Tuesday, October 8, 2013
Tuesday, October 1, 2013
Monday, September 30, 2013
Cewe Dilarang Baca
Artikel ini hanya dari pandangan mata saya sesuai pengalaman saya, dan tentunya setiap orang mempunyai pandangan sendiri-sendiri tentang hal ini, hidup indah kan juga karena perbedaan hehehe. Hidup ini punya sejuta warna tak hanya hitam putih yang seperti kebanyakan orang katakan. apa lagi soal cinta, setiap orang punya cerita masing-masing dari pengalaman mereka. sebelum saya melebarkan dan mengepakkan sayap lebih jauh, saya akan bahas apa itu cinta. jika dilihat dari sudut pandang biologis, cinta adalah reaksi kimia dalam otak antara sepasang kekasih, jadi kalau hanya sebuah reaksi kimia, tidak mempunyai makna apa-apa bukan ?,tapi itu bukan menurut saya, sekali lagi saya tegaskan bahwa apa yang saya tuliskan di sini pendapat pribadi, jika anda tidak terima itulah bagian dari perbedaan yang semoga bisa terciptakan keindahan bukan kehancuran. ada juga yang berpendapat cinta hanyalah sebuah ilusi, menurut saya orang tersebut tidak mengerti cinta namun sedang berpura-pura mengerti cinta, tanya kenapa ???, karena Cinta itu nyata mas bro... kita semua ingin mencintai, ingin dicintai dan pastinya kita semua punya cinta, bayangkan kalau orang tua kita tidak bercinta. apakah kita akan berada di sini ???. Cinta bukanlah ilusi tapi sesuatu yang nyata, kalau masih ada yang beranggapan cinta itu adalah ilusi, kemungkinan ia pernah disakiti dan dikecewakan atas nama "Cinta" dan kemudian menghujat atau menyalahkan cinta dari pada Mengintropeksi diri. Jangan pernah menyangkal Cinta karena kita semua butuh cinta. Bagi saya Cinta sejati adalah memberi tanpa meminta kembali. Banyak orang bilang, telah banyak berkorban kepada kekasihnya.. berkorban inilah itulah pokoknya bla bla bla, sadarlah kawan jika itu anda anggap sebagai pengorbanan, anda sedang tidak mencintai kekasih anda. sepasang kekasih yang saling mencintai, dalam melakukan sesuatu apapun untuk pasangangannya, tidak akan terlintas apalagi merasa itu adalah sebuah pengorbanan. mereka melakukan apapun untuk pasangannya sebagai sesuatu yang wajar-wajar saja. karena cinta tidak datang dari pengorbanan melainkan kecocokan jiwa.
Bagaimana kalau seandainya cinta menyakiti ???, seperti yang ada pada tulisan saya diatas, lebih baik kita intropeksi diri dari pada mendendam, jika dia memutuskan untuk lepas, biarkanlah karena daripada cinta bersama kita dia tidak bahagia kan lebih baik bersama orang lain tapi dia bahagia. coba anda bayangkan kekasih anda terpaksa mencintai anda karena anda memaksanya, sungguh tidak enak bukan ???. kalau anda masih merasa enjoy dengan itu, kemungkinan besar itu bukan cinta tetapi anda sedang memaksakan untuk mencintai walaupun dengan orang yang tidak mencintai anda, bagi saya itu hanyalah nafsu, orang sepintar apapun akan terlihat dungu jika sudah dikendalikan nafsu. Alangkah baiknya kita lah yang bisa mengendalikan nafsu bukan nafsu yang mengendalikan kita. satu contoh orang yang tidak bisa mengendalikan nafsu, untuk memenuhi kebutuhan nafsunya mereka rela membayar cewe atau merayu cewe yang tidak dicintainya untuk memenuhi kebutuhan nafsunya tanpa mau tahu apa yang dirasakan seorang cewe. inilah perbedaan antara cinta dan nafsu. Dasarnya cinta hanya puas dengan seorang yang dicintai tetapi kalau dasarnya nafsu, tidak akan puas dengan 2 cewe sekalipun. ingat mas bro... cewe lebih banyak menggunakan emosi dalam memutuskan sesuatu, karena otak mereka cenderung condong ke perasaan bukan seperti kita yang condong ke Logika, Mungkin ini alasan mengapa dalam Islam yang sebagai Imam/ pemimpin adalah cowo hehehe. Jika anda disakiti, jangan pernah mencari pelampiasan karena itu akan menghambat anda untuk menemukan Cinta sejati. beri jeda untuk diri anda mengevaluasi diri sebelum menyambut kehadiran Cinta sejati anda. jadilah seseorang yang realistis dalam menjalani cinta dengan membuang ego ideal dan dapat menerima perbedaan diri anda dengan pasangan, dengan begitu akan tercipta harmonisasi bukan kotroversi hati kata Vicky hohohoho.
Playboy, anda sudah pasti tahu lah apa artinya hohoho dan yang merasa playboy pasti suka dengan pembahasan ini :D. ini versi saya dari pengamatan mas bro, versi kalian tentunya berbeda.
Jenis-jenis Playboy :
1. Play Boy Sejati
Playboy Jenis ini termasuk playboy yang paling sempurna, karena 98% korbannya mudah terperangkap oleh jebakan betmennya. biasanya play jenis ini jago speak. tampang ok, anak gaul, ramah, harta berkecukupan. Playboy ini mutlak yang paling profesional dan beruntung.
2. Playboy Pencari Kesempatan
Playboy jenis ini biasa-nya jago speak dan pintar memanfaatkan peluang
meskipun bisa dikatakan modal standart. Mayoritas beraksi karena motif
sex, uang, atau balas dendam.
3. Playboy Malang
Maksudnya bukan playboy yang berasal dari Bhumi Arema atau kota malang tapi merupakan malang dalam arti culun. Lho kenapa begitu? Terlepas
modal-nya oke, standart, atau kurang, namun di setiap aksi-nya dalam
memakan korban pada akhir-nya akan merugikan diri sendiri.
4. Playboy Kadaluarsa
Ini adalah playboy yang dahulu kala merupakan seorang playboy seja ti, namun keadaan membuat mereka berubah 180 derajat.
5. Playboy Tobat
Nah ini merupakan sosok playboy yang patut dicontoh!! Dulunya seorang playboy namun bertobat karena alasan tertentu.
6. Playboy Gagal Total
Ini merupakan jenis playboy yang paling buruk. Tidak pernah menjadi playboy sama sekali, selalu berharap dan bermimpi men jadi playboy, namun tidak pernah berusaha dan mungkin tidak punya modal sama sekali. Kehidupan sosialnya juga pasti gagal total!!!
Sekian dulu cuy... kalau pas silahkan diterapkan, kalau kurang pas abaikan wkwkwkwk...
Contoh : Bertobat menjadi playboy karena sudah menemukan
pasangan sejati, sudah punya anak, atau karena impoten hohohohho. Bisa juga
bertobat karena nyaris mati ketika menjadi playboy malang, dll.
6. Playboy Gagal Total
Ini merupakan jenis playboy yang paling buruk. Tidak pernah menjadi playboy sama sekali, selalu berharap dan bermimpi men jadi playboy, namun tidak pernah berusaha dan mungkin tidak punya modal sama sekali. Kehidupan sosialnya juga pasti gagal total!!!
Anda termasuk yang mana ??? wohohoho
Sekian dulu cuy... kalau pas silahkan diterapkan, kalau kurang pas abaikan wkwkwkwk...
Saturday, September 28, 2013
Main Ke Rumah Fay (Pantai Sendang Biru) Malang
Hari minggu pagi bingung mau ngapain, mau keluar males.. mening update entri di blog aja, tapi mau bahas apaan juga, minggu kan waktunya males mikir :D, akhirnya keluar ide dari otak yang udah capek mikir ini untuk nulis ceritaku kemarin pas hari jumat ketika main ke rumah temanku, Fay namanya, aslinya sich namanya Fa'i dan seharusnya manggilnya Pa'i... berhubung ia sempat tinggal di kota Malang dan ingin terlihat keren, muncullah keinginan merubah namanya menjadi Fay.... gimana lebih keren bukan ??? aku aja mendengar cerita asal-usul nama Fay rasanya pengen ketawa wkwkwkwk. aku berangkat dari kos keramat (nama kosku) sekitar jam 7 pagi bersama teman-teman yang cuman anak enam karena yang lain ada yang kuliah dan ada yang PPL jadi tidak bisa ikut... hmmm sangat disayangkan, padahal gak ada loe gak rame.. :p , nama teman-teman yang ikut, diantaranya : Errik alias bokir, Mustopa alias MTV, Amri, Ridwan alias Si embah, dan Rudi alias Dono dan aku sendiri tapi gak ada aliasnya, tapi kadang dipanggil karyo wkwkwkwk.
![]() | |
| Dari kiri : Amri, Aku dan Ridwan. Lokasi : Jembatan Bajul Mati |
Sesampai di di Desa Tambakrejo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan Kabupaten Malang, kami melihat pemandangan tidak seperti biasanya..., suasana sangat berubah ramai pemirsa.. ( sok reporter :D), karena Saat itu, digelar kegiatan syukuran nelayan alias petik laut yang
dihadiri ribuan pengunjung. Mereka memadati area sekitar TPI Pondok
Dadap, yang baru dibangun di dekat dermaga.
Pantai Sendang
Biru dapat di tempuh dengan perjalanan darat dari Kota Malang. Terdapat dua jalur
untuk menuju wilayah Pantai Sendang Biru yaitu,
- Malang-Gadang-Bululawang-Turen-Sumbermanjing
Wetan-Sendang Biru
-
Malang-Kepanjen-Gondang Legi-Turen-Sumbermanjing Wetan-Sendang Biru
wah seru sekali... di rumah bang Fay kami melepas lelah sejenak sambil menunggu Mustopa dan Errik yang belum nyampek. sambutan keluarga bang fay ini membuat kami merasa senang apalagi dijamu dengan minum kopi dan puding wewww mantap :D, saking lama datangnya Mustopa ini, sambil menunggu kami memutuskan untuk berjalan-jalan melihat-lihat acara di yang ada.
![]() |
| Lokasi Acara |
Acara petik laut dimulai dengan kirap tumpeng nasi kuning setinggi 2
meter, yang dibawa tandu oleh beberapa warga. Kemudian di belakangnya
ada sesaji yang dibuat menyerupai kapal nelayan dan tandu naga singgana
Nyi Blorong. Paling belakang, ada pengantin dan pengiringnya. Mereka
masuk ke arena TPI sambil menunggu dimulainya labuhan sesaji. Di areal
itu ada tempat pelaminan pengantin. Setelah usai peresmian, rombongan
tumpeng, sesaji dalam perahu, Nyi Blorong dan rombongan pengantin menuju
dermaga. Mereka naik kapal motor yang sudah disiapkan. Di lautan lepas,
tumpeng itu dilarung.
![]() |
| Ini dia Nyi Roro kidulnya hehehe |
Proses melarung itu diikuti oleh belasan kapal, yang ditumpangi nelayan
dan warga. Saking antusiasnya, teman-temanku semangat sekali ikut naik kapal.. kapal belum jalan mereka diusir sama pemiliknya, karena kapal tersebut dikhususkan untuk Bapak Bupati dan perangkatnya wkwkwkwk sangat memalukan...
Upacara petik laut
di Pantai Sendang Biru dilaksanakan setiap bulan September. Upacara petik laut
dilaksanakan dalam satu minggu dengan berbagai acara. Berbagai acara tersebut
mulai dari wayang, barongsai dan lain-lain.
![]() | |
| dari kiri : Amri, mbah dan Mustopa. semangat sekali bakarnya, saking sangat laparnya kali ya |
![]() |
| Sementara : Errik sama Fay cuma Asyik nonton (kanan) hohoho |
![]() | ||
| Makan Ikan bersama |
![]() |
| Yang lain sudah selesai makan, tinggal Rudi. serius amat... (kiri). Mirip Vicky Kontroversi Hati :D |
Acara selesai, kami balik ke Rumah Fay, di sana kami disediakan banyak ikan terbang yang kemudian disuruh bakar buat makan bersama, kami sangat menikmati. Sambil bercelote dan bercanda-canda, tidak terasa bakar ikannya selesai, kami pun makan bersama. teman-teman semangat sekali makannya karena memang dari pagi belum makan wkwkwk, apa lagi sambal lalapan bikinan ibunya bang Fay ini enak dan sangat pedas sekali sampai semuanya berkeringat :D
Jam 17.30 WIB kami pulang. kamipun kemalaman di jalan berkelok dan harus hati-hati karena sudah gelap. dan aku kok tiba-tiba ada feeling kalau lam
pu motorku akan mati, tapi dalam hati bilang jangan sampai mati dulu sebelum sampai di jalan Raya... eh ternyata feelingku beneran terjadi tapi untungnya lampu Maxxiku (nama motorku) matinya di Jalan terang atau jalan Raya. kemudian aku sama amri yang boncengan sama aku mampir di bengkel AN-NUR Bululawang, yang kebetulan buka malam sampai jam 22.00 WIB. akupun turun tangan membantu mekaniknya mengotak atik si Maxxi.
Setelah aku periksa ternyata lampu si Maxxi gak putus tapi Holdernya yang bermasalah. Hoder bermasalah karena air akinya mau habis.. aku lupa kalau aki Maxxi masih baru dan airnya cepat habis tentunya. air aki habis akibanya solderan di rumahan lampu meleleh karena tegangan gak stabil.
Dan Akhirnya Sembuh juga si Maxxi, aku sama amri melanjutkan perjalanan, yang lain sudah pada nyampek. perjalanan malam yang dwingin... brrrr... kemudian sampai juga di Kos...
udah dulu ya ceritanya... mau ketemu Klien soalnya wkwkwkwk sok penting. terima kasih sudah nyimak ceritaku :-).
pu motorku akan mati, tapi dalam hati bilang jangan sampai mati dulu sebelum sampai di jalan Raya... eh ternyata feelingku beneran terjadi tapi untungnya lampu Maxxiku (nama motorku) matinya di Jalan terang atau jalan Raya. kemudian aku sama amri yang boncengan sama aku mampir di bengkel AN-NUR Bululawang, yang kebetulan buka malam sampai jam 22.00 WIB. akupun turun tangan membantu mekaniknya mengotak atik si Maxxi.
![]() |
| Ngobati Maxxi Di Bengkel An-Nur |
Dan Akhirnya Sembuh juga si Maxxi, aku sama amri melanjutkan perjalanan, yang lain sudah pada nyampek. perjalanan malam yang dwingin... brrrr... kemudian sampai juga di Kos...
udah dulu ya ceritanya... mau ketemu Klien soalnya wkwkwkwk sok penting. terima kasih sudah nyimak ceritaku :-).
Monday, September 23, 2013
Alay dan Ababil: Refleksi Kehancuran Generasi
Alay, anak layangan
Nongkrong pinggir jalan sama teman-teman
Biar kelihatan anak pergaulan
Yang doyan kelayapan
Alay…
Gaya kayak artis, sok selebritis
Norak-norak abis
Dilihatnya najis aduh begitu narsis
Alay jangan lebay plis
Alay kalo ngomong lebay
Dasar anak jablai, dilihatnya jijay
Alay orang bilang anak layangan
Kampungan gayanya sok-sok’an
Mendengar beberapa bait lagu diatas, mengingatkan saya pada sesuatu yang
menggemaskan sekaligus menyebalkan. Betapa tidak, lagu ini membuat
nalarku berpikir bahwa fenomena alay-isme di negeri kita sudah
sangat memprihatinkan, bahkan sudah bagaikan virus yang menjangkit
(sebagian) kaula muda, khususnya remaja wanita (rentang umur 14-19
tahun).
Pada awal kemunculannya, tidak dapat dipungkiri bahwa alay-isme memang lucu dan menggemaskan. Tetapi, merebaknya alay-isme beberapa tahun terakhir ini justru sudah sangat mengganggu (bagi saya dan mungkin masyarakat juga mengalami hal yang sama).
Jika dilihat dari historical-nya, istilah alay (anak lebay/anak layangan) muncul ditujukan terhadap anak-anak remaja yang norak, kampungan dan lebay.
Tetapi belakangan, kosakata alay mengalami perluasan makna. Bukan hanya anak-anak remaja yang gayanya kampungan, norak dan lebay saja, kata alay kini sudah melebar ke arah fashion, bahasa (tulisan) dan juga pose saat berfoto (narsisme).
Ya mungkin ini merupakan metode baru bagi kalangan ABG untuk selalu eksis (khususnya di media sosial, ex:facebook)
Coba kita tengok beberapa kutipan dari akun facebook para ABG (yang telah saya ambil secara diam-diam hehehe):
Nnenk Claluingiinbersamamu
Kª♍υ hebatt yy Ъќ zmz’n
sama Åк̲̮̲̅͡ů Ƭƌƥι malah zmz’n
sama Чάπƍ laiin
(•͡˘˛˘ •͡)”" hmm ◦°◦ºº ◦°◦ºº
Ppie Checueiianqks’llukhecuppiandt
,biar.lh q simppan smpai nnti aq
kn add dsanna
,knanglh diri mu dlm kedmaian inqat.lh cnt q kau tak terlhat lgg.
Agensatu Iermakireii Bogohkasaha
. .pulan9 kerjaA LAngsung nga0sS.
Misstdevil Ciinouna Cheonsa
.emang diri loe udah bener appa ..
.cuuiihh’
.klo gue ladenin , gue sama gila y lagii ..
Uii Scremoloveuntildeathofthedark
oh dia.a udah punya cinta SEJATI toh :((
cukup tau aja ,
sabar aja we lah :)
Zhandtzhandt Chi Nenxrhieuweuhc Clalu
Mw lgu vidi aldianonya dong kak eanq lupakan mntan ..lgunya special bngt’z bwtt sseoranq d_sana …mksih jgn lpa d_play
Normalkah? Wajarkah gejala seperti ini? Mari kita lihat beberapa analisis dari pakar yang telah saya kutip dari sumbernya masing-masing.
Menurut Koentjara Ningrat:
“Alay adalah gejala yang dialami pemuda-pemudi Indonesia, yang ingin diakui statusnya diantara teman-temannya. Gejala ini akan mengubah gaya tulisan, dan gaya berpakain, sekaligus meningkatkan kenarsisan, yang cukup mengganggu masyarakat dunia maya. Diharapkan Sifat ini segera hilang, jika tidak akan mengganggu masyarakat sekitar”
Menurut Selo Soemaridjan:
“Alay adalah perilaku remaja Indonesia, yang membuat dirinya merasa lebih keren, cantik, hebat diantara yang lain. Hal ini bertentangan dengan sifat Rakyat Indonesia yang sopan, santun, dan ramah. Faktor yang menyebabkan bisa melalui media TV (sinetron), dan musisi dengan dandanan seperti itu.”
Menurut pakar psikologi Septiani Sanusi, fenomena alay yang terjadi di kalangan ABG sekarang adalah sesuatu yang normatif dalam sudut pandang psikologi.
“Usia praremaja dan remaja adalah usia di mana mereka sedang senang-senangnya bereksperimen dengan banyak hal baru, terutama yang bisa dianggap lucu, aneh, mengagumkan, membingungkan, serta memiliki rahasia yang hanya dipahami kelompoknya. Mereka (ABG) masih dalam proses pencarian jati diri, dan mereka secara alamiah akan berubah dengan sendirinya ketika mereka telah dewasa,” ujarnya.
Sedangkan menurut Erin Myers (psikolog Universitas Western Carolina University), “Spesies alay adalah kumpulan anak-anak yang memiliki ciri khas di luar kebiasaan orang normal. Gaya busana pun serampangan, sehingga acap kali bertabrakan dari baju dan celana. Tak hanya itu, komunitas alay pun identik dengan foto-foto dari sisi yang tak jelas.”
Tapi tahukah Anda, ternyata orang narsis sebenarnya menyembunyikan perasaan keinferioran mereka?
Berdasarkan penelitian terbarunya Erin Myers (melalui detektor kebohongan) menuturkan bahwa, orang-orang narsis tersebut berbohong manakala mengakui bila mereka bangga akan dirinya sendiri. Kepada para psikolog, mereka mengakui sebenarnya mereka memiliki kepercayaan diri yang rendah dan tindakan narsis untuk menutupi rendahnya kepercayaan diri yang mereka miliki.
“Ini menunjukkan bahwa individu-individu yang tingkat narsismenya tinggi mungkin tengah membesar-besarkan kepercayaan dirinya. Dengan kata lain, individu-individu narsis sebenarnya tidak mempercayai diri mereka sehebat apa yang mereka gembar-gemborkan,” lanjutnya.
Nampaknya ada benarnya juga ya beberapa analisis diatas, tetapi menurut saya, ada beberapa hal ganjil yang sampai saat ini belum saya temukan jawabannya.
Mengapa beberapa orang yang telah dewasa secara umur (bahkan melebihi usia saya) kok ikut-ikut terbawa arus alay-isme?
Bahkan ada beberapa ekor mahasiswa (yang terkenal menyandang gelar agent of change) juga terjangkit alay-isme, mengapa?
Coba kita lihat betapa memalukannya mereka yang secara umur sudah dewasa tetapi masih saja alay seperti anak ABG.
Kalau anak ABG mungkin masih terlihat lucu dan bisa tertolerir. Akan tetapi saya harus mengatakan “Tidak” untuk ABG Tua (khususnya pria) alay. Karena bukan rasa gemas yang muncul dalam benak saya, tetapi rasa mual.
Terlepas dari itu semua, jujur (secara radikal) saya tetap tidak nyaman melihat alay-isme disekitar saya. Mata saya seperti diselipi pasir satu truk melihat tragedi ini.
Sepengetahuan saya, ketika saya muda dulu (sadar akan umur yang sudah renta), saya tidak menemukan teman-teman yang berada disekitar saya (baik lelaki maupun perempuan) terjangkit virus seperti ini. Kita terlihat biasa-biasa saja dan tumbuh secara alamiah sesuai umurnya.
Agar anda bisa mengkalibrasi diri, berikut saya berikan ciri-ciri alay-isme (menurut perspektif saya):
Salah satu ekses negatif dari alay adalah munculnya akronim ababil (ABG Labil). Istilah ababil mulai populer belakangan ini. Indikator dari ke-ababil-an adalah terjadinya kegalauan atau kegelisahan yang terlalu berlebih. Dan yang lebih kritis, ke-ababil-an yang mereka alami justru mereka tumpahkan di dunia maya (baca: facebook or twitter) secara membabi buta.
Tiap hari, tiap jam bahkan tiap menit, aktivitas ke-ababil-an tak henti-hentinya mereka ekspose. Jujur, kedua bola mata saya cukup terganggu dengan ke-ababil-an yang mereka lakukan tersebut. Dan masyarakat dunia maya (yang tidak alay dan tidak ababil) pun pasti terkena imbas.
Ingin rasanya tangan saya men-delete atau me-remove account mereka. Aaahhhh tetapi saya masih memiliki etika untuk tidak melakukan hal tersebut.
Untuk saat ini, rasanya intelektualitas saya masih bisa mentolerir mereka. Terkadang, saya menegur atau berkomentar di facebook (kaum alay dan ababil) untuk sekadar mengingatkannya.
Ya, walaupun terkadang mereka malah mengeluarkan umpatan kasar dan tidak sepantasnya dilontarkan oleh seorang remaja. Dan terkadang (apabila emosi sudah menggebu) saya akan melayani mereka dengan perdebatan tidak sengit.
Kekhawatiran saya tidak cukup sampai disini, bahaya laten alay-isme dan ababil-isme menurut hemat dan boros saya akan lebih meluas.
Dengan adanya kedua paham diatas, saya takut budaya menulis di negeri ini akan benar-benar punah. Alay-isme membuat tata bahasa (lisan dan tulisan) menjadi ruwet sedangkan ababil-isme membuat kenyamanan publik terganggu.
Saya sangat menyangsikan bahwa generasi (alay dan ababil) ini bisa menjadi penerus bagi generasi lawas dimasa depan. Bayangkan saja jika sebuah artikel ditulis menggunakan bahasa alay? Pasti akan terjadi ambiguitas massal dan menyebabkan beberapa efek samping tidak wajar seperti mata juling, kaki dikepala dan kepala dikaki bagi siapa saja yang membaca artikel tersebut. Dan yang lebih ekstrim adalah mungkin artikel tersebut hanya akan menjadi bungkus gorengan.
Oleh karena itu, fenomena alay-isme dan ababil-isme harus segera diakhiri jika kita tidak ingin bangsa ini hancur. Karena mata fisik, mata logika dan mata bathin saya sudah sepet melihat semua pembodohan atas nama alay-isme dan ababil-isme.
Nongkrong pinggir jalan sama teman-teman
Biar kelihatan anak pergaulan
Yang doyan kelayapan
Alay…
Gaya kayak artis, sok selebritis
Norak-norak abis
Dilihatnya najis aduh begitu narsis
Alay jangan lebay plis
Alay kalo ngomong lebay
Dasar anak jablai, dilihatnya jijay
Alay orang bilang anak layangan
Kampungan gayanya sok-sok’an
![]() |
| Alayisme |
Pada awal kemunculannya, tidak dapat dipungkiri bahwa alay-isme memang lucu dan menggemaskan. Tetapi, merebaknya alay-isme beberapa tahun terakhir ini justru sudah sangat mengganggu (bagi saya dan mungkin masyarakat juga mengalami hal yang sama).
Jika dilihat dari historical-nya, istilah alay (anak lebay/anak layangan) muncul ditujukan terhadap anak-anak remaja yang norak, kampungan dan lebay.
Tetapi belakangan, kosakata alay mengalami perluasan makna. Bukan hanya anak-anak remaja yang gayanya kampungan, norak dan lebay saja, kata alay kini sudah melebar ke arah fashion, bahasa (tulisan) dan juga pose saat berfoto (narsisme).
Ya mungkin ini merupakan metode baru bagi kalangan ABG untuk selalu eksis (khususnya di media sosial, ex:facebook)
Coba kita tengok beberapa kutipan dari akun facebook para ABG (yang telah saya ambil secara diam-diam hehehe):
Nnenk Claluingiinbersamamu
Kª♍υ hebatt yy Ъќ zmz’n
sama Åк̲̮̲̅͡ů Ƭƌƥι malah zmz’n
sama Чάπƍ laiin
(•͡˘˛˘ •͡)”" hmm ◦°◦ºº ◦°◦ºº
Ppie Checueiianqks’llukhecuppiandt
,biar.lh q simppan smpai nnti aq
kn add dsanna
,knanglh diri mu dlm kedmaian inqat.lh cnt q kau tak terlhat lgg.
Agensatu Iermakireii Bogohkasaha
. .pulan9 kerjaA LAngsung nga0sS.
Misstdevil Ciinouna Cheonsa
.emang diri loe udah bener appa ..
.cuuiihh’
.klo gue ladenin , gue sama gila y lagii ..
Uii Scremoloveuntildeathofthedark
oh dia.a udah punya cinta SEJATI toh :((
cukup tau aja ,
sabar aja we lah :)
Zhandtzhandt Chi Nenxrhieuweuhc Clalu
Mw lgu vidi aldianonya dong kak eanq lupakan mntan ..lgunya special bngt’z bwtt sseoranq d_sana …mksih jgn lpa d_play
Normalkah? Wajarkah gejala seperti ini? Mari kita lihat beberapa analisis dari pakar yang telah saya kutip dari sumbernya masing-masing.
Menurut Koentjara Ningrat:
“Alay adalah gejala yang dialami pemuda-pemudi Indonesia, yang ingin diakui statusnya diantara teman-temannya. Gejala ini akan mengubah gaya tulisan, dan gaya berpakain, sekaligus meningkatkan kenarsisan, yang cukup mengganggu masyarakat dunia maya. Diharapkan Sifat ini segera hilang, jika tidak akan mengganggu masyarakat sekitar”
Menurut Selo Soemaridjan:
“Alay adalah perilaku remaja Indonesia, yang membuat dirinya merasa lebih keren, cantik, hebat diantara yang lain. Hal ini bertentangan dengan sifat Rakyat Indonesia yang sopan, santun, dan ramah. Faktor yang menyebabkan bisa melalui media TV (sinetron), dan musisi dengan dandanan seperti itu.”
Menurut pakar psikologi Septiani Sanusi, fenomena alay yang terjadi di kalangan ABG sekarang adalah sesuatu yang normatif dalam sudut pandang psikologi.
“Usia praremaja dan remaja adalah usia di mana mereka sedang senang-senangnya bereksperimen dengan banyak hal baru, terutama yang bisa dianggap lucu, aneh, mengagumkan, membingungkan, serta memiliki rahasia yang hanya dipahami kelompoknya. Mereka (ABG) masih dalam proses pencarian jati diri, dan mereka secara alamiah akan berubah dengan sendirinya ketika mereka telah dewasa,” ujarnya.
Sedangkan menurut Erin Myers (psikolog Universitas Western Carolina University), “Spesies alay adalah kumpulan anak-anak yang memiliki ciri khas di luar kebiasaan orang normal. Gaya busana pun serampangan, sehingga acap kali bertabrakan dari baju dan celana. Tak hanya itu, komunitas alay pun identik dengan foto-foto dari sisi yang tak jelas.”
Tapi tahukah Anda, ternyata orang narsis sebenarnya menyembunyikan perasaan keinferioran mereka?
Berdasarkan penelitian terbarunya Erin Myers (melalui detektor kebohongan) menuturkan bahwa, orang-orang narsis tersebut berbohong manakala mengakui bila mereka bangga akan dirinya sendiri. Kepada para psikolog, mereka mengakui sebenarnya mereka memiliki kepercayaan diri yang rendah dan tindakan narsis untuk menutupi rendahnya kepercayaan diri yang mereka miliki.
“Ini menunjukkan bahwa individu-individu yang tingkat narsismenya tinggi mungkin tengah membesar-besarkan kepercayaan dirinya. Dengan kata lain, individu-individu narsis sebenarnya tidak mempercayai diri mereka sehebat apa yang mereka gembar-gemborkan,” lanjutnya.
Nampaknya ada benarnya juga ya beberapa analisis diatas, tetapi menurut saya, ada beberapa hal ganjil yang sampai saat ini belum saya temukan jawabannya.
Mengapa beberapa orang yang telah dewasa secara umur (bahkan melebihi usia saya) kok ikut-ikut terbawa arus alay-isme?
Bahkan ada beberapa ekor mahasiswa (yang terkenal menyandang gelar agent of change) juga terjangkit alay-isme, mengapa?
Coba kita lihat betapa memalukannya mereka yang secara umur sudah dewasa tetapi masih saja alay seperti anak ABG.
Kalau anak ABG mungkin masih terlihat lucu dan bisa tertolerir. Akan tetapi saya harus mengatakan “Tidak” untuk ABG Tua (khususnya pria) alay. Karena bukan rasa gemas yang muncul dalam benak saya, tetapi rasa mual.
Terlepas dari itu semua, jujur (secara radikal) saya tetap tidak nyaman melihat alay-isme disekitar saya. Mata saya seperti diselipi pasir satu truk melihat tragedi ini.
Sepengetahuan saya, ketika saya muda dulu (sadar akan umur yang sudah renta), saya tidak menemukan teman-teman yang berada disekitar saya (baik lelaki maupun perempuan) terjangkit virus seperti ini. Kita terlihat biasa-biasa saja dan tumbuh secara alamiah sesuai umurnya.
Agar anda bisa mengkalibrasi diri, berikut saya berikan ciri-ciri alay-isme (menurut perspektif saya):
- Jika menulis sms, anak alay akan membuat huruf dan simbol-simbol yang aneh.
- Dalam media sosial seperti facebook, alay membuat akun facebok dengan nama samaran dan terkesan menggunakan nama yang mengagungkan diri, pacar atau idolanya.
- Foto anak alay hampir semuanya bergaya narsis (mulut monyong, jari telunjuk menutupi mulut, bergaya imut, selalu mengambil foto wajahnya dari atas) dan terkadang menggunakan accessories (khas alay) yang berlebihan.
- Selalu eksis dan update status tidak penting (di facebook) setiap waktu.
- Selalu mengekspose hubungan(cinta)nya di media sosial untuk mendapatkan simpati dan kebanggaan tersendiri.
Salah satu ekses negatif dari alay adalah munculnya akronim ababil (ABG Labil). Istilah ababil mulai populer belakangan ini. Indikator dari ke-ababil-an adalah terjadinya kegalauan atau kegelisahan yang terlalu berlebih. Dan yang lebih kritis, ke-ababil-an yang mereka alami justru mereka tumpahkan di dunia maya (baca: facebook or twitter) secara membabi buta.
Tiap hari, tiap jam bahkan tiap menit, aktivitas ke-ababil-an tak henti-hentinya mereka ekspose. Jujur, kedua bola mata saya cukup terganggu dengan ke-ababil-an yang mereka lakukan tersebut. Dan masyarakat dunia maya (yang tidak alay dan tidak ababil) pun pasti terkena imbas.
Ingin rasanya tangan saya men-delete atau me-remove account mereka. Aaahhhh tetapi saya masih memiliki etika untuk tidak melakukan hal tersebut.
Untuk saat ini, rasanya intelektualitas saya masih bisa mentolerir mereka. Terkadang, saya menegur atau berkomentar di facebook (kaum alay dan ababil) untuk sekadar mengingatkannya.
Ya, walaupun terkadang mereka malah mengeluarkan umpatan kasar dan tidak sepantasnya dilontarkan oleh seorang remaja. Dan terkadang (apabila emosi sudah menggebu) saya akan melayani mereka dengan perdebatan tidak sengit.
Kekhawatiran saya tidak cukup sampai disini, bahaya laten alay-isme dan ababil-isme menurut hemat dan boros saya akan lebih meluas.
Dengan adanya kedua paham diatas, saya takut budaya menulis di negeri ini akan benar-benar punah. Alay-isme membuat tata bahasa (lisan dan tulisan) menjadi ruwet sedangkan ababil-isme membuat kenyamanan publik terganggu.
Saya sangat menyangsikan bahwa generasi (alay dan ababil) ini bisa menjadi penerus bagi generasi lawas dimasa depan. Bayangkan saja jika sebuah artikel ditulis menggunakan bahasa alay? Pasti akan terjadi ambiguitas massal dan menyebabkan beberapa efek samping tidak wajar seperti mata juling, kaki dikepala dan kepala dikaki bagi siapa saja yang membaca artikel tersebut. Dan yang lebih ekstrim adalah mungkin artikel tersebut hanya akan menjadi bungkus gorengan.
Oleh karena itu, fenomena alay-isme dan ababil-isme harus segera diakhiri jika kita tidak ingin bangsa ini hancur. Karena mata fisik, mata logika dan mata bathin saya sudah sepet melihat semua pembodohan atas nama alay-isme dan ababil-isme.
Valentine, Cinta yang GJ
Anak –anak zaman sekarang terutama yang
memasuki usia remaja atau pasangan muda di Indonesia pun menjadi budaya
latah dengan mengikuti Vday dengan mengartikan rasa cinta hanya sebatas
pada berbagi hadiah atau coklat dengan mengucapkan rasa kasih sayang
itu sesungguhnya kita telah keliru.Sebenarnya V daya tidak hanya
berbungan dengan hal-hal tersebut,namun, lebih identik lagi dengan
kondom dan seks bebas (red). Berdasarkan pantauan dari beberapa daerah
pun permintaan kondom menjelang Vday semakin meningkat pesat ,lebih
parahnya lagi fenomena ini pun terjadi secara merata di semua daerah
Seks bebas memang sudah menjadi semacam
kebudayaan di kota-kota besar. Terbukti 1,3 juta Anak Baru Gede (ABG) di
Jakarta pernah melakukan hubungan intim. Bahkan riset yang dilakukan
oleh Universitas Indonesia menunjukkan bahwa 650 ribu perempuan remaja
sudah kehilangan keperawanannya. Dengan kata lain banyak dari mereka
yang telah melakukan hubungan seks di luar nikah. Kepala BKKBN, Dr.
Sugiri Syarief dalam acara “Workshop Generasi Berencana dan Berkarakter”
menyampaikan bahwa 50% dari total ABG yang berusia 15-17 pernah
melakukan seks bebas. (nyatanyatafakta.info)
Budaya vday pun kini telah
mentransformasikan berbagai macam budaya yang ada. Misalkan di Inggris
pada 14 Februari dijadikan sebagai hari Impoten Nasional dengan tujuan
meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap ancaman impotensi 2 juta
pria Inggris. Lebih parahnya lagi di As 14 februari pun dijadikan
sebagai Pekan Kondom Nasional yang dimaksudkan sebagai kampanye nasional
penggunaan kondom karena setiap perayaan vday selalu di ikuti dengan
kasus HIV/AIDS. Padahal tingkat keggalan kondom pun mencapai 33,3%,
sehingga bisa dikatakan bahwa kondom pun tidak bisa di cegah.
Budaya Valentine memang telah bertranformasi
menjadi berbagai macam budaya yang ada. Di Inggris, pada 14 Februari
malah dicanangkan sebagai Hari Impoten Nasional dengan tujuan
meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap ancaman impotensi 2 juta
pria inggris. Bahkan di AS lebih parah lagi, 14 Februari dijadikan
sebagai Pekan Kondom Nasional yang dimaksudkan sebagai kampanye nasional
penggunaan kondom, karena setiap perayaan V-Day selalu diikuti dengan
peningkatan kasus HIV/AIDS. Padahal tingkat kegagalan kondom mencapai
33,3 persen, sehingga bisa dikatakan bahwa kondom tidak bisa mencegah
secara penuh penularan penyakit mematikan ini.
Asal kalian tahu di sisi lain,ada para ahli
sejarah yang mencoba mengurutkan kembali sejarahnya tersebut. Lalu
mereka mengatakan bahwa budaya ini telah ada semenjak abad ke 4 SM,
pada awalnya Vday itu bukanlah hari kasih sayang dan tanggalnya pun
bukan tanggal 14 Februari nah…. Sebenarnya tanggal 15 februari
dilaksanakan itu untuk menghormati Dewa Lupercus (dewa kesuburan yang
dilambangkan setengah telanjang dan berpakaian kulit kambing),acaranya
tersebut dengan mengadakan upacara yang didalamnya di selingi dengan
sesi untuk mengambil undiannya itu dengan tujuan untuk mencari pasangan.
Nah…..untuk para gadis yang atau wanita yang belum mendapat pasangannya
akan dituliskan di dalam sebuah kertas kemudian memassukan ke dalam
sebuah tempat itu untuk di undi,berikutnya para lelaki pun juga akan
menarik gulungan kertas yang diberikan secara acak dengan berisikan nama
para wanita itu tadi yang di undi.Setelah itu mereka hanya menikah
untuk periode satu tahun hingga upacara tahun depannya lagi dan sesudah
mereka ditinggalkan begitu saja.(naudzubillah……..) dan kalau tidak dapat
pasangannya lagi para wanita pun akan melakukan hal yang sama kembali
sampai seterusnya . Sedangkan sementara itu di ceritakan lagi bahwa pada
tanggal !4 Februari 269 M telah meninggalnya seorang pendeta Kristen
sekaligus seorang dokter(tabib) dan dikenal dengan nama Valentine ,ia
hidup pada saat di masa Kaisar Claudius yang dikenal luas sebagai serang
kaisar yang kejam dan ia sangat membenci kaisar tersebut.
Sesuai perkembangannya yang selalu mengikuti
zaman ini, Hari Kasih Sayang atau Valentine Day’s ini pun menjadi
semacam rutinitas atau budaya ritual bagi kaum gereja. Agar tidak
terlihat formal, maka perayaan ini dibungkus dengan saling memberi
hadiah dan hiburan-hiburan.
Di Indonesia pun kini tanggal 14 februari
menjadi budaya yang latah tidak hanya menjadi satu moment dengan
menyatakan cintanya saja dari pasangan muda tersebut namun mereka
(pasangan muda ) pun telah jatuh terjerumus pada perayaan yang maksiat
ini yang sedemikian luar biasa besar. Prilaku seks bebas pun makin
meningkat pada saat di valentine ini bukanlah sebuah isepan jempol
belaka aja namun memang benar adanya. Baik kita bisa lihat di
minimarket –minimarket kota besar di sana juga ditemukannya berbagai
macam produk makanan vday yang di jual bersamaan dengan kondom seperti
coklat . biasanya tanggal 14 februari ini akan terjadi free sex secara
besar-besaran dan untuk memfasilitasi hal tersebut dengan berbagai macam
produk kondom dijual berbagai macam produk makanan yang berhadiah
kondom.
Maka kalian harus bersyukur tidak perlu iri
dengan budaya vday ini rasa cinta kasih kepada siapa pun tidak pernah
terbatas tidak perlu moment vday saja kita di berikan cinta kasih
terhadap sesame manusia,hewan ,tumbuhan. Tidak pernah lupakan cinta
kasih orang tua kalian yang mendidik dan merawat kalian.Yang tidak pernah kita harus bersyukur terhadap Tuhan YME . Lebih baik kalian menikah aja.
Subscribe to:
Posts (Atom)























































