Sunday, March 17, 2013

Bahaya Blackberry

Kehadiran Blackberry semakin hari semakin menjadikan gadget ini menjadi sebuah kebutuhan bagi kita. Dan di sini saya ingin menyampaikan bahaya Blackberry ke depan dalam kehidupan kita. Bukan dari sisi kesehatan atau teknologi atau efek negatif lainnya, namun dari sisi persaingan usaha yang turut menyertai kehadiran Blackberry (BB).
Saya memakai BB sejak setahun yang lalu. Cukup terlambat dibandingkan banyak rekan yang sudah memakai lebih dulu. Dan terus terang saja bahwa ketika saya mulai memakai (baca: membeli) BB, saya merasa terpaksa. Ada sebuah kondisi di mana saya sebagai seorang wiraswasta, merasa “harus” mempunyai BB karena banyak sekali rekan kerja dan sahabat yang seringkali bertanya, “Ada pin BB?”
Dari sisi teknologi sebuah gadget, bagi saya BB bukanlah yang paling istimewa. Merek lain bahkan bisa dikatakan ada yang lebih canggih. Namun seperti yang kita tahu, kehadiran BB dengan Blackberry Messenger (BBM)-nya membuat merek lain tak bisa bergabung dengan komunitas BB. Padahal dengan metode pemasarannya yang begitu gencar, kehadiran BB membentuk sebuah kelas tersendiri bagi para pemilik BB.
Kondisi trend BB dengan BBM-nya ini bagi saya membahayakan. Semakin hari, orang akan semakin dituntut untuk punya BB karena dengan tidak punya BB, kita akan merasa terasingkan. Bukan hanya pebisnis, anak muda bahkan pelajar pun semakin hari semakin banyak yang sudah punya BB dan semakin hari akan semakin mendorong yang lain untuk ikut membeli BB.
Di atas sudah saya sebutkan bahwa banyak sekali rekan kerja dan sahabat yang tanya tentang pin BB. Dan pertanyaan yang lebih menyakitkan adalah ketika bentuk kalimatnya; “Belum punya BB ya?” Pertanyaan ini seakan-akan berarti bahwa kita “belum” punya BB entah karena belum mampu beli atau belum sadar sehingga yakin suatu saat pasti juga akan punya BB. Kondisi “belum punya BB” ini secara tidak langsung semacam merendahkan orang yang tidak punya BB.
Setahun yang lalu saya benar-benar merasa terpaksa saat membeli BB. Saat itu saya sudah kuatir dengan trend yang semakin hari semakin memaksa orang untuk mempunyai BB. BB saya hanya saya isi nomor kedua karena pada awalnya hanya saya fungsikan sebagai alat chatting. Meski pada akhirnya saya juga (lagi-lagi) terpaksa memakai BB untuk kebutuhan browsing dan email untuk tujuan efektivitas biaya.
Sebenarnya kita punya banyak pilihan untuk bisa chatting. Ada Yahoo! Messenger (YM), Gtalk, Facebook, WhatsApp Messenger atau banyak pilihan yang lain. Tapi yang jadi masalah kenapa secara trend, pilihan-pilihan ini semacam terabaikan. Padahal dengan menggunakan aplikasi YM atau Gtalk, kita bisa mempunyai banyak pilihan merek gadget. Namun nyatanya dalam keseharian kita, tidak ada yang menanyakan apakah kita punya id YM atau Gtalk.
Jika trend ini terus ditanamkan oleh pihak marketing BB dan juga para penggunanya yang secara tidak sadar “memaksa” orang lain untuk punya BB, maka bukan tidak mungkin suatu saat, pemilik BB di negara ini akan mencapai jumlah pemakai gadget secara keseluruhan. Sekarang saja negara kita sudah termasuk dalam pengguna BB tertinggi. Ke depan angka ini akan terus berkembang pesat. Saya yakin. Dan kondisi ini juga yang membuat kita kecewa ketika pihak RIM (produsen BB) tidak mau investasi buka pabrik di Indonesia.
Saya tidak tahu apakah ada pihak atau instansi yang bisa mencegah trend yang bagi saya kurang adil ini. Kurang adil bagi merek lain dan juga bagi masyarakat pengguna gadget sebagai alat komunikasi. Bagi saya yang awam, mungkin akan sangat melegakan jika suatu saat BBM menjadi sebuah aplikasi terbuka yang bisa ditanamkan di gadget merek lain. Tapi tentu ini tidak mudah bagi BB untuk merelakan ladang bisnisnya dibagikan ke merek lain.
Yang paling mungkin bagi kita hanyalah tidak ikut “memaksa” orang lain untuk ikut-ikutan punya BB. Salah satu usaha pribadi saya untuk mencegah ini, saya pantang bertanya pada orang lain tentang BB. Saya pantang bertanya apakah mereka punya BB atau pertanyaan sejenis. Bagi saya pertanyaan ini membuat orang lain yang tidak punya BB merasa bahwa mereka perlu punya BB.
Hal lain yang saya lakukan adalah dengan tidak pernah mencantumkan pin BB saya pada kartu nama saya. Sebuah usaha yang kecil, namun bagi saya harus 

 Bahaya Blackberry pada kesehatan

 Memiliki telepon seluler pintar semacam Blackberry memang menyenangkan. Tak hanya menghibur, tapi juga bermanfaat untuk pekerjaan. Tak heran jika jumlah penggunanya terus meningkat di seluruh dunia.


Namun, di balik nilai positif yang ditawarkan, perangkat canggih itu ternyata menyimpan sejumlah efek buruk yang dapat mengganggu kesehatan penggunanya.

1. Membuat ketagihan
Perangkat telepon seluler pintar ini begitu mudah membuat pemiliknya merasa kecanduan. Studi Rutgers University pada 2006 menyimpulkan, Blackberry dan perangkat serupa memicu kenaikan penggunaan internet yang cukup signifikan, namun berdampak buruk bagi kesehatan mental.

2. Mengganggu tidur
Dengan layanan internet 24 jam, perangkat Blackberry akan bergetar atau berdering setiap saat, ketika ada email dan pesan singkat masuk. Dan setiap saat pula, pengguna akan memainkan Blackberry-nya, termasuk ketika sudah berada di tempat tidur.

Tak jarang pula, pengguna begitu sensitif dengan getar Blackberry, sehingga mudah terbangun dari tidur untuk membuka pesan yang masuk.

Kebiasaan menyanding Blackberry di tempat tidur inilah yang akhirnya membuat tidur tak berkualitas. Dampak selanjutnya, tentu menyerang kesehatan. Bukan rahasia lagi bahwa rendahnya kualitas tidur berdampak negatif pada kesehatan fisik dan mental.

Sebuah penelitian mengungkap, pengguna Blackberry yang memiliki kebiasaan memainkannya sebelum tidur rentan mengalami insomnia, sakit kepala, dan kesulitan berkonsentrasi. Penelitian yang dilakukan Uppsala University di Swedia menambahkan bahwa radiasi telepon seluler bisa mengganggu aktivitas tidur.

3. Memicu cemas
Memiliki telepon selular cerdas semacam Blackberry memang menyenangkan bagi sebagian orang. Dengan Blackberry, aktivitas berkirim email, chatting, hingga berselancar di internet bisa dilakukan bersamaan, kapan saja, dan di mana saja. Banyak pula yang mengandalkannya untuk urusan pekerjaan.

Studi yang dilakukan MIT's Sloan School of Management pada 2007 mengungkap, penggunaan Blackberry membentuk budaya stres di tempat kerja. Fasilitas internet 24 jam yang dijagokan telepon seluler pintar itu mengacaukan waktu luang pekerja. Tugas dan hal-hal yang menyangkut pekerjaan bisa hadir kapanpun, termasuk kala sedang libur.

4. Melemahkan otak
Di balik kemudahan yang diberikan, Blackberry berisiko melemahkan daya konsentrasi penggunanya. Karakternya yang mampu membuat pengguna melakukan sejumlah hal dalam waktu bersamaan (multitasking) cenderung membuat seseorang kesulitan menyerap informasi lantaran fokusnya mudah beralih dari satu hal ke hal lain.

"Sebagai multitasker, otak mereka dibanjiri terlalu banyak informasi, akibatnya mereka tidak selektif lagi untuk memilah informasi yang penting dengan cepat," kata Dr David W Goodman, Direktur Pusat Gangguan Psikologis di Maryland, Baltimore.

Untuk itu, ia menyarankan para pengguna Blackberry agar tak mengaktifkan jaringan internetnya selama 24 jam. “Buat jadwal untuk membuka email, misalnya satu jam sekali, atau dua jam sekali," kata Goodman. "Jangan menjadikan diri sebagai budak getar atau dering Blackberry

 pernah liat juga ibu-ibu yang saking asiknya bbm-an sampe lupa urus anak. nunduk terus, asik ama gadget.






6 Penyebab Sering Bertengkar Saat Pacaran


6 Penyebab Sering Bertengkar Saat Pacaran

Setiap hubungan percintaan pasti merasakan apa itu yang namanya bertengkar. banyak orang mengatakan bahwa bertengkar merupakan bumbu cinta dalam suatu hubungan, konon setelah kita bertengkar hubungan kita dengan pacar kita akan semakin dekat. akan tetapi jika hal ini terjdi terus menerus, bisa bahaya. Apalagi jika pertengkaran yang terjadi disebabkan oleh masalah yang sama.

Berikut ini adalah 6 Penyebab Sering Bertengkar Saat Pacaran


"Pokoknya Aku Mau A", "Aku Maunya B"

Egois, keras kepala dan tidak mau mengalah adalah penyebab utama pertengkaran. Jika dua pihak tidak ada yang mau mengalah, maka pertengkaran menjadi hal yang tidak bisa dihindari. Dalam sebuah hubungan, penyesuaian adalah hal yang harus dipelajari. Ada saatnya Anda boleh mengambil keputusan ada saatnya Anda harus mengalah. Demikian juga dengan si dia.

Drama Queen Sejati

Julukan drama queen sering diberikan pada mereka yang sering membesar-besarkan masalah dan terlalu sensitif. Jika sedih, dia akan menunjukkannya seolah-olah dialah orang yang paling sedih sedunia dan semua orang harus tahu kesedihannya. Dia akan membesar-besarkan kesalahan pasangannya, padahal kesalahan itu bisa saja diperbaiki dan diselesaikan. Sering menghadapi drama queen akan membuat jengkel.

Posesif dan Sering Curiga

Curiga boleh saja, itu adalah bentuk perhatian. Tetapi jika selalu curiga setiap waktu dan menuduh yang tidak-tidak, pihak yang dituduh akan marah. Wajar jika pasangan marah karena Anda tidak percaya dengannya. Siapa sih yang suka dicurigai dan dituduh yang tidak-tidak setiap saat? Sikap terlalu mengekang pacar (posesif) dan sering curiga adalah salah satu penyebab pertengkaran yang sering terjadi.

Kurangnya Waktu Bertemu

Yang penting kualitas, bukan kuantitas. Oke, ini berlaku jika Anda dan dia melakukan pacaran jarak jauh dan tidak bisa sering bertemu. Tetapi jika Anda masih satu kota dengannya, usahakan untuk bertatap muka dan berkomunikasi langsung, setidaknya seminggu sekali. Walaupun teknologi sudah maju, komunikasi langsung akan membuat hubungan lebih baik karena ikatan emosi lebih terjalin.

Terlalu Sibuk Bekerja

Ada pasangan yang membiarkan pacarnya sibuk dengan pekerjaannya dengan dalih, "Dia bekerja untuk menabung dan demi masa depan kami," Tapi jujur deh, jika dia terus menerus menolak bertemu dengan Anda karena alasan meeting, lembur, ada pekerjaan mendadak, Anda akan kesal karena diabaikan. Coba susun kembali jadwal kerja Anda dan dia. Usahakan agar ada waktu luang, setidaknya di akhir pekan untuk bertemu.

Masih Membicarakan Sang Mantan

Yang lalu biarlah berlalu, kenapa masih terus membicarakan mantan? Terus memikirkan sang mantan apalagi membicarakannya di depan si dia bisa membuatnya kesal. Bukan tanpa alasan, karena membicarakan mantan sama seperti mengabaikan kehadiran si dia, seolah si dia tidak Anda anggap apapun. Mungkin sang mantan lebih keren, lebih perhatian, lebih penyayang dan lain-lain daripada pacar Anda saat ini, tapi cobalah tidak membandingkan mereka. Anda pasti juga tidak suka kalau si dia membanding-bandingkan Anda dengan mantan kekasihnya.

Semoga artikel 6 Penyebab Sering Bertengkar Saat Pacaran ini bermanfaat dan Anda tetap langgeng bersamanya.




Sumber :  http://www.presidenseo.com

Kebiasaan Buruk Wanita yang Bisa Berujung Bahaya

Jangan sampai kesehatan Anda jadi taruhannya.
Mutia Nugraheni, Shalli Syartiqa 
 

 

 Setiap wanita selalu ingin tampil cantik dan seksi dalam setiap kesempatan. Tak heran jika para wanita sering menggunakan beragam atribut yang sebenarnya dapat membahayakan kesehatan mereka.

Seperti mengenakan sepatu bertumit tinggi, hingga mengenakan tas besar atas nama tampilan modis. Mungkin banyak yang tak menyadarinya hingga mengalami nyeri atau cedera. Maka itu Anda wajib tahu serangkaian risiko dari kebiasaan gaya wanita, karena bisa berujung bahaya.

- Memakai sepatu tumit tinggi

 Setiap wanita kerap memakai sepatu bertumit untuk tampil lebih tinggi dan seksi. Mengenakan sepatu bertumit akan mempengaruhi tekanan pada persendian sehingga menimbulkan berbagai gangguan tubuh seperti nyeri sendi, bengkak dan cedera otot. Untuk mencegahnya, batasi pemakaian sepatu tumit tinggi.

- Tas besar

Semua perlengkapan seperti alat rias, ponsel, tablet serta aksesori masuk ke dalam tas yang disematkan pada pundak setiap harinya. Meski tak merasakannya saat ini, membawa beban terlalu banyak, akan menyebabkan cedera serius pada area leher dan bahu. Maka dari itu, jaga kesehatan Anda dan jangan membawa barang-barang yang tidak penting.

- Tidur dengan wajah penuh riasan

Rasa kantuk yang datang seringkali sulit ditahan. Apalagi jika aktivitas sangat padat atau setelah berpesta. Riasan yang menempel di wajah pun tak dibersihkan. Hal ini akan membuat pori-pori kulit wajah tersumbat dan menimbulkan bintik hitam pada kulit. Mengenakan maskara saat tidur juga  akan berdampak buruk pada mata Anda, karena akan menyebabkan iritasi , mata merah dan infeksi.

- Memakai bra yang terlalu ketat
Memakai bra yang terlalu ketat akan menyebabkan  berbagai masalah kesehatan termasuk rasa sakit pada area bahu, leher, dada, kesulitan bernapas. Termasuk iritasi kulit bahkan sindrom iritasi usus besar. Untuk itu, pastikan Anda mengenakan ukuran bra yang pas.
 
 
 
Sumber :  VIVAlife

Apel Malang Sunpride Bebas Residu Pestisida

Beberapa tanda orang keracunan pestisida adalah mata terasa terbakar.
Ririn Aprilia
Apel Malang Sunpride  





Apel adalah jenis buah-buahan yang satu family dengan keluarga mawar (rosaceae).

Buah apel biasanya berwarna merah kulitnya jika masak dan (siap dimakan), namun bisa juga kulitnya berwarna hijau atau kuning. Kulit buahnya agak lembek, daging buahnya keras. Buah ini memiliki beberapa biji di dalamnya.

Sunpride sendiri memiliki beberapa jenis apel, yaitu Fuji Apple (berwarna pink merata di seluruh bagian buah), Golden Apple (berwarna kuning kehijauan berukuran sedang diameter ±67mm), Juliet Organic Apple (varietas apel premium yang dibudidayakan secara organik, berkulit merah & kekuningan), Pink Lady Apple (berwarna pink kemerahan merona dengan perlakuan khusus sejak penanaman sampai pemetikannya) dan Apel Malang (bebas residu pestisida, ditanam oleh petani lokal di Malang).

Biasanya apel dirawat dengan menggunakan pestisida untuk beragam alasan, utamanya untuk menghindari serangan serangga, jamur, gulma, larva hingga bakteri yang bisa mengganggu tanaman. Namun, penggunaan pestisida selain bisa membahayakan ekosistem yang berdampak pada lingkungan sekitar juga akan berimbas buruk terhadap kesehatan manusia dan bahkan bisa berakibat kematian.
Beberapa tanda orang keracunan pestisida adalah kulit atau mata terasa gatal atau terbakar, sakit kepala, keringat berlebih, mual, buang-buang air, badan gemetar hingga pingsan.

Berbeda dengan Apel biasa, Apel Malang Sunpride selain ditanam dengan menggunakan bibit hasil budidaya pilihan, minimalisasi penggunaan pestisida serta bahan-bahan kimia yang berbahaya bagi kesehatan dan penggunaan pupuk kandang sebagai sumber makanan utama pohon. Inilah yang menyebabkan produk Apel Malang Sunpride jauh lebih sehat dan berdimensi lebih besar dibandingkan Apel Malang kebanyakan sehingga aman dikonsumsi.

Tujuan Sunpride memproduksi Apel Malang adalah untuk memberikan produk terbaik yang aman dikonsumsi oleh pelanggan setianya tanpa perlu was-was akan bahaya pestisida.

Sunpride mengujicobakan produknya secara berkala ke badan legal yang berperan menjamin mutu melalui pengujian dan kalibrasi bernama Sucofindo untuk menjamin mutu dan keamanan buah kepada konsumen.
Apel Malang Sunpride mendapatkan sertifikasi “Bebas Residu Pestisida” dan “Bebas Formalin” untuk kulit dan daging buah. Jadi, langsung saja menikmati Apel Malang Sunpride langsung dengan kulitnya. 


Sumber :  VIVAlife

Cara Menentukan Model Rambut dari Bentuk Wajah

Sering kita merasa bingung Ketika hendak ingin memotong rambut dengan gaya yang baru agar terlihat lebih fresh, sebelum kita menentukan model apa yang ingin kita terapkan ada baiknya nih kita mengenal jenis-jenis bentuk wajah kita agar tidak ada accident setelah proses pemotongan selesai.
Heart Shapes, bentuk wajah HATI
Memiliki ciri khas dagu yang runcing dan rahang yang tegas. Sehingga anda tinggal memilih gaya rambut yang bisa mempertegas bentuk wajah tau yang menutupi rahang. Karena keduanya juga bisa menambah penampilan menjadi menarik.
1 Rambut pendek akan lebih mempertegas bentuk wajah anda, Sedangkan tatanan rambut sedang dan panjang akan memberi keseimbangan yang baik pada rahang yang tegas dan dagu yang runcing.
2 Sama halnya dengan wajah oval, tatanan rambut yang terlalu tinggi di bagian atas tidak menguntungkan untuk wajah hati.
3 Hindari pula tatanan rambut samping yang terlalu berat, layers atau heavy waves pada sisi kanan dan kiri rambut, yang akan menghilangkan tulang pipi yang dramatis. Lebih baik pilih potongan yang ringan dan tdk terlalu bertekstur.
Bentuk wajah OVAL & model rambut
Untuk yang memiliki wajah oval (Oval Faces) cenderung panjang, anda bisa memilih rambut panjang, pendek, ikal atau lurus sesuai keinginan.
Ada beberapa tips yang perlu anda di terapkan:
1 Hindari sasak rambut yang terlalu tinggi sehingga membuat wajah terlihat semakin panjang.
2 Bentuk wajah yang oval cenderung seimbang dan proporsional, sehingga hampir semua potongan rambut bisa untuk wajah oval di banding bentuk wajah lainnya.
3 Kali ini tatanan rambut yang sedang In untuk wajah oval adalah : bob layer, beachy waves dan shoulder shags.
4 Akan terlihat lebih menarik apabila tatanan rambut agak ke atas atau jauh dari wajah sehingga memperlihatkan bentuk wajah yang oval.
5 Hindari juga penggunaan poni yang terlalu banyak atau berat.
Bentuk wajah BULAT & model rambut
Round Faces atau wajah bulat kadang membuat Pipi menjadi terlihat lebih chubby dan gemuk. Namun dengan sentuhan yang tepat, penampilan bisa tetap terlihat menarik. Rahasianya adalah potongan rambut yang sesuai sehingga tampil cantik dan modern.
Adapun tips yang bisa anda lakukan:
1 Beri sedikit volume pada bagian atas rambut atau dekat wajah. Seperti layers poni panjang atau poni samping akan membuat wajah tampak lebih panjang.
2 Berbeda dengan Oval, wajah bulat memerlukan tatanan rambut atas penuh atau sasak yang lebih tinggi agar wajah tampak lebih panjang.
3 Hindari gaya rambut yang juga bulat dan sepanjang dagu. Sehingga membuat wajah lebih bulat.
4 Selain itu, hindari potongan rambut yang tebal di bagian kuping dan pipi, karena akan membuat rambut tampak lebih lebar.
Bentuk wajah KOTAK & model rambut
Tekstur gaya rambut yang sesuai untuk bentuk wajah kotak, disarankan dapat memberikan efek menghaluskan bentuk rahang yang kaku. Untuk tampilan kasual, Anda bisa memilih gaya rambut panjang Ber-layer atau rambut pendek bertekstur yang dinamis. Untuk gaya formal, bisa memilih rambut pendek ikal atau sanggul acak.
Adapun tips lainnya:
1 Bila rambut anda sangat lurus dan panjang, lakukan body wave yang dapat memberikan efek ikal atau gelombang pada rambut . hal ini dapat memberi keseimbangan pada bentuk wajah yang satu ini.
2 Bila rambut Anda sangat ikal cenderung keriting, disarankan menipiskan rambut agar tidak terlalu penuh di wajah Anda.
3 Hindari rambut lurus dan rata sepanjang rahang yang membuat rahang lebih lebar dan tidak proporsional.
4 Bila ingin gaya rambut Bob atau pendek yang sedang in tambahkan layer.

Menentukan Model Rambut Dari Bentuk Wajah Buat Cowok

Sekarang giliran yg cowok nih. Tujuan memotong rambut pastinya untuk memperoleh hasil yg lebih baik agar para cowok tampak lebih segar, makin keren dan cool. ya kan?
Nah CLEAR
akan mencoba memilihkan beberapa gaya rambut yg sesuai untuk bentuk wajah kamu. Yuk disimak:


Wajah Bundar

Kalo kamu berwajah bundar, pilihlah model rambut yang dapat memberikan kesan muka lebih lonjong atau oval. Potongan rambut pendek bisa sangat cocok buat kamu yg berwajah bundar. Misalnya model spike atau fauxhawk.
Intinya pemilik wajah bundar harus menghindari pemilihan model rambut yang mengembang ke bagian samping kepala, misalnya afro atau kribo dan keriting.


Wajah Kotak

Kalian bisa memilih gaya rambut semi panjang atau full panjang jika ingin memberikan kesan lembut pada tampilan kamu. Jika ingin potongan rambut pendek, potonglah bagian samping rambut kamu agak melengkung agar wajah tidak terkesan makin keras dan kaku.


Wajah Oval

Bentuk wajah ini paling ideal nih utk kalian para cowok. Karena cocok dengan segala model rambut. Misalnya model rambut keriting, lurus, panjang dan pendek. Biasanya sih byk yg memilih potongan rambut semi panjang dan full panjang agar terlihat lebih macho.


Wajah Berlian

Pemilik wajah ini sebaiknya memilih model rambut semi panjang maupun full panjang. Ingat ya, jangan sekali-kali memilih gaya rambut pendek yg mengembang ke bagian atau kepala tau malah meninggi.


Wajah Hati

Sebenarnya hampir sama dengan pemilik wajah berlian. Namun 1 hal yg mesti diingat bahwa bentuk wajah hati cenderung lebih bulat, jadi potongan rambut yg sedikit pendek tak masalah.


Wajah Segitiga

Model rambut yg harus dihindari pemilik bentuk wajah segitiga adalah rambut panjang yang terlalu tebal di sekitar rahang dan dagu. Pemilihan model rambut ini hanya akan membuat bentuk wajah kamu semakin runcing ke depan. Jadi potongan rambut pendek sedikit cocok untuk kamu.


Wajah Lonjong

Pemilik bentuk wajah ini sangat cocok untuk berambut pendek. Kalian bisa bereksperimen dengan berbagai macam gaya rambut pendek dengan berbagai macam gaya pemotongan rambut juga lhoo. hindari membuat rambut jadi panjang ya, karena akan membuat bentuk mukamu terlihat makin panjang.


Oke, itulah beberapa gaya rambut yg cocok sesuai bentuk wajah cowok.
Jangan takut untuk bereksperimen yaa, selama kamu rutin merawat rambut ;)

Monday, March 11, 2013

Kunci Jadi Novelis Hebat dan Karyanya Ditunggu-tunggu Penggemar

Novelis JK Rowling
Pekerjaan yang menawarkan kebebasan waktu dan kebebasan berekspresi memang terlalu menggoda untuk diacuhkan. Orang bilang penulis novel memiliki dua kebebasan tersebut. Seorang penulis novel tak memiliki bos, ia bebas menentukan kapan waktunya menulis dan tidak. Ia bebas menuangkan segala kreativitasnya tanpa batas.
Bila bukunya menjadi best seller, uang yang dihasilkan pun cukup menggiurkan.
Namun menjadi penulis buku dan membuat bukunya diterbitkan bukan hal yang gampang. Banyak lika-likunya. Memang jika Anda memiliki cukup modal Anda bisa mengeluarkan uang untuk menerbitkan buku. Namun bila harus menempuh jalur biasa, artinya Anda harus mengirimkan naskah ke penerbit.  Itu akan memakan waktu lama.
"Dalam sehari kita bisa menerima ratusan naskah. Butuh waktu berbulan-bulan sebelum bisa terbit," ujar Siska Yuanita, penyunting buku Kocok! The Untold Stories of Arisan Ladies and Socialites, kepada Kompas Female, beberapa waktu lalu di Jakarta.
Nah, sebelum buku bisa naik cetak, naskah tulisannya harus mampu menarik hati sang editor untuk membacanya, menyuntingnya, dan mengirimkan naskah Anda ke percetakan.
"Sebenarnya kalau menulis fiksi itu trennya dari dulu hingga sekarang, dan sepertinya yang masih akan disukai adalah tema percintaan. Namun bagaimana ceritanya, caranya mengemas, itu yang menjadikan sebuah novel menarik untuk diterbitkan," lanjut Siska, yang sudah bekerja sebagai editor buku di Gramedia selama 12 tahun.
Siska membagi langkah-langkah yang perlu diambil untuk mengirimkan naskah ke penerbitan.
1. Naskahnya sudah selesai
Maksudnya ide Anda sudah ditulis dalam sebuah cerita lengkap dengan ending-nya, saat ingin dikirimkan ke penerbit. "Banyak sekali orang yang ngomong saya ingin menulis buku ini. Oke, lalu naskahnya mana? Ternyata belum ada," lanjut Siska, yang sehari-hari tak hanya mengedit buku tapi juga keluar mencari penulis untuk menerbitkan buku.
2. Ceritanya jangan "basi"
Meski sudah dikatakan bahwa romance atau kisah percintaan merupakan sumber yang tak ada matinya hingga kini, Siska mengingatkan untuk mengemas cerita dengan cara yang tidak biasa.
"Bermainlah dengan angle. Permasalahan yang sering saya hadapi pada novel teenlit adalah cerita selalu dimulai dengan alarm berbunyi dan terlambat. Kisah cintanya antara cewek culun naksir anak basket," katanya.
Menurutnya hal tersebut tak masalah, kalau memang sumber imajinasinya seperti itu. Boleh saja mempertemukan cewek culun dengan cowok populer, namun jangan ragu untuk menggali dari sisi yang berbeda.
"Idenya enggak harus baru dan beda. Meski hal tersebut akan langsung menarik hati sang editor. Namun bukan sesuatu yang baru juga tak masalah, yang penting bermain dengan kreativitas."
3. Tata bahasa yang baik
Seperti mengirim lamaran pekerjaan, naskah Anda akan bersaing dengan ratusan naskah lainnya. Maka, selain cerita yang tidak "basi", perhatikan dengan baik tata bahasanya. Naskah yang Anda kirimkan sebisa mungkin bersih dari typo (kesalahan ketik) sekaligus menggunakan bahasa yang baik dan benar. Ini sangat masuk akal.
Jika Anda ingin menjadi penulis, syarat utamanya bisa menulis, bukan? Jadi buktikan bahwa Anda bisa menulis.
Sebelum berpisah, Siska memberikan tip pamungkasnya bagi Anda yang ingin menerbitkan buku, "Duduk dan menulislah!" (Hesti Pratiwi)



 TRIBUNNEWS.COM