan;


E. SUMBER BELAJAR
1. Gambar keindahan alam
2. Lingkungan sekitar sekolah
3. Buku pelajaran Bahasa Indonesia dan Sastra

F. PENILAIAN
1. Teknik : Tes Tulis
2. Bentuk Instrumen : Tugas Individu
3. Soal Instrumen :

1. Buatlah puisi dengan tema keindahan alam berdasarkan gambar yang tgelah kamu amati!

Pedoman Penskoran:
Kegiatan
Skor
Siswa menuliskan puisi 5 larik
0 – 5
Siswa menuliskan puisi 10 larik
6 - 10
Siswa menulis puisi di atas 10 arik
11-15

2. Buatlah puisi bertemakan keindahan alam menggunakan diksi yang tepat, berdasarkan lingkungan sekolahmu!

Pedoman Penskoran:
Kegiatan
Skor
Siswa menulis puisi dengan diksi tepat
11-15
Siswa menulis puisi dengan diksi kurang tepat
6 - 10
Siswa menulis puisi dengan diksi tepat tepat
1 - 5
Jumlah
30

3. Suntinglah puisi yang sudah Anda susun!

No
Kegiatan
Skor Maksimun
a
Semua kesalahan dibetulkan
20
b
Sebagian kesalahan dibetulkan
15
c
Kesalahan tidak dibetulkan
5

Skor maksimal
Nomor soal
Skor maksimal
1
30
2
30
3
40




Perhitunga nilai akhir dalam skala 0-100 adalah sebagai berikut

Perolehan skor
Nilai akhir = ----------------------- x skor idela (100) = NA
Skor maksimal


.... , ...............................
Mengetahui
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran





................................... ......................................
NIP NIP




RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
UNIT : 2
TOKOH IDOLA

Sekolah
: SMP
Mata Pelajaran
: Bahasa Indonesia
Kelas /Semester
: VII/2
Standar Kompetensi
: 10. Mengungkapkan pikiran, perasaan, informasi, dan pengalaman melalui kegiatan menanggapi cerita dan telepon.
Kompetensi Dasar
: 10.1. Menceritakan tokoh idola de­ngan mengemukakan ide­n­titas tokoh, ke­unggulan, dan alasan mengidolakannya dengan pilihan kata yang se­suai
Indikator
  1. Mampu mengemukakan identitas tokoh
  2. Mampu menentukan keunggulan tokoh dengan argumen yang tepat
  3. Mampu menceritakan tokoh dengan pedoman kelengkapan identitas tokoh
Alokasi Waktu
: 6 X 40 menit ( 3 pertemuan)
  1. Tujuan Pembelajaran
Siswa dapat menceritakan tokoh idola de­ngan mengemukakan ide­n­titas tokoh, keunggulan, dan alasan mengidolakannya dengan pilihan kata yang se­suai.

  1. Materi Pembelajaran
Penceritaan tokoh idola
  1. Biografi tokoh idola
  2. Cara bercerita
  3. Bercerita

  1. Metode Pembelajaran
  1. Pemodelan
  2. Inkuiri
  3. Demonstrasi

  1. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran
Pertemuan Pertama
a. Kegiatan awal
      1. Siswa dan guru bertanya jawab tentang tokoh idola.
      2. Siswa menyebutkan tokoh idola masing-masing
    1. Kegiatan Inti
      1. Siswa membaca artikel tentang tokoh yang banyak diidolakan
      2. Siswa dan guru bertanya jawab tentang identitas tokoh
      3. Siswa Siswa mendiskusikan keunggulan tokoh dengan alasan yang argumentatif
    2. Kegiatan Akhir
  1. Siswa dan guru membuat kesimpulan tentang tokoh
  2. Siswa dan guru merencanakan pembelajaran berikutnya

Pertemuan Kedua
a. Kegiatan Awal
    1. Siswa dan guru bertanya jawab tentang pembelajaran sebelumnya
b. Kegiatan Inti
      1. Siswa berlatih menceritakan tokoh idola
      2. Siswa mencermati temannya yang sedang berlatih menceritakan tokoh idolanya
      3. Siswa bertanya jawab tentang bahasa yang digunakan temannya dalam menceritakan tokoh idola
c. Kegiatan Akhir
  1. Siswa dan guru melakukan refleksi

Pertemuan Ketiga
a. Kegiatan awal
    1. Siswa dan guru mengulas singkat pembelajaran sebelumnya.
      1. Kegiatan Inti
      1. Siswa bergantian menceritakan tokoh idola
      1. Kegiatan Akhir
  1. Siswa dan guru membuat kesimpulan tentang cara menceritakan tokoh idola yang baik.
  2. Siswa dan guru melakukan refleksi.

  1. Sumber Belajar
  1. Artikel-artikel tokoh idola
  2. Buku Pelajaran Bahasa

  1. Penilaian
a. Teknik : Observasi.
b. Bentuk instrumen : Lembar observasi
c. Soal /Instrumen :


Ceritakan tokoh idolamu dengan mengemukakan identitas dan keunggulannya serta alasan kamu mengidolakannya. Gunakan bahasa yang baik dan komunikatif dengan pilihan kata yang sesuai!

Pedoman penskoran :
No.
Aspek yang dinilai
Skor
1



2



3



4
Mengemukakan Identitas tokoh
      • lengkap
      • kurang lengkap
      • tidak mengemukakan
Mengemukakan keunggulan tokoh
      • lengkap
      • kurang lengkap
      • tidak mengemukakan
Penggunaan bahasa
      • komunikatif
      • kurang komunikatif
      • tidak komunikatif
Keruntutan bercerita
      • runtut
      • kurang runtut
      • tidak runtut

2
1
0

2
1
0

3
2
1

3
2
1

Skor maksimal
10

Penghitungan nilai akhir dalam skala 0—100 adalah sebagai berikut.

Perolehan Skor



Nilai akhir =
------------------------
X
Skor Ideal (100)
= . . .

Skor Maksimum (21)





.... , ...............................
Mengetahui
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran





................................... ......................................
NIP NIP


RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
UNIT : 2
TOKOH IDOLA

Sekolah
: SMP
Mata Pelajaran
: Bahasa Indonesia
Kelas /Semester
: VII/2
Standar Kompetensi
: 9. Memahami wacana lisan dalam kegiatan wawancara

Kompetensi Dasar
: 9.1 Menyimpul­kan pikiran, pendapat, dan gagasan seorang to­koh/narasumber yang di­sam­paikan da­lam wa­wan­cara.
Indikator
  1. Mampu mendata pikiran, penda­pat, dan gagasan yang dikemu­kakan narasumber
  2. Mampu menyimpulkan pikiran, pen­dapat, dan gagasan nara­sumber
  3. Mampu menuliskan informasi yang diperoleh dari wawancara yang didengarkan ke dalam bebe­rapa kalimat singkat

Alokasi Waktu
: 4 X 40 menit ( 2 pertemuan)

  1. Tujuan Pembelajaran
Siswa dapat menyimpul­kan pikiran, pendapat, dan gagasan seorang tokoh/narasumber yang di­sam­paikan da­lam wa­wan­cara.
  1. Materi Pembelajaran
Penyimpulan pikiran, penda­pat, dan gagas­an dalam wa­wan­cara.

  1. Metode Pembelajaran
    1. Pemodelan
    2. Inkuiri
    3. Tanya jawab

  1. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran
Pertemuan Pertama
    1. Kegiatan awal
        1. Siswa bertanya jawab dengan guru tentang kebiasaan melihat / mendengarkan wawancara dari radio atau televisi.
        2. Siswa dan guru bertanya jawab tentang manfaat melihat / mendengarkan wawancara dari radio atau televisi.
    2. Kegiatan Inti
        1. Siswa mencermati pemutaran rekaman wawancara seorang/beberapa anak kepada narasumber.
        2. Siswa dan guru bertanya jawab tentang pikiran-pikiran, pendapat-pendapat, dan gagasan-gagasan dari narasumber.
        3. Siswa mendiskusikan ketepatan pendapat dan gagasan narasumber.
    3. Kegiatan Akhir
        1. Siswa dan guru melakukan refleksi

Pertemuan Kedua
  1. Kegiatan awal
      1. Siswa dan guru bertanya jawab tentang kegiatan menyimak sebelumnya
      2. Siswa berkelompok sesuai dengan kegiatan sebelumnya
  2. Kegiatan Inti
      1. Siswa berdiskusi menyimpulkan pendapat, pikiran, dan gagasan nara sumber yang disampaikan dalam wawancara.
      2. Siswa menyimpulkan isi informasi yang didengar memlalui wawancara dalam beberapa kalimat singkat.
  3. Kegiatan Akhir
      1. Siswa dan guru menyimpulkan isi informasi dari wawancara.
      2. Siswa dan guru melakukan refleksi

  1. Sumber Belajar
    1. VCD
    2. Narasumber
    3. Buku Pelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia

  1. Penilaian
a. Teknik : Tes tulis.
b. Bentuk instrumen : Tes uraian
c. Soal /Instrumen :

  1. Datalah berbagai pikiran, pendapat, dan gagasan yang dikemukakan nara sumber!
Pedoman Penskoran:
Kegiatan
Skor
Siswa menuliskan lengkap
4
Siswa menuliskan kurang lengkap
3
Siswa menuliskan tidak lengkap
2
Siswa tidak menuliskan apa-apa
0

  1. Simpulkan pikiran, pendapat, dan gagasan narasumber!
Pedoman Penskoran:
Kegiatan
Skor
Siswa menyimpulkan dengan tepat
3
Siswa menyimpulkan kurang tepat
2
Siswa menyimpulkan tidak tepat
1
Siswa tidak menyimpulkan apa-apa
0

  1. Tulislah informasi yang terdapat dalam wawancara yang kamu dengarkan dalam beberapa kalimat!
Pedoman Penskoran:
Kegiatan
Skor
Siswa menuliskan lengkap
4
Siswa menuliskan kurang lengkap
3
Siswa menuliskan tidak lengkap
2
Siswa tidak menuliskan apa-apa
0

Penghitungan nilai akhir dalam skala 0—100 adalah sebagai berikut.

Perolehan Skor



Nilai akhir =
------------------------
X
Skor Ideal (100)
= . . .

Skor Maksimum (10)



.... , ...............................
Mengetahui
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran

.................................. ......................................
NIP NIP
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
UNIT : 2
TOKOH IDOLA

Sekolah
: SMP
Mata Pelajaran
: Bahasa Indonesia
Kelas /Semester
: VII/2
Standar Kompetensi
: 15. Memahami wacana sastra melalui kegiatan membaca puisi dan buku cerita anak
Kompetensi Dasar
: 15.1 Membaca in­dah puisi de­ngan meng­gu­nakan ira­ma, volume suara, mimik, kinestik se­suai denga isi puisi
Indikator
  1. Mampu menandai penjedaan dalam puisi yang akan dibacakan
  2. Mampu membaca indah puisi
Alokasi Waktu
: 6 X 40 menit ( 3 pertemuan)
  1. Tujuan Pembelajaran
Siswa dapat membaca in­dah puisi de­ngan meng­gu­nakan ira­ma, volume suara, mimik, kinestik se­suai denga isi puisi

  1. Materi Pembelajaran
Pembacaan in­dah teks puisi

  1. Metode Pembelajaran
    1. Tanya jawab
    2. Demonstrasi
    3. Inkuiri
    4. Modelling

  1. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran
Pertemuan pertama
a. Kegiatan awal
  1. Siswa membentuk kelompok
  2. Siswa mengamati model pembacaan puisi.
    1. Kegiatan Inti
      1. Siswa mendiskusikan isi puisi, irama, volume suara, mimik, dan kinestik pembaca puisi
      2. Masing masing kelompok meyampaikan hasil diskusi
      3. Kelompok yang lain menanggapi
c. Kegiatan Akhir
  1. Siswa dan guru menyimpulkan hasil diskusi

Pertemuan Kedua
a. Kegiatan awal
  1. Siswa mendengarkan kembali pembacaan puisi (langsung/rekaman/VCD).
b. Kegiatan Inti
  1. Tiap kelompok menandai penjedaan teks puisi yang dibacakan
  2. Tiap kelompok menyampaikan hasil penandaannya
  3. Kelompok yang lain memberikan komentar
c. Kegiatan Akhir
  1. Siswa dan guru melakukan refleksi

Pertemuan Ketiga
a. Kegiatan Awal
  1. Siswa dan guru bertanya jawab tentang pembelajaran sebelumnya
b. Kegiatan Inti
    1. Siswa berlatih membaca puisi bersama kelompoknya
    2. Anggota kelompok yang lain memberikn komentar
    3. Satu persatu siswa tampil membaca indah puisi dengan meng­­gunakan irama, volume suara, mimik, kinestik sesuai dengan isi puisi
c. Kegiatan Akhir
  1. Siswa dan guru melakukan refleksi

  1. Sumber Belajar
    1. Rekaman/VCD pembacaan puisi
    2. Narasumber

6. Penilaian
a. Teknik : Tes unjuk kerja
b. Bentuk instrumen : Tes Uji petik unjuk kerja prosedur dan produk
c. Soal /Instrumen :


  1. Bacalah puisi berikut dengan meng­­gunakan irama, volume suara, mimik, kinestik sesuai dengan isi puisi !



.... , ...............................
Mengetahui
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran





................................... ......................................
NIP NIP

















RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
UNIT : 2
TOKOH IDOLA

Sekolah
: SMP
Mata Pelajaran
: Bahasa Indonesia
Kelas /Semester
: VII/2
Standar Kompetensi
: 11. Memahami wacana tulis melalui kegiatan membaca intensif dan membaca memindai
Kompetensi Dasar
: 11.1 Mengungkap­kan hal-hal yang dapat diteladani dari buku biografi yang dibaca secara intensif
Indikator
  1. Mampu menyarikan riwayat hidup tokoh
  2. Mampu menyimpulkan keistime­waan tokoh
  3. Mampu mencatat hal-hal yang dapat diteladani
Alokasi Waktu
: 4 X 40 menit ( 2 pertemuan)
  1. Tujuan Pembelajaran
Siswa dapat mengungkap­kan hal-hal yang dapat diteladani dari buku biografi yang dibaca secara intensif

  1. Materi Pembelajaran
Pengungkapan hal-hal teladan dari tokoh dalam biografi

  1. Metode Pembelajaran
    1. Pemodelan
    2. Inkuiri

  1. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran
Pertemuan Pertama
a. Kegiatan awal
  1. Siswa mencermati biografi tokoh dari narasumber.
  2. Siswa dan guru bertanya jawab tentang biografi tokoh
  3. Siswa mengidentifikasi manfaat membaca biografi tokoh
b. Kegiatan Inti
  1. Siswa memilih buku biografi yang disukai
  2. Siswa membaca salah satu buku biografi
  3. Siswa menulis biodata tokoh yang dibacanya
  4. Siswa menulis inti sari riwayat hidup tokoh yang dibacanya
  5. Siswa menyimpulkan keistimewaan yang dimiliki oleh tokoh yang dibacanya
  6. Siswa menyusun pokok-pokok yang tertulis dalam biografi tokoh
  7. Siswa dan guru menyepakati format penilaian membaca buku biografi
c. Kegiatan Akhir
    1. Siswa dan guru melakukan refleksi

Pertemuan Kedua
a. Kegiatan Awal
  1. Siswa dan guru bertanya jawab tentang pembelajaran sebelumnya
b. Kegiatan Inti
  1. Siswa membaca ulang buku biografi tokoh yang dipilih pada pertemuan sebelumnya.
  2. Siswa mencatat hal-hal yang dapat diteladani dari buku biografi tokoh yang dibacanya
  3. Siswa membacakn hasil pekerjaannya di depan kelas
  4. Secara bergantian siswa menilai temannya yang tampil dan memberikan komentar
c. Kegiatan Akhir
    1. Siswa dan guru melakukan refleksi

  1. Sumber Belajar
              1. Buku Biografi
              2. Narasumber

                1. Penilaian
a. Teknik : Penugasan
b. Bentuk instrumen : Tugas proyek
c. Soal /Instrumen :

Bacalah sebuah buku biografi kemudian buatlah laporan sesuai perintah di bawah ini!
  1. Identifikasilah minimal tiga intisari riwayat hidup tokoh dari buku biografi yang dibaca!
Pedoman penskoran :
No.
Aspek yang dinilai
Skor
1


Jumlah intisari yang ditulis
a. Siswa menuliskan tiga intisari
b. Siswa menuliskan dua intisari
c. Siswa tidak menuliskan apa-apa
0 – 2
2
1
0

Skor maksimal
2

  1. Tuliskan dua keistimewaan tokoh sesuai dengan bigrafi yang kamu baca!
Pedoman penskoran :
No.
Aspek yang dinilai
Skor
2


Jumlah keistimewaan tokoh yang ditulis
a. Siswa menuliskan dua
b. Siswa menuliskan satu
c. Siswa tidak menuliskan apa-apa
0 – 2
2
1
0

Skor maksimal
2

  1. Sebutkan tiga hal yang dapat dijadikan teladan dari tokoh dalam biografi yang telah dibaca!
Pedoman penskoran :
No.
Aspek yang dinilai
Skor
3


Jumlah hal yang dapat dijadikan teladan
a. Siswa menuliskan tiga hal
b. Siswa menuliskan satu atau dua hal
c. Siswa tidak menuliskan apa-apa
0 – 2
2
1
0

Skor maksimal
2

Penghitungan nilai akhir dalam skala 0—100 adalah sebagai berikut.

Perolehan Skor



Nilai akhir =
------------------------
X
Skor Ideal (100)
= . . .

Skor Maksimum (6)





.... , ...............................
Mengetahui
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran



................................... ......................................
NIP NIP

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
UNIT : 3 PERISTIWA

Sekolah
: SMP
Mata Pelajaran
: Bahasa Indonesia
Kelas/Semester
: VII/ 2
Standar Kompetensi
: 14 Mengungkapkan tanggapan terhadap pembacaan cerpen
Kompetensi Dasar
: 14.2 Menjelaskan hubungan latar suatu cerpen dengan relitas cerpen.
Indikator
: 1. Mapu mendata latar cerpen
2. mampu mnegaitkan cerpen dengan realitas sosial masa kini.
Alokasi Waktu
: 4 X 40 menit ( 2 pertemuan)

A. TUJUAN PEMBELAJARAN
Siswa mampu menjelaskan hubungan latar suatu cerpen dengan raliatas sosial.

B. MATERI PEMBELAJARAN
Cara menjelaskan hubungan latar cerpen dengan realitas kehidupan sosial dan implementasinya.

C. METODE PEMBELAJARAN
  1. Inkuiri
  2. Tanya jawab
  3. Penugasan

D. LANGKAH-LANGKAH KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan Pertama
    1. Kegiatan Awal
  1. Guru bertanya jawab dengan siswa tentang nama-namarita radio / televisi.
  2. Siswa dibagi dalam beberapa kelompok, tiapkelompok 4-5 anak
  3. Tiap kelompok ditugasi mencari satu cerpen

    1. Kegiatan Inti
    1. Siswa berdiskusi dalam kelompok untuk menentukan latar cerpen
    2. Siswa beriskusi dalam kelompok untuk mengaitkan latar yang ada dalam cerpen dengan tempet-tempet tertentu yang diketahui oleh siswa.
    3. salah satu sisa (perwakilan kelompok) mempresentasikan hasil diskusi di depan kelas
    4. Kdeompok lain menagnggapi

    1. Kegiatan Akhir
Siswa dan guru mengadakan refleksi

Pertemuan Kedua
      1. Kegiatan Awal
    1. Siswa dan guru bertanya jawab tentang hubungan latar dengan nama-nama suatu tempat.
    2. Siswa berkumpul dengan kelompok masing-masing

      1. Kegiatan Inti
a. Siswa berdiskusi dalam kelompok untukmenentukan amant dalam cerpen yang dibaca.
        1. Siswa berdiskusi dalam kelompok unutk mengaitkan amanat yang ada dalam cerpen dengan nama-nama yang ada dalam suatu tempet.
        2. Salah satu siswa perwakilan kelompok mempresentasikan hasil diskusinya di depan kelas.
        3. Siswa dari kelompok lain menanggapi hasil diskusi dari kelompok penyaji

3. Kegiatan Akhir
a. Siswa dan guru menyempurnakan berbagai pendapat siswa
b. Siswa dan guru merefleksi kegiatan pembelajaran

E. SUMBER BELAJAR
Beberapa Naskah cerita pendek

F. PENILAIAN
1. Teknik : Unjuk kerja
2. Bentuk Instrumen : Uji petik unjuk kerja prosedur dan produk
3. Soal Instrumen :

1. Sebutkan latar waktu dan tempat yang terdapat dalam cerpen yang telah anda baca!

Pedoman Penskoran:
No
Kegiatan
Skor
1
Siswa menyebutkan semua latar dengan benar
2
2
Siswa menyebutkan latar kurang benar
1
3
Siswa tidak dapat menyebutkan latar dengan benar
0

2. Cobalah kaitkan latar yang ada dalam cerita dengan relaitas kehidupan yang ada dalam kehidupan masyarakat masa ini!

Pedoman Penskoran:
No
Kegiatan
Skor
1
Siswa mengaitkan latar cerpen dengan norma masyarakat dengan baik
2
2
Siswa mengaitkan latar cerpen dengan norma masyarakat tetapi kurang relevan
1
3
Siswa tidak dapat mengaitkan latar cerpen dengan norma masyarakat dengan baik
0

Skor maksimal
Nomor soal
Skor maksimal
1
2
2
3
Jumlah
5




Perhitungan nilai akhir dalam skala 0-100 adalah sebagai berikut

Perolehan skor
Nilai akhir = -------------------------- x skor idela (100) = NA
Skor maksimal (5)



.... , ...............................
Mengetahui
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran



................................... ......................................
NIP NIP

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
UNIT : 3
PERISTIWA

Sekolah
: SMP
Mata Pelajaran
: Bahasa Indonesia
Kelas /Semester
: VII/2
Standar Kompetensi
: 11. Memahami wacana tulis melalui kegiatan membaca intensif dan membaca memindai
Kompetensi Dasar
: 11.2 Menemukan gagasan utama dalam teks
Indikator
  1. Mampu mengungkapkan gagasan utama/ide pokok dalam setiap paragraf pada suatu teks bacaan
  2. Mampu menunjukkan letak kali­mat utama dalam suatu pa­ragraf pada teks bacaan

Alokasi Waktu
: 2 X 40 menit ( 1 pertemuan)
  1. Tujuan Pembelajaran
Siswa dapat menemukan gagasan utama dalam teks

  1. Materi Pembelajaran
Penemuan gagasan uta­ma teks

  1. Metode Pembelajaran
    1. Tanya jawab
    2. Demonstrasi
    3. Inkuiri

  1. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran
Pertemuan Pertama
a. Kegiatan awal
  1. Siswa mencermati teks bacaan yang disampaikan narasumber.
  2. Siswa membentuk kelompok
b. Kegiatan Inti
  1. Siswa membaca teks yang disampaikan narasumber
  2. Siswa secara berkelompok mendiskusikan gagasan utama paragraf dalam teks
  3. Siswa bertanya jawab tentang letak kalimat utama paragraf dalam teks
  4. Siswa dan guru menyepakati format penilaian membaca teks
  5. Setiap kelompok secara bergantian menyampaikan hasil diskusi di depan kelas
  6. Kelompok lain menanggapi dan menilai
c. Kegiatan Akhir
  1. Siswa dan guru melakukan refleksi

      1. Sumber Belajar
          1. Teks bacaan
          2. Model
          3. Narasumber

      1. Penilaian
a. Teknik : Tes tulis
b. Bentuk instrumen : Tes uraian
c. Soal /Instrumen :


  1. Tunjukkan gagasan utama yang terdapat dalam paragraf 1-3!
Pedoman penskoran :
No.
Aspek yang dinilai
Skor
1


Jumlah gagasan utama yang ditulis
a. Siswa menuliskan tiga
b. Siswa menuliskan satu atau dua
c. Siswa tidak menuliskan apa-apa
0 – 2
2
1
0

Skor maksimal
2

  1. Tunjukkan letak kalimat utama yang terdapat dalam semua paragraf teks bacaan!
Pedoman penskoran :
No.
Aspek yang dinilai
Skor
2


Jumlah letak kalimat utama yang ditulis
a. Siswa menuliskan tiga atau lebih
b. Siswa menuliskan satu atau dua
c. Siswa tidak menuliskan apa-apa
0 – 2
2
1
0

Skor maksimal
2



Penghitungan nilai akhir dalam skala 0—100 adalah sebagai berikut.

Perolehan Skor



Nilai akhir =
------------------------
X
Skor Ideal (100)
= . . .

Skor Maksimum (4)






.... , ...............................
Mengetahui
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran





................................... ......................................
NIP NIP










RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
UNIT : 3
PERISTIWA

Sekolah
: SMP
Mata Pelajaran
: Bahasa Indonesia
Kelas /Semester
: VII/2
Standar Kompetensi
: 9. Memahami wacana lisan dalam kegiatan wawancara

Kompetensi Dasar
: 9.2.Menuliskan dengan sing­kat hal-hal pen­ting yang dikemukakan narasumber dalam wa­wan­cara

Indikator
          1. Mampu mendata hal-hal penting dari narasumber yang diwawan­carai
          2. Mampu menuliskan hal-hal pen­ting dari suatu wawancara de­ngan bahasa yang komunikatif
Alokasi Waktu
: 4 X 40 menit ( 2 pertemuan)

  1. Tujuan Pembelajaran
Siswa dapat menuliskan dengan sing­kat hal-hal pen­ting yang dikemukakan narasumber dalam wa­wan­cara
  1. Materi Pembelajaran
Penulisan hasil/isi wawancara
    1. Rekaman wawancara dari televisi/radio
    1. Hal-hal penting dari wawancar

  1. Metode Pembelajaran
      1. Pemodelan
      2. Inkuiri

  1. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran
Pertemuan Pertama
  1. Kegiatan awal
        1. Siswa mencermati pemutaran rekaman wawancara
  1. Kegiatan Inti
        1. Siswa dan guru bertanya jawab tentang hal-hal penting dari narasumber yang diwawancarai
        2. Siswa menuliskan hal-hal penting dari wawancara dengan bahasa yang komunikatif
  1. Kegiatan Akhir
        1. Siswa dn guru menyimpulkan isi wawancara
        2. Siswa dan guru melakukan refleksi

Pertemuan Kedua
  1. Kegiatan awal
    1. Siswa dan guru bertanya jawab tentang kegiatan menyimak sebelumnya
    2. Siswa berkelompok sesuai dengan kegiatan sebelumnya
  2. Kegiatan Inti
      1. Siswa menyampaikan hal-hal penting dari wawancara secara kelompok
      2. Kelompok lain menanggapi penyampaian kelompok yang maju
      3. Secara bergantian kelompok satu menilai kelompok lainnya yang tampil dan memberikan komentar
      4. Siswa dan guru menentukan tiga penyampai terbaik
      5. Tiga penyampai terbaik mendapatkan penghargaan dari guru dan teman-teman
  1. Kegiatan Akhir
  1. Siswa dan guru melakukan refleksi
  2. Siswa dan guru merancang pembelajaran berikutnya berdasarkan pengalaman pembelajaran saat itu

  1. Sumber Belajar
  1. VCD
  2. Narasumber
  3. Buku Pelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia

  1. Penilaian
a. Teknik : Tes unjuk kerja.
b. Bentuk instrumen : Tes uraian
c. Soal /Instrumen :

  1. Datalah berbagai hal penting dari narasumber dalam wawancara yang kamu dengarkan!
Pedoman Penskoran:
Kegiatan
Skor
Siswa mendata secara lengkap
5
Siswa mendata kurang lengkap
3
Siswa mendata tidak lengkap
2
Siswa tidak menuliskan apa-apa
0

  1. Ubahlah teks/wawancara ke dalam bentuk narasi!
Rubrik Penilaian:
Rubrik Penilaian (perlu disepakati dulu oleh guru dan siswa)
Berilah tanda cek () pada kolom nilai 1, 2, 3, atau 4 dengan ketentuan: 1 = kurang; 2 = sedang; 3 = baik; 4 = sangat baik.

No.
Aspek
Deskriptor
1
2
3
4
1
Kesesuaian isi
Isi sesuai dengan teks wawancara




2
Kelengkapan
Narasi lengkap




3
Kepaduan
Antakalimat dalam narasi padu




Skor maksimal:
No 1) = 5
No 2) = 10
No 3) = 10
Jumlah = 25

Penghitungan nilai akhir dalam skala 0—100 adalah sebagai berikut.

Perolehan Skor



Nilai akhir =
------------------------
X
Skor Ideal (100)
= . . .

Skor Maksimum (25)



.... , ...............................
Mengetahui
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran



................................... ......................................
NIP NIP
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
UNIT : 4
KOMUNIKASI

Sekolah
: SMP
Mata Pelajaran
: Bahasa Indonesia
Kelas /Semester
: VII/2
Standar Kompetensi
: 10. Mengungkapkan pikiran, perasaan, informasi, dan pengalaman melalui kegiatan menanggapi cerita dan telepon.
Kompetensi Dasar
: 10.2. Bertelepon dengan kalimat yang efektif dan bahasa yang santun
Indikator
    1. Mampu mendiskusikan tata cara bertelepon
    2. Mampu mendata kesalahan-kesa­lahan kalimat dalam bertelepon
    3. Mampu bertelepon dengan ber­bagai mitra bicara sesuai dengan konteks
Alokasi Waktu
: 4 X 40 menit ( 2 pertemuan)
  1. Tujuan Pembelajaran
Siswa dapat bertelepon dengan kalimat yang efektif dan bahasa yang santun.

  1. Materi Pembelajaran
Bertelepon dan etikanya

  1. Metode Pembelajaran
a. Pemodelan
  1. Inkuiri
  2. Demonstrasi

  1. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran
Pertemuan Pertama
a. Kegiatan awal
  1. Siswa dan guru bertanya jawab tentang teknologi komunikasi.
  2. Siswa mencermati teks percakapan bertelepon/model-model bertelepon
b. Kegiatan Inti
  1. Siswa mendiskusikan tata krama bertelepon
  2. Siswa mendiskusikan kesalahan bahasa dalam bertelepon
c. Kegiatan Akhir
    1. Siswa dan guru melakukan refleksi
    2. Siswa dan guru merencanakan pembelajaran berikutnya

Pertemuan Kedua
a. Kegiatan Awal
        1. Siswa dan guru bertanya jawab tentang pembelajaran sebelumnya
b. Kegiatan Inti
          1. Siswa bertelepon dengan berbagai mitra/teman bicara sesuai dengan konteks
          2. Siswa mencermati temannya yang sedang bertelepon
c. Kegiatan Akhir
            1. Siswa dan guru melakukan refleksi

  1. Sumber Belajar
              1. Buku Petunjuk Penggunaan Telepon
              2. Teks percakapan telepon

  1. Penilaian
a. Teknik : Tes Unjuk Kerja.
b. Bentuk instrumen : Tes Simulasi
c. Soal /Instrumen :


Lakukanlah praktik bertelepon secara berpasangan dengan konteks berikut :
a. Penelepon : Eko, siswa kelas I SMP
b. Penerima : Pak Edi, guru Bahasa Indonesia
c. Tujuan : Mencari kejelasan tugas mata pelajaran Bahasa Indonesia

Rubrik Penilaian :
No.
Aspek yang dinilai
Deskripsi
Skor
1


2


3


Tata Krama


Efektivitas Penggunaan Bahasa

Kelancaran
Kata Sapaan dan pilihan kata tepat dilihat dari tata krama berbahasa

Bahasa yang digunakan hemat, langsung menuju ke permasalahan

Kegiatan bertelepon dilakukan secara lancar
10-30


10-40


10-30

Skor maksimal

100




Penghitungan nilai akhir dalam skala 0—100 adalah sebagai berikut.

Perolehan Skor



Nilai akhir =
------------------------
X
Skor Ideal (100)
= . . .

Skor Maksimum (100)







.... , ...............................
Mengetahui
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran





................................... ......................................
NIP NIP




RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
UNIT : 4
KOMUNIKASI

Sekolah
: SMP
Mata Pelajaran
: Bahasa Indonesia
Kelas /Semester
: VII/2
Standar Kompetensi
: 15. Memahami wacana sastra melalui kegiatan membaca puisi dan buku cerita anak
Kompetensi Dasar
: 15.2 Menemukan realitas kehi­dupan anak yang te­ref­lek­si dalam buku cerita anak baik asli mau­pun terje­mah­an
Indikator
  1. Mampu menuliskan perilaku, ke­biasaan yang ada dalam buku ce­rita anak
  2. Mampu menemukan realitas kehidupan anak yang terefleksi dalam buku cerita anak.
Alokasi Waktu
: 6 X 40 menit ( 3 pertemuan)
  1. Tujuan Pembelajaran
Siswa dapat menemukan realitas kehi­dupan anak yang te­ref­lek­si dalam buku cerita anak baik asli mau­pun terje­mah­an

  1. Materi Pembelajaran
Cara menemukan realitas kehi­dup­an di dalam cerita anak implementasinya

  1. Metode Pembelajaran
    1. Tanya jawab
    2. Demonstrasi
    3. Inkuiri
    4. Modelling

  1. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran
Pertemuan pertama
a. Kegiatan awal
  1. Siswa membentuk kelompok
  2. Siswa mengamati dan membaca buku cerita anak.
    1. Kegiatan Inti
      1. Siswa mendiskusikan perilaku, ke­biasaan yang ada dalam buku ce­rita anak
      2. Masing masing kelompok meyampaikan hasil diskusi
      3. Kelompok yang lain menanggapi
c. Kegiatan Akhir
  1. Siswa dan guru menyimpulkan hasil diskusi

Pertemuan Kedua
a. Kegiatan awal
  1. Siswa mengamati kembali buku cerita anak
b. Kegiatan Inti
  1. Tiap kelompok berusaha menemukan realitas kehidupan anak yang terefleksi dalam buku cerita anak
  2. Tiap kelompok menyampaikan hasil kerjanya
  3. Kelompok yang lain memberikan komentar
c. Kegiatan Akhir
  1. Siswa dan guru melakukan refleksi


Pertemuan Ketiga
a. Kegiatan Awal
  1. Siswa dan guru bertanya jawab tentang pembelajaran sebelumnya
b. Kegiatan Inti
  1. Siswa menuliskan realitas kehidupan anak yang terefleksi dalam buku cerita anak
  2. Siswa dan guru bertanya jawab tentang realitas kehidupan anak yang terefleksi dalam buku cerita anak
c. Kegiatan Akhir
  1. Siswa dan guru melakukan refleksi


  1. Sumber Belajar
    1. Buku cerita anak
    2. Buku paket Bahasa Indonesia

6. Penilaian
a. Teknik : Tes unjuk kerja
b. Bentuk instrumen : Tes Uji petik unjuk kerja prosedur dan produk
c. Soal /Instrumen :


  1. Temukanlah relitas kehidupan anak yang terefleksi dalam buku cerita anak yang telah anda baca




.... , ...............................
Mengetahui
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran





................................... ......................................
NIP NIP













RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
UNIT : 4
KOMUNIKASI

Sekolah : SMP
Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia
Kelas/Semester : VII/2
Standar Kompetensi : 12 Mengungkapkan berbagai informasi dalam bentuk narasi dan pesan singkat.
Kompetensi Dasar : 12.2 Menulis pesan singkat sesuai dengan isi dengan menggunakan kalimat efektif dan bahasa yang santun.
Indikator : 1) Mampu menulis pokok-pokok pesan yang akan ditulis.
2) Mampu menulis pesan singkat sesuai dengan konteks.
Alokasi Waktu : 4 x 40 menit (2 pertemuan)

  1. Tujuan Pembelajaran
Siswa dapat menulis pesan singkat sesuai dengan isi dengan menggunakan kalimat efektif dan bahasa yang santun.

  1. Materi Pembelajaran
Teks Pesan Singkat

  1. Metode Pembelajaran
    1. Pemodelan
    2. Tanya Jawab
    3. Inkuiri

  1. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran
Pertemuan Pertama
    1. Kegiatan Awal
      1. Siswa diajak mencermati contoh pesan singkat.
      2. Siswa dan guru bertanya jawab tentang hal-hal yang berkaian dengan pesan singkat.
    2. Kegiatan Inti
      1. Siswa menulis pokok-pokok pesan yang akan ditulis.
      2. Siswa menulis pesan singkat sesuai dengan konteks.
      3. Siswa membacakan hasil kerjanya di depan kelas.
      4. Siswa lain menanggapi hasil kerja teman.
    3. Kegiatan Akhir
      1. Siswa dan guru melakukan refleksi.
      2. Siswa menerima informasi untuk kegiatan pembelajaran berikutnya.

Pertemuan Kedua
  1. Kegiatan Awal
  1. Siswa mencermati contoh pesan singkat yang bersifat resmi dan tidak resmi.
  2. Siswa mengindetifikasi perbedaan pesan singkat resmi dan tidak resmi.
  3. Siswa diminta berpasangan.
  1. Kegiatan Inti
  1. Salah satu siswa menulis pesan singkat resmi, dan yang lain menulis pesan singkat tidak resmi.
  2. Siswa saling menukarkan pesan singkat yang ditulis.
  3. Siswa mencermati keefektifan kalimat pada pesan singkat yang diterima.
  4. Siswa mengembalikan pesan singkat yang telah dikoreksi.
  5. Siswa memperbaiki pesan singkat yang telah dikoreksi oleh temannya.
  1. Kegiatan Akhir
  1. Siswa dan guru mengadakan refleksi.
  2. Guru memberi penguatan terhadap hasil karya siswa.

  1. Sumber Belajar
    1. Teks pesan singkat.
    2. Buku Bahasa dan Sastra Indonesia, Erlangga, Hal. 60.

  1. Penilaian.
    1. Teknik : Tes Tertulis
    2. Bentuk Instrumen : Tes Uraian
    3. Soal/Instrumen :

  1. Tulislah pokok-pokok pesan yang akan Anda tulis!
Pedoman penskoran:
NO
ASPEK
SKOR
1
Siswa menulis pokok-pokok pesan dengan lengkap
2
2
Siswa menulis pokok-pokok pesan tidak dengan lengkap
1
3
Siswa tidak bisa menulis pokok-pokok pesan
0

  1. Tulislah pesan singkat sesuai dengan konteks tertentu!
Pedoman penskoran:
NO
ASPEK
SKOR
1
Siswa menulis pesan singkat sesuai dengan konteks.
2
2
Siswa menulis pesan singkat tidak sesuai dengan konteks.
1
3
Siswa tidak bisa menulis pesan singkat sesuai dengan konteks.
0

Nilai Akhir = Jumlah Perolehan Skor X Skor Ideal (100) = ………………..
Skor Maksimum (4)




.... , ...............................
Mengetahui
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran





................................... ......................................
NIP NIP






RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
UNIT : 5
HIBURAN

Sekolah
: SMP
Mata Pelajaran
: Bahasa Indonesia
Kelas /Semester
: VII/2
Standar Kompetensi
: 11. Memahami wacana tulis melalui kegiatan membaca intensif dan membaca memindai
Kompetensi Dasar
: 11. 3 Menemukan informasi seca­ra cepat dari tabel/diagram
Indikator
  1. Mampu mengenali bagian-bagian tabel/diagram
  2. Mampu menemukan makna/isi ta­bel/diagram
  3. Mampu mengubah tabel/diagram dalam bentuk narasi
Alokasi Waktu
: 2 X 40 menit ( 1 pertemuan)
1. Tujuan Pembelajaran
Siswa dapat menemukan informasi seca­ra cepat dari tabel/diagram

  1. Materi Pembelajaran
Penemuan informasi dari tabel/diagram

  1. Metode Pembelajaran
    1. Tanya jawab
    2. Demonstrasi
    3. Inkuiri

  1. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran
Pertemuan Pertama
a. Kegiatan awal
  1. Siswa mencermati contoh kliping bacaan yang memuat tabel/diagram.
  2. Siswa mencermati bagian-bagian tabel yang dibacanya
  3. Siswa membentuk kelompok
b. Kegiatan Inti
  1. Siswa berdiskusi untuk menemukan bagian-bagian tabel/diagram
  2. Siswa menyimpulkan isi tabel/diagram
  3. Siswa bertanya jawab tentang tentang informasi yang ada dalam tabel/diagram
  4. Siswa mengubah tabel/diagram dalam bentuk narasi tertulis
  5. Siswa menyunting narasi tertulis milik teman
c. Kegiatan Akhir
  1. Siswa dan guru melakukan refleksi

  1. Sumber Belajar
          1. Buku teks
          2. Tabel/diagram

  1. Penilaian
a. Teknik : Penugasan
b. Bentuk instrumen : Tugas rumah
c. Soal /Instrumen :
Narasikan tabel/diagram !

.... , ...............................
Mengetahui
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran



................................... ......................................
NIP NIP
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
UNIT : 5
HIBURAN

Sekolah
: SMP
Mata Pelajaran
: Bahasa Indonesia
Kelas /Semester
: VII/2
Standar Kompetensi
: 13. Memahami pembacaan puisi
Kompetensi Dasar
: 13. 2 Merefleksi isi puisi yang di­bacakan
Indikator
  1. Mampu menangkap isi puisi seperti gambaran pengindraan, perasaan, dan pendapat
  2. Mampu mengemukakan pesan- pesan puisi
  3. Mampu mengaitkan kehidupan dalam puisi dengan kehidupan nyata siswa
Alokasi Waktu
: 4 X 40 menit ( 2 pertemuan)
1. Tujuan Pembelajaran
Siswa dapat merefleksi isi puisi yang di­bacakan

  1. Materi Pembelajaran
Cara merefleksi puisi yang dibacakan dan implementasinya

  1. Metode Pembelajaran
    1. Tanya jawab
    2. Demonstrasi
    3. Inkuiri

  1. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran
Pertemuan pertama
a. Kegiatan awal
    1. Siswa mendengarkan pembacaan puisi (langsung/rekaman/VCD).
    2. Siswa membentuk kelompok
b. Kegiatan Inti
      1. Tiap kelompok mendiskusikan isi puisi seperti gambaran pengindraan, perasaan, dan pendapat
      2. Salah satu kelompok mempresentasikan hasil diskusinya, kelompok yang lain mengomentari
      3. Tiap kelompok mendiskusikan pesan- pesan puisi.
      4. Tiap-tiap kelompok mempresentasikan hasil diskusinya
c. Kegiatan Akhir
  1. Siswa dan guru menyimpulkan hasil diskusi

Pertemuan Kedua
a. Kegiatan awal
  1. Siswa mendengarkan kembali pembacaan puisi (langsung/rekaman/VCD).
b. Kegiatan Inti
  1. Tiap kelompok mendiskusikan kaitan kehidupan dalam puisi dengan kehidupan nyata siswa
  2. Salah satu kelompok mempresentasikan hasil diskusinya, kelompok yang lain mengomentari
c. Kegiatan Akhir
    1. Siswa dan guru melakukan refleksi


  1. Sumber Belajar
    1. Rekaman/VCD pembacaan puisi
    2. Narasumber

6. Penilaian
a. Teknik : Tes unjuk kerja
b. Bentuk instrumen : Tes Uji petik unjuk kerja prosedur dan produk
c. Soal /Instrumen :


  1. Kaitakan kehidupan dalam puisi yang Anda dengar dengan kehidupan nyata



.... , ...............................
Mengetahui
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran





................................... ......................................
NIP NIP

Atau bila kurang lengkap klik di sini