Tuesday, March 27, 2012

Foklor Jawa Timur


Analisis cerita Sawunggaling

Sawunggaling cerita rakyat  yang  merupakan lanjutan dari kisah Jaka berek, biasanya digunakan untuk pertunjukan teater  tradisional / ludruk, cerita ini sangat populer  dan digemari oleh masyarakat  penggemar sandiwara ludruk termasuk di daerah saya (Masyarakat lumajang ).
Cerita ini di Tumenggungan Surabaya  tempo dulu, hampir di setiap pementasan ludruk mengambil cerita ini karena ceritanya yang sangat menarik apa lagi diselingi dengan adegan-adegan lucu dari para pemain,.
Sebenarnya jawa timur mempunyai banyak sekali cerita rakyat dan tidak kalah dengan propinsi lain salah satunya kisah sawunggaling ini.
Pesan moral yang dapat diambil dari cerita rakyat ini adalah keyakinan yang kuat bahwa yang benar akan menang,  ketulusan  dan ketekunan  dapat mengalahkan tantangan seberat apapun, itu telah  dibuktikan oleh sosok jaka berek sebelum mendapatkan gelar sawunggaling.

Analisis Lagu pitutur
Tak uwisi gunem iki
( Saya akhiri pembicaraan ini )
Niyatku mung aweh wikan
( Saya hanya ingin memberi  tahu )
Kebatinan akeh lire
(Kabatinan banyak macamnya )
Lan gawat kaliwat liwat
( Dan sangat membahayakan )
Mulo dipun prayitno
(Maka itu berhati – hatilah )
Ojo keliru pamilihmu
( Jangan sampai kamu salah pilih )
Lamun mardi kabatinan…
( kalau ingin belajar kebatinan )
Tembang ini menggambarkan nasihat seorang tua ( pinisepuh ) kepada mereka yang ingin mempelajari kebatinan atau kejawen. Kiranya perlu dipahami bahwa  tujuan hakiki dari kejawen adalah mendapatkani ilmu sejati untuk mecapai hidup sejati dan berada dalam keadaan yang harmonis hubungan antara kawula dan Gusti ( Jumbuhing kawula Gusti ) pendekatan kepada Yang Maha Esa total.
Dalam tembang ini terdapat pesan moral yang sangat dalam bahwa hidup ini adalah sebuah pilihan yang harus dijalani dan jangan sampai salah pilih karena suatu saat bisa membahayakan diri sendiri dan orang lain.
Tembang ini kerap sekali dilantunkan oleh para orang tua di desa kepada anak – anaknya sebagai pitutur / atau nasihat yang baik untuk anak – anaknya


Analisis Mantra Jawa

Aji Rajut Sayuta

Srigalih srigana balungkerti panjerwenda
Kun kusnun kamiraga limahela angkerut
Lobang Sohanara manghikat tanang gaib
Gabu gure senawa reyasa tumedhuh mariling
Bumi liyap – liyup tami timanintrim
Hong suweru, hong suwela, hong sengkang mercu buana.

Mantra ini adalah mantra tolak balak
Cara menggunakan mantra tersebut
Menggunakan Yuyu ( kepiting ) diikat dengan ujung janur, kemudian janur tersebut ditancapkan di pinggiran peceren ( air comboran ). Membaca mantranya 11 kali, waktunya sesudah magrib.
Gunanya adalah untuk menangkap bangsa halus / mahkluk halus seperti : Tuyul, Genduruwo, Buto abang.

Kritik Sastra Indonesia Modern


By Marianus Hamze
Kritik sastra merupakan salah satu studi sastra.Kritik sastra adalah cabang ilmu sastra yang memfokuskan perhatiannya pada pengkajian sastra secara langsung untuk mengidentifikasi, menganalisis, mengklasifikasi serta memberikan penilaian tentang berhasil tidaknya suatu cipta sastra. Kritik sastra merupakan studi sastra yang langsung berhadapan dengan karya sastra. H.B Jassin (dalam Rachmat Djoko Pradopo, 1995: 92) mengatakan kritik sastra adalah pertimbangan baik buruk karya sastra, penerangan baik buruk karya sastra. Pertimbangan baik buruk ini tidak berarti baik buruk yang berhubungan dengan moral, namun berhubungan  dengan indah atau jelek. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (2008: 761) menyebutkan bahwa kritik adalah kecaman, kadang-kadang disertai uraian dan pertimbangan baik buruk terhadap suatu hasil karya, pendapat, dsb. Sedangkan kritikus adalah 1.orang yg ahli dl memberikan pertimbangan (pembahasan) tentang baik buruknya sesuatu. 2. orang yg memberikan pertimbangan (pembahasan)  tentang baik buruknya sesuatu; pengkritik.
Kritik tidak hanya mencari kesalahan tetapi juga menyebutkan hal-hal yang baik maupun yang buruk, mempertimbangkan baiknya juga buruknya, dan kemudian memberi penilaian yang mantap. Ada juga pendapat lain mengenai kritik sastra seperti yang dikemukakan oleh Guntur Tarigan, kritik sastra adalah pengamatan yang teliti, perbandingan yang tepat serta pertimbangan yang adil terhadap baik buruknya kualitas, nilai, kebenaran suatu karya sastra. Secara singkat kritik sastra adalah pengamatan, serta pertimbangan baik buruknya nilai sastra (Tarigan dalam Darmanto 2007: 18).
 Kritik sastra mempunyai kedudukan yang penting dalam kajian sastra. Kritik sastra sering dikaitkan dengan apresiasi sastra karena kritik dan apresiasi langsung berkaitan dengan karya sastra. Kritik sastra sebenarnya tidak jauh berbeda dengan telaah sastra, karena keduanya secara hakiki mempunyai kesamaan kerja. Kritik sastra adalah semacam pertimbangan untuk menunjukkan kekuatan atau kebagusan dan juga kekurangan yang terdapat salam karya sastra (Zainuddin, 2002: 20). Walaupun kritik berkaitan dengan penilaian, bukan berarti bahwa setiap orang mampu menilai karya sastra.
Penilaian terhadap sebuah karya sastra haruslah bersifat objektif sesuai dengan kriteria penilaian yang ada. Mario Pei der Frank (dalam Zainuddin, 2002: 20) mengatakan penilaian dan penghakiman sesuai dengan standar yang telah diakui berdasarkan pengkajian studi dan analisis. Adanya kriteria yang dijadijan patokan dalam penilaian sastra, dimaksudkan agar hasil dari kritik sastra itu benar-benar menrupakan penilaian yang dapat dipertanggungjawabkan, dan bukan hanya pendapat pribadi. Bagaimanapun tujuan kritik sastra adalah menunjukkan dimana kebaikan dan kekurangan suatu karya sastra berdasarkan kriteria yang berlaku. Hasil kritik itu nantinya untuk menjadikan karya sastra itu lebih baik dan juga sebagai koreksi terhadap penulis, sehingga penulis tidak merasa divonis namun merasa ditantang untuk meningkatkan kualitas tulisan berikutnya (Zainuddin, 2002: 21).
Melakukan kritik sastra bukan suatu pekerjaan yang gampang. Untuk dapat melakukan kritik sastra yang baik tentu saja kritikus memerlukan pengetahuan yang banyak tentang teori sastra, memiliki pengalaman dalam menganalisis, kemampuan apresiasi yang baik. Sebuah kegiatan kritik sastra akan berhasil apabila seseorang kritikus sastra mengerti, memahami, dan menguasai ilmu sastra yang mencakup teori sastra, sejarah sastra dan kritik sastra sebagai dasar melakukan kritik sastra.
Untuk mengenal permasalahan kritik sastra lebih lanjut perlu dikemukakan guna kritik sastra. Adapun kegunaan kritik sastra adalah, pertama untuk perkembangan sastra itu sendiri, kedua untuk perkembangan kesustraan dan ketiga untuk penerangan masyarakat pada umunya yang menginginkan penerangan tentang karya sastra. Rachmat Djoko Pradopo (1995: 93) mengemukakan kegunaan karya sastra adalah untuk membantu perkembangaan kesusastraan suatu bangsa dengan menjelaskan karya sastra mengenai baik buruknya karya sastra dan menunjukkan daerah-daerah jangkauan persoalan karya sastra. Adapun manfaat bagi sastrawan dari kritik sastra adalah mereka dapat mengembangkan penulisan karya sastra mereka yang mengakibatkan perkembangan kesusastraan. Aspek-aspek pokok kritik sastra adalah analisis, interpretasi (penafsiran) dan evaluasi atau penilaian. Karya sastra merupakan sebuah struktur yang kompleks, maka untuk memahaminya perlu adanya analis, yaitu penguraian terhadap bagian-bagian atau unsur-unsurnya (Hill dalam Pradop, 1995: 93). Oleh karena karya sastra adalah struktur yang kompleks, maka karya sastra itu perlu ditafsirkan untuk memperjelas artinya. Abrams (dalam Pradopo, 1995: 93) mengemukakan, penafsiran adalah penafsiran karya sastra, dalam arti luasnya adalah penafsiran kepada semua aspek karya sastra.
Kritik sastra Indonesia modern lahir sejak tahun 1920 bersamaan lahirnya kesustraan Indonesia modern. Sampai sekarang, berdasarkan bukti yang didapatkan, kritik sastra Indonesia modern yang pertama ditulis oleh Mohammad Yamin berjudul “Sejarah Melayu” dan “Syair Bidasari”. Sejak lahirnya itu, kritik sastra Indonesia mengalami banyak masalah. Masalahnya meliputi, kurangnya tempat, kurangnya kritikus sastra (yang profesional). Tidak cocoknya pandangan kritikus dengan sastrawan, tidak cocoknya teori kritik sebagai landasan kritik dengan corak dan wujud kesusastraan Indonesia modern yang bersifat nasional (dan regional), pertentangan antara kritik sastra sastrawan dan kritik sastra akademik.
  1. RUMUSAN MASALAH
*      Apakah yang dimaksud dengan kritik sastra Indonesia modern?
*      Siapakah yang berperan dalam kritik sastra Indonesia modern?
  1. TUJUAN
Tujuan yang hendak dicapai makalah ini adalah sebagai berikut:
*      Menawarkan kepada pembaca tentang pentingnya kritik sastra.
*      Untuk mengetahui kritik sastra Indonesia modern dan permasalahannya.
*      Untuk mengetahui siapakah yang berperan dalam kritik sastra Indonesia modern.



Kata “kritik” berasal dari bahasa Yunani krites yang artinya seorang hakim, kritikos (dalam bahasa Indonesia kritikus) berarti “hakim kesusastraan” (Wellek dalam Pradopo, 2002:31). Berdasarkan istilah di atas, Wellek mengatakan bahwa kritik sastra itu berarti penghakiman karya sastra. Hal serupa juga dikemukakan H.B Jassin (1959:44,45) bahwa kritik sastra itu pertimbangan baik atau buruk karya sastra, penerangan, dan penghakiman karya sastra. Hudson juga mengemukakan bahwa istilah kritik sastra dalam artinya yang tajam adalah penghakiman yang dilakukan oleh seorang yang ahli atau memiliki sesuatu kepandaian khusus untuk membedah karya sastra, memriksa karya sastra mengenai kebaikan-kebaikan dan cacat-cacatnya, dan menyatakan pendapatnya mengenai hal itu (Pradopo, 2002: 32).
Jadi, berdasarkan pendapat-pendapat di atas, kritik sastra itu merupakan bidang studi sastra untuk “menghakimi” karya sastra, untuk memberi penilaian dan keputusan mengenai bermutu atau tidaknya suatu karya sastra. Dalam kritik sastra, suatu karya sastra diuraikan (dianalisis) unsur-unsurnya atau norma-normanya, diselidiki, diperiksa satu per satu, kemudian ditentukan berdasarkan hukum-hukum penilaian karya sastra, bernilai ataukah kurang bernilaikah karya sastra itu.
  1. GUNA KRITIK SASTRA
Pada intinya kritik sastra mempunyai tiga kegunaan atau kepentingan, yaitu kegunaan bagi ilmu sastra itu sendiri, bagi penerangan masyarakat, dan bagi perkembangan kesusastraan. Guna kritik sastra bagi ilmu sastra adalah guna untuk penyusunan teori sastra dan sejarah sastra. Karya sastra berguna bagi penerangan masyarakat yang ingin mengerti kesusastraan pada umumnya dan karya-karya sastra pada khususnya. Kritikus merupakan perantara antara pencipta dan orang banyak (Jassin dalam Pradopo, 2002: 36). Dengan demikian, hal itu membuat karya sastra terang bagi orang banyak (pembaca) sehingga karya sastra itu dihargai. Kritikus memberikan kepada pembaca suatu pandangan yang sama sekali segar dan mempermudah pembacaan dengan cara menerjemahkan ke dalam bentuk-bentuk sederhana.
Kritik sastra juga penting dalam pendidikan sastra, yaitu untuk meningkatkan apresiasi para pelajar dan mahasiswa  yang merupakan bagian dari masyarakatnya. Kritik sastra berguna bagi perkembangan kesusasatraan suatu bangsa. Dalam hal ini krhtik sastra dapat meningkatkan kecakapan, ketajaman pandangan, dan keluasan garapan sastrawan. Dengan demikian, hal ini akan menyebabkan karya-karya yang ditulis kemudian akan bertambah mutu seni atau sastranya.
  1. TEORI KRITIK SASTRA
Kritik sastra berfungsi untuk memberikan uraian dan penerangan tentang karya sastra yang konkret, baik mengenai makna karya sastra, strukturnya, maupun nilainya. Dengan demikian, kritikus sebagai penerap prinsip kritik sastra itu perlu memberikan tafsiran-tafsirannya, analisis dan seni lainnya. Tanpa itu semua, karya sastra tidak mungkin dipahami. Jadi, penafsiran, penguraian (analisis), dan penilaian perlu diuraikan. Ketiganya merupakan aspek kritik sastra yang utama yang saling erat berjalinan dalam aktivitas penerapan kritik pada karya sastra.
Penafsiran dalam arti luasnya membuat jelas arti keseluruhan karya sastra yang bermedium bahasa itu yang diantaranya memperjelas jenis sastra, unsur sastra, struktur, tema dan efek-efek. Dengan adanya penjelasan secara keseluruhan itu, karya sastra dapat dipahami. Karena sastra memiliki struktur yang kompleks, maka karya sastra perlu dianalisis. Jadi, analisis adalah sarana untuk menginterpretasi.
*      Penafsiran
Penafsiran karya sastra berarti penjelasan makna karya sastra. Menginterpretasi karya sastra berarti menangkap makna karya sastra. Karya sastra perlu ditafsirkan sebab karya sastra adalah sebuah struktur yang kompleks yang bermedium bahasa yang pada umumnya maknanya ambigu atau bermakna ganda. Menafsirkan karya sastra tidak terbatas hanya pada bahasanya yang ambigu, tetapi juga pada komplekitas karya sastra, seperti kompleksitas struktru penceritannya, penokohannya, bahkan juga pusat pengisahannya. Tafsiran terhadap karya sastra harus disertai alasa-alasan yang logis atau dapat diterima akal.
*      Analisis
Dengan analisis, makna karya sastra dapat ditafsirkan dengan jelas. Dalam menganalisis kritikus juga memberikan interpretasi, atau sebaliknya, dalam menginterpretasi karya sastra kritikus menganalisis dan sekaligus memberi penilaian atas hasil interpretasi dan analisisnya. Jadi, interpretasi, penilaian dan analisis tidak dapat dipisahkan.
*      Penilaian
Karya sastra adalah karya imajinatif bermedium bahasa yang fungsi estetikanya dominan (Wellek dan Waren dalam Pradopo, 2002: 81). Dengan demikian, dalam mengeritik karya sastra harus ditunjukkan nilai seninya. Kalau tidak demikian, kritik sastra belum sempurna memenuhi fungsinya.
  1. KRITIK SASTRA INDONESIA MODERN DAN PERMASALAHANNYA
Kesusastraan Indonesia modern secara resmi lahir pada tahun 1920 dengan terbitnya roman Azab dan Sebgsara (1921). Sejak lahirnya, kritik sastra Indonesia modern selalu diiringi masalah. Masalahnya meliputi, kurangnya tempat, kurangnya kritikus sastra (yang profesional). Tidak cocoknya pandangan kritikus dengan sastrawan, tidak cocoknya teori kritik sebagai landasan kritik dengan corak dan wujud kesusastraan Indonesia modern yang bersifat nasional (dan regional), pertentangan antara kritik sastra sastrawan dan kritik sastra akademik. Sampai sekarang, berdasarkan bukti yang didapatkan, kritik sastra Indonesia modern yang pertama ditulis oleh Mohammad Yamin berjudul “Sejarah Melayu” dan “Syair Bidasari”. Sedangakan teori kritik sastra Indonesia modern pertama kali didapatkan dalam majalah Panji Pustaka (1932:838-839). Diduga ditulis oleh Sutan Takdir Alisjahbana, sebab STAlah yang menjadi redaktur sastra dengan ruang “Memajukan Kesusastraan”.
Sebelum tulisan tentang kritik sastra tersebut, yang dapat dianggap sebagai kritik sastra adalah aturan Balai Pustaka yang terkenal sebagai “Nota Rinkes” yang bersifat aturan untuk buku-buku yang hendak diterbitkan oleh Balai Pustaka, aturan yang mengharuskan dipatuhinya ketertiban: tidak boleh berpolitik, menyinggung agama (netral terhadap agama) dan tidak menyinggung kesusilaan masyarakat (Teeuw dalam Pradopo,1995: 97). Dengan demikian corak kritik sastra Balai Pustaka ini bertipe pragmatik. Jadi, sudut pandang atau perspektif pragmatik itu tidak sesuai dengan sudut pandang pengarang yang ekspresif, yang lebih mengutamakan nilai seni daripada mendidik masyarakat pembaca.
Yang perlu diingat bahwa dalam perkembangannya, kritik sastra Indonesia modern dari waktu ke waktu mengalami perdebatan-perdebatan. Perdebatan ini terjadi sejak awal perkembangan kritik sastra, tepatnya zaman Pujangga Baru sampai sekarang (Pradopo, 2002: 99). Pada akhir tahun 1960-an terjadi perdebatan dan polemik kritik sastra antara golongan pengikut kritik sastra Ganzheit dengan pengikut kritik sastra akademik (yang kemudian menamakan dirinya kritikus Kritik Sastra Aliran Rawamangun). Tokoh kritik sastra Ganzheit adalah Arief Budiman dan Goenawan Mohamad, sedangkan kritikus aliran Rawamangun adalah M.S. Hutagalung, J.U. Nasution, M. Saleh Saad, dan Boen Sri Oemarjati.
Pada tahun 1968 Pusat Bahasa Jakarta mempertemukan kelompok kritikus Ganzheit dengan aliran Rawamangun dalam sebuah seminar. Kertas kerja mereka dan ulasan-ulasannya dibukukan oleh Pusat Bahasa dengan editor Lukman Ali berjudul Tentang Kritik Sastra: Sebuah Diskusi (1978).
Dengan mengalirnya teori sastra dan kritik sastra Barat sejak pertengahan tahun 1970-an, lebih-lebih ke dalam lingkungan kritik sastra akademik, timbullah reaksi baik berupa penolakan maupun keinginan membentuk teori sastra dan kritik sastra yang khas Indonesia, lebih-lebih sesudah pertengahan tahun 1980-an. Oleh karena itu Universtas Bung Hatta Padang, pada tahun 1988 mengadakan seminar sastra “Menjelang Teori dan Kritik Susastra Indonesia yang Relevan”, makalah-makalahnya diterbitkan dalam sebuah buku dengan editor Mursal Esten yang berjudul Menjelang Teori dan Kritik Susastra Indonesia yang Relevan.
  1. KRITIK SASTRA AKADEMIK DAN KRITIK SASTRA SASTRAWAN
Para penulis kritik sastra Indonesia modern sampai pertengahan tahun 1950-an sebagian besar adalah para sastrawan. Oleh karena itu, periode 1920-1955 itu merupakan periode kritik sastrawan. Corak kritiknya adalah impresionistik, bertipe ekspresif dan pragmatik, ditulis tidak menurut sistematika ilmiah, bersifat esaistis.
Kritik sastra Pujangga Baru dapat dikatakan menjadi pendasar kritik sastra Indonesia modern. Meskipun sebelumnya sudah ada kritik sastra Balai Pustaka, tetapi secara nyata kritik sastra Balai Pustaka tidak dikenal umum karena hanya terbatas pada pertimbangan buku di kalangan Balai Pustaka saja. Berbeda dengan Pujangga Baru yang disiarkan dalam majalah Pujangga Baru sejak Juli 1933. Kritik sastra Pujangga Baru disebut pendasar kritik sastra Indonesia Modern karena pada kenyatannya gagasan-gagasan, praktik-praktik kritik sastra, dan corak kritik sastra Pujangga Baru diteruskan oleh sastrawan dan kritikus sesudahnya. Hal ini tampak pengertian kritik sastra yang merupakan pertimbangan baik buruk karya sastra, sebagai penerangan, untuk perkembangan kesusastraan dalam “Kritik Kesusastraan” (1932:838-839) yang kemudian diteruskan oleh H.B.Jassin seperti tampak dalam esainya “Kritik Sastra” (1959:44-47).
Pada zaman Pujangga Baru ada dua tipe kritik sastra yang diteruskan sampai sekarang, yaitu tipe kritik sastra pragmatik Sutan Takdir Alisjahbana dan tipe kritik sastra Sanusi Pane yang bersifat espresif. Tipe kritik sastra pragmatik Sutan Takdir Alisjahbana dan tipe kritik sastra Sanusi Pane saling bertentangan. STA menghendaki karya sastra itu berguna bagi pembangunan bangsa, sedangkan Sanusi Pane menghendaki karya sastra itu mengutamakan nilai estetikanya, karya sastra “seni untuk seni”.
Kurang lebih pada pertengahan tahun 1950-an timbul jenis kritik sastra yang baru, yaitu kemudian terkenal dengan kritik akademik atau kritik ilmiah. Corak kritik akademik berbeda dengan kritik sastrawan sebelumnya. Kritik sastra akademik berupa penelitian ilmiah dengan metode ilmiah. Ciri-cirinya adalah pembicaraan sampai pada hal-hal yang kecil, analisisnya mendetail, disusun dalam susunan yang sistematik, ada pertanggungjawaban ilmiah dengan penyebutan data yang akurat, pernyataan disertai argumentasi, menggunakan metode ilmiah.
Munculnya kritik ilmiah ini menimbulkan reaksi para sastrawan. Misalnya saja Rustandi Kartakusuma dan Harijadi Hartowardjoyo yang menuduh kritik ilmiabh itu seagai kritik induktif interpretatif, tidak ada penilaian, sebagian besar hanya penafsiran saja. Meskipun ada reaksi dara bei sastrawan, kritik akademik terus berjalan, terutama dalam penulisan skripsi, penelitian sastra ilmiah, makalah dan disertasi. Semakin banyaknya kritik sastra yang diterbitkan dalam bnetuk buku, timbulnya reaksi baru dari sastrawan. Diantaranya yang tampil adalah Arif Budiman. Mereka memberi ciri kritik akademik sebagai kritik analitik. Dikatakan demikian disebabkan kritik akademik terlalu mencincang-cincang karya sastra, menganalisi karya sastra terlalu analitik, karya sastra dianggap mayat di atas meja bedah.
Untuk menandangi kritik sastra akademik itu mereka (Arif Budiman, dkk) mengemukakan kritik sastra dengan metode Ganzheit, yaitu melihat karya sastra sebagai keseluruhan (tidak dicincang-cincang). Atas reaksi para sastrawan terhadap kritik akademik yang diberi ciri sebagai kritik analitik itu, terjadilah perdebatan dan polemik. M.S. Hutagalung (tokoh kritik sastra akademik) yang memproklamirkan kritiknya sebagai “Kritik Sastra Aliran Rawamangun”. Dalam polemik itu, pihak Ganzheit diwakili oleh Arif Budiman. Polemik itu baru berhenti pada pertengahan tahun 1970-an.
M.S. Hutagalung mengemukakan pembelaannya terhadap kebaikan dan manfaat kritik ilmiah berjudul “Peranan Penelitian Ilmiah untuk Pengembangan Kesusastraan Indonesia” dalam bukunya Membina Kesusastraan Indonesia Modern (1987). Dikemukakannya manfaat penelitian sastra (kritik sastra) ilmiah, yaitu:
*      Penelitian ilmiah membuat orang lebih tepat memandang dan mendekati kesusastraan itu sendiri.
*      Kritik sastra yang bersifat ilmiah akan lebih dapat dipertanggungjawabkan, subyektivitasnya dapat dihindari, pengertian akan nilai-nilai akan lebih jelas.
*      Penelitian ilmiah akan membuat orang lebih bijaksana untuk meramalkan, mengharapkan serta membina kesusastraan masa akan datang.
Fananie, Zainuddin. 2002. Telaah Sastra. Muhammadiyah University Press: Surakarta.
Darmanto. 2007. Kritik Sastra (Diktat). PRODI PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA UNIVERSITAS KANJURUHAN MALANG.
Pradopo, Rachmat Djoko. 1995. Beberapa Teori Sastra, Metode Kritik, dan Penerapannya. Pustaka Pelajar: Yogyakarta.
Pradopo, Rachmat Djoko. 2002. Kritik Sastra Indonesia Modern. Gama Media: Yogyakarta.




Wednesday, March 14, 2012

Cara Membuat Layout Presentasi Dengan Flash 8

 sumber : http://www.taktiku.com/2008/12/cara-membuat-layout-presentasi-dengan.html

Setelah pada postingan sebelumnya yaitu Beberapa Tips Membawakan Presentasi dan sekarang yang akan kita bahas adalah Tutorial Cara Membuat Layout Presentasi Dengan Flash 8. Kenapa tidak memakai powerpoint ? karena untuk layout presentasi dengan flash yang di tonjolkan yaitu pada tampilannya yang menarik, mungkin itu lah salah satu kelebihan layout yang dibuat dengan flash dibandingkan powerpoint. Namun untuk tutorial membuat presentasi kali ini saya akan membuat layout yang simpel dulu saja, baru setelah ini nanti kita akan membuat layout presentasi yang agak rumit lagi seperi menambahkan animasi dan memasukan video pada layout presentasi.
Ok, kita mulai saja tutorialnya, tapi sebelumnya silakan anda download dulu mentahannya (.fla) disini.
Sudah?. Ok kalau sudah sekarang anda buka file yang sudah anda download tadi, sehingga akan terlihat seperti pada gambar diatas. Nah, bagian yang akan kita edit adalah pada bagian yang di tandai dengan kotak warna merah. silakan lihat gambar.
Begitu juga dengan Layer pada frame, yang akan di edit adalah layer name “slides”. (lihat gambar)
Sudah cukup jelas bagian-bagian yang akan di edit?. Ok sekarang kita akan memunculkan jedela Library, caranya Klik Window > Library, kemudian setelah jendela Library muncul silakan cari movie dengan nama “Content Slides” setelah ketemu kemudian double klik, sehingga scene akan berpindah pada scene “Content Slides” dimana pada frame diatas akan terlihat Layer: Title, Paragraph, Layer 5. Nah, sekarang klik pada Layer Title dimana untuk layer Title ini adalah untuk judul setiap halaman layout presentasi. Silakan anda ganti, caranya double klik pada tulisan “Judul Presentasi disini (slide 1)”. (lihat gambar)
Sudah?. Ok sekarang kita akan edit paragraf. Caranya klik Layer “paragraph” kemudian double klik paragrap yang ada di layout tadi, caranya sama seperti pada saat mengedit judul presentasi/title. (lihat gambar).
Sudah?. Ok, tadi kita sudah meng-edit judul dan paragrap, nah itu adalah untuk halaman 1. Disini saya membuat 5 halaman untuk anda edit, cara peng-editan-nya sama seperti pada langkah sebelumnya diatas. Namun apabila anda ingin menambahkan beberapa halaman lagi, silakan tambahkan framenya (lihat gambar) dengan menekan F6 pada keyboard pada frame “Title” dan “Paragraph”. F5 pada frame “Layer 5″. Sampai disini pengeditan selesai.

Monday, March 12, 2012

Teman Kelas Gak Mau Ketinggalan Eksis hehe ...

Narcis di Masjid Universitas Kanjuruhan Malang


 Ini ni teman-teman kelasku yang gokil abis  hehehehe, foto ini diambil pas abis ngikutin kuliah Dosen favoritku dan favorit temen-temen sekelas tentunya, siapakah dia ????, dia adalah misteeeeeeeeeeeeer konel hahahaha kayak mau nyebutin nama petinju aja (emote lebay). foto ini aku curi dari FB temenku yaitu lindah, semoga aja dia gag baca entrian ini biar gag ketahuan ssssssst hohoho. kami di sini adalah warga kelas A jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia Unikama, eiiittts jangan sangkah dulu, temen kelasku bukan cuman di foto tu aja, yang di foto tu cuman sebagian kecil dari populasi lo hahahaha. Ok di sini akan aku kenalin temen-temenku mulai dari paling atas ndiri ampek yang pualing buawah :

  1. Yang lagi unjuk gigi tu namanya ira dulur, narcis banget ya, kayak yang baru pertama kali punya gigi aja hahahaha, jangkepnya Antonia Irawati, dia nak malang selatan, dia tu ngefan banget sama Sule dan denger-denger dia pernah sampai nangis pas nonton Ovj pas Sule dihinah-hinah gitu sama Andre hahahaha lebay. kelebihan dia tuh kalo lagi debat gitu wuuuuuuuih dia pertahanin banget pendapatnya mati-matian, semangat cuy hehehehe. tapi dia buaiiiiiiiiiik sekali temen hehehe, walaupun terkadang kebaikannya terbalas dengan air tuba,saking baiknya hahaha yang sabar yo mbak xixiixixxx.
  2. Nah yang paling imut tuh namanaya N spasi H (kata Anggoro) alias Nur Khasanah hahaha, cewe Mojokerto punya. Penampilannya yang lucu membuat dia sering dhgodain bonek bonek, bonek kog ada di Bhumi Arema gitu sama temen-temen kelas hahahaha pissssss, lucu ya
  3. lah yang satu ini temenku yang paling susah banget ketawa teman namanya Angga Ambar Sari (Pasuruan), entah kenapa, pernah punya masa lalu yang suram kali hahahaha ( Just Kidding hehehehe), jangan sangka dulu dia sombong kalo pas dicanda-candain dia cuman senyum bentar trus selesai dech hahahaha. karena tersenyum bagi dia ibarat mendaki bukit yang terjal bergunung-gunung melewati lembah wuuuuuiiiiiiiiih berat kan ? hahahaha tapi hatinya baik kog temen hehehe
  4. Sebelahnya Ambar Tuh Namanya Agista asli Pasuruan juga, kalo ini beda sama Ambar temen seperti pinang dibelah dua hohohohoho oh salah ya ?, kalo Agis nih anaknya suka bercanda teman, kalo dicandain pasti bales ibarat siapa yang berani berpantun, dia akan balas dengan puisi dan siapa berpuisi maka dia akan bales dengan nyanyian hahahaha gag nyambung ya jangan kaget dulu mang candanya gag pernah nyambung hahahaha.
  5. Kalo mau tau di sebelahnya Agista tuh, baca profil yang punya blog ini aja ya!!!, yang pasti dia baik hati dan tidak sombong hahahaha (lebay.com)
  6. Yang satu-satunya make seragam kebanggaan kelas A ini namanya adalah Darmiyati teman, saking bangganya jadi anak kelas A sampai dia sendirian yang makai seragam kelas hahahaha, cewe cantik kelahiran 13 januari 91 ini asli kalimantan dan mulai terkenal pada tahun 2009 (terkenal di kelas A maksudya hahaha), dia paling hobby koleksi pilm-pilm horor wuiiiiih atut, kalo nonton pilm lucu ma dia makin gokil aja temen hahahaha
  7. kita geser ke sebelahnya Darmi, Figur yang satu ini punya segudang julukan antara lain "anake pak gatot", "telo" dan yang baru-baru ini yaitu Asep Irama hahahaha, dia anaknya lucu kalo lagi serius tapi kalo sedang cerita lucu gag lucu hahaha aneh bin ajaib, dia banyak temannya karena sikapnya lucu tingkahnya aneh persis orang yang kurang ingatan dan tak sadar dia selengean tapi cinta damai Wiro Sableng disukai banyak orang Wiro Sableng dasar sableng kog jadi ngantur sama lagunya Wiro Sableng ya hahaha , nama aslinya adalah Hamzah Kiantawakal.
  8. Kita geser ke bawahnya lagi, gadis berjilbab coklat yang senyumya irit banget tuh namanya lindah asli malang coret hehehe, nah tuh dia yang punya foto ini temen sssssssttttttttt..... hahahaha, anaknya pendiem ramah lingkungan dan irit BBM hahahaha nglantur lagi, maksudya Ramah dan pendiem hehehehe.
  9. Lah kalo sebelahnya lindah yang mirip dengan cewe lagi sakit gigi tuh namanya Dwi Endah yang artinya menurut Tatang sutarma yaitu Dwi = dua, Endah = terindah, jadi artinya anak kedua yang paling cantik yak yak yak yak  meledak ntar kepalanya hahahaha ( just kidding ) cewe yang hobbynya mrengut ini berasal dari kota Osing Banyuwangi, jauh kan ? ya ealah, ingin menjadi kebanggan keluarga menyebabkan dia tersesat di malang hahahaha tapi masih bisa pulang kalo pas liburan hohoho.
  10. Sebelahnya Endah adalah sosok cowo kalem, pendiam dan baik hati namanya Anggoro Tri. cowo manis kelahiran Blitar ini mempunyai pekerjaan sampingan yaitu Jual Pulsa, walaupun sering kehabisan stok pulsa karena pelangganya dari kalangan mahasiswa mulai berjubel hahahaha. wajahnya yang manis  dan lucu membuat para cewe gemes pengen gampar hahahaha pisss.bagi siapa aja yang butuh pulsa mendadak silahkan call dia.
  11. lah kalo yang ini adalah Cowo Asli kota PLTU yaitu Paiton, namanya Nimas Hermawan atau yang lebih dikenal dengan nama Samin. sifatnya yang sederhana dan suka sekali bercanda membuat dia disukai banyak teman-temannya jadi jangan heran kalo pas jam kosong kuliah, temen-temen banyak yang ngumpul di kosnya hehehehe. banyak sebagian dari temen-temen yang lagi galau memilih curhat sama dia karena sosoknya yang dewasa. dia bercita-cita ingin menjadi guru yang tidak milih kasih terhadap siswanya ( amin hehehehe )

    Nah itulah teman-temanku, Mana temanmu ???
























Friday, March 9, 2012

Tips & Trik Jitu melupakan orang yang kita cinta

Melupakan orang yang kita cintai kayanya ga mungkin yah...Apalagi kalo kita jatuh cinta ma seseorang yang ga akan bisa kita milikin dan kita yakin kalo hubungan kita ga akan berhasil di masa depan. Mungkin inilah tugas tersulit dalam hidup kita, apalagi jika kita yakin bahwa dialah soulmate kita. Gw ga bilang bahwa ini akan mudah / sakit hati bakal ilang dengan cepat, tapi semoga dengan baca tulisan ini akan membuat sedikit perubahan hingga akhirnya bisa lupain mantan...

Mencari cara untuk ngelupain orang yang lo cintai, mungkin akan jadi salah satu tugas tersulit yang harus kita lakuin dalam hidup. Sakitnya karena kehilangan bisa begitu besar hingga kelihatannya mustahil. Apalagi Jika kita sudah bersama dengan seseorang untuk waktu yang lama, ketika dia hilang, seolah2 sebagian hati kita hilang bersama dia. Tapi ketika kita udah bisa nemuin cara melupakan dia, rasa sakit di hati itu akan berkurang dan kita bisa menjadi diri sendiri lagi...


Kalo ada temen yang coba nasehatin kita dengan kata2 "Time heals all wounds", mungkin rasanya kita mau nabok mereka. Tapi sesungguhnya kata2 mereka tuh bener. Tapi ada cara2 yg bisa bikin kita lebih cepat lakuinnya...

Tips n trik :
1. Buang semua foto dia. Lo ga perlu pemandangan hari2 bahagia lo sama dia, ada disetiap sudut pandangan lo. Simpen semua barang2 ttg dia dan enyahkan dari pandangan lo. (Ini termasuk ngeremove dr FB/FS ato semuanya yg berhubungan dgn dia yah...Minimal ampe hati lo siap buat move on... )

2. Jauhin tempat2 lo biasa pergi ma dia. Hindari pergi2 ke situ lagi.

3. Kumpul ma temen2 n keluarga, n habisin waktu kita ma mereka. Semoga mereka bisa membuat pikiran kt teralihkan dari dia.

4. Tanya ma diri lo sendiri, ."KIRA2 APA YANG ADA DI HATINYA ?" keberhasilan suatu hubungan membutuhkan usaha 2 PIHAK. Kalo rasa cinta dia ga sebesar rasa cinta lo, mending simpen aja dh rasa cinta lo buat seseorang yg memiliki perasaan yg sama kepada lo nanti. Kemudian Tanya lagi ma diri lo sendiri "APA DIA LAYAK DIPERJUANGIN ?" sedangkan perlakuan dia ke elo bener2 ga layak. Kalo lo bener2 cinta dia n rela berkorban utk itu, "APA DIA LAKUIN HAL YG SAMA KE ELO?" pertanyaan2 ky gini akan membuat kita buka mata kita tentang kualitas cinta dia kepada kita. So START ASKING YOURSELF.

5. Cintai diri lo sendiri. Lo adalah seseorang yg istimewa dan lo HARUS bahagia. Jika dia ga berpikiran gt n malah bikin lo sedih, berarti dia Ga penting buat lo.

6. Lakukan kegiatan2 buat diri lo sendiri. Beresin kerjaan, pelajaran, hang out ma temen n keluarga. Jangan beri kesempatan utk dia berbaik2 ma lo, krn itu akan bikin ilusi di pikiran kt sendiri.

7. Yakinkan ma diri lo, sebesar apapun lo cinta ma dia, tapi dia GA cinta lo. "SHE/HE IS JUST NOT THAT INTO YOU". Ketika lo STOP mengejar2 org yg ga cinta ma lo, maka lo akan membuka pintu bagi org lain yang tulus mencintai lo.

8. Inget istilah : KALO JODOH GA KEMANA. So kalo lo ma dia berjodoh, pada akhirnya kalian mang akan bersama, krn itulah takdir dari Tuhan YME. Jadi ga usah ngoyo2 sedih2 kehilangan dia, Ikhlas itulah kuncinya. Yakin bahwa ada kekuatan yg lebih besar yg telah mengatur hidup lo.


9. HADAPI kenyataan. Berhentilah berharap n bermimpi. Yang memberikan cinta adalah Tuhan, so berdoalah kepada Dia utk mengambil cinta itu kembali. JANGAN nipu diri lo sendiri dgn mengatakan "Suatu saat dia akan berubah". Yang namanya cinta sejati, akan menerima lo apa adanya, biar seburuk apapun dia dan bahkan saat dia ga cinta ma lo.

10. Jangan kontak2 dia krn itu akan bikin lo kecanduan. Mungkin lo pikir, 1/2 sms gpp, tapi pas lo baca balesan dari dia, sakit hati akan muncul lagi dan akan memperburuk keadaan lo.

11. Akan ada saat2 dimana lo akan ngerasa sangat lemah n bener2 butuhin dia. Terus lo akan coba hubungin dia lagi, padahal akhirnya dia akan cuma bikin lo sakit lagi. Kalo lo lagi ngalamin ini, mending lo tulis semua perasaan sedih dan pikiran lo (bisa curhat lewat kaskus jg kan, dgn ID kloning ?). Walopun perasaan lo jadi campur aduk, tapi minimal bikin lo jadi ga mau hubungin dia lagi. Lo harus kuat lewatin masa2 ky gini, inget kalo hari esok akan lebih baik buat lo. (ctt : Kalo bs sih abis itu lo bakar semua catatan curhatan lo / delete ID lo )

12. Kalo lo berpikir "Ga ada harapan buat hubungan ini", buat apa lo nyiksa diri sendiri ? MOVE ON. Temuin banyak orang, lanjutin hidup. Lo mesti "Siap" saat "The right one" dateng. Mungkin lo berpikir bahwa ga ada yang lebih baik dari dia, tp itu pikiran yg SALAH. Diri kita aja yg ga siap utk bertemu org yg lebih baik krn kita masih sibuk mikirin mantan. Jadi berhenti utk berada di sekitar mantan kita, jika mungkin. Kalo ga bisa, coba lo bayangin saat kita akan nemuin "Mr/Ms Right" nanti, seseorang yg PASTINYA akan mencintai lo seperti lo mencintai dia. Lo layak dapetin seseorang ky gitu.

13. Tetep sibuk. Kita bs liburan, baca buku, nonton film, jalan ma temen/keluarga, belajar, kuliah/les, ato kegiatan lainnya. STOP menyalahkan diri sendiri dgn pertanyaan "Kenapa gw ga cantik bgt ? knp gw ga pinter ? Kenapa gw ga sexy? ato hal lainnya ttg sebab hubungan lo gagal. Kalo lo memang pernah membuat kesalahan, maka belajarlah dari kesalahan itu n jangan ulangin lagi. LIFE MUST GO ON. Kita akan ketemu Mr/Ms Right nanti, n jangan biarin dia ketemu lo dalam keadaan menyedihkan krn putus cinta. Lo mau seseorang yg mencintai lo n yg membutuhkan lo, persis seperti lo mencintai dia.

14. Ga usah memaksakan diri utk melupakan / get over seseorang yg kita cintai. Lepasin kesedihan lo n terima semua. Ijinin diri lo utk ngerasa sedih, nangis, curhat, dengerin lagu mellow, dll. Lama2 pasti lo cape sendiri ma kesedihan lo n siap utk move on. Lakuin semuanya TANPA ada kontak dgn dia karena ORg yg TETAP berhubungan ma lo, pdhl dia ga cinta ma lo sama sekali n dia tahu perasaan lo ky apa ke dia, adalah org yg EGOIS. Lo ga bisa memaksa hati lo utk lupain rasa cinta lo, dan kalo lo lakuin cuma akan memperburuk keadaan dan akhirnya malah nipu diri sendiri. Lo manusia yg punya rasa cinta buat dia, TAPI LO HARUS LEBIH MENCINTAI DIRI SENDIRI. Lo mau kan suatu saat ketemu org yg bisa bikin lo bahagia seutuhnya ? Jadi jangan menyerah utk meraih kesempatan itu. Go Out n terus jadi diri lo sendiri. Tetep jadi diri lo yg ceria n menyenangkan. Suatu hari akan ada yg ngeliat diri lo, n akan mencintai lo seutuhnya.

15. Terima diri lo apa adanya, n cintailah diri lo. Maafin diri lo atas semua keputusan yg lo udah ambil, walaupun berakhir menyakitkan. Tunjukkan semua yg terbaik dari diri lo. Jangan buang2 waktu ma org yg bahkan ga bisa nerima diri lo apa adanya. Hidup cuma sekali, terus kenapa lo sia2in ma org yg bahkan ga bisa melihat indahnya cinta lo. Be Happy, cintai diri lo, maafin diri lo. Mungkin ini ga akan mudah, tp pada akhirnya lo akan nemuin org yg bener2 tepat buat lo.

16. Ambil cuti sehari, isi dengan menangis n berdoa ma Tuhan. Luapkan semua kesedihan lo ma Dia. Kekuatan n keberanian akan timbul dari sakitnya hati. Hidup adalah kesempatan. Berdoalah, bukan hanya demi diri lo sendiri, tp juga untuk dia. Jangan pernah pengalaman pahit mengubah lo jadi org lain. Ketika saatnya datang, lo akan siap utk kembali mencintai seseorang. Ga usah ngoyo mencari cinta, krn cinta yg akan nemuin lo. Lo ga akan pernah tahu rencana Tuhan ttg jodoh. Jangan pernah sangsi akan Rahmat n kasihNya. Semoga lo akan kembali mendapatkan kekuatan setelahnya.

17. Intinya, FOKUS MA DIRI LO. Lo ga akan pernah bisa berhenti mencintai dia tapi mulailah Belajar Hidup tanpa dia. Kalo lo bener2 tulus cinta dia, lo pasti mau dia Bahagia walaupun bukan bersama lo. Bebasin diri lo dari pikiran2 khawatir. Hidup itu mudah, banyak memberi dan jgn mengharap banyak.

18. AMBIL HIKMAHNYA (Ini murni dr ane sendiri). Saat kita mendapat pengalaman buruk dlm suatu hubungan, yakinlah bahwa ini akan menjadi bekal buat hidup kita ke depannya dalam menyikapi perasaan cinta. Lo ke depannya akan lebih ikhlas n legowo dalam menjalani hubungan. Selain itu, lo akan lebih menghargai seseorang yg benar2 tulus mencintai lo apa adanya nanti, saat lo ketemu dengan mr/ms right.


Sumber : http://www.facebook.com/note.php?note_id=315257779666

Wednesday, March 7, 2012

Siakad Universitas Kanjuruhan Malang ( Unikama )


1. Siakad Universitas Kanjuruhan Malang (Unikama)


2. Siakad Universitas Merdeka Malang (Unmer)


3. Siakad Universitas Negeri Malang (UM)

4. Siakad Universitas Muhammadiyah Malang (UMM)

5. Siakad Polinema Malang

6. Siakad ITN Malang


Saturday, February 25, 2012

Penambangan Pasir di Sekitar pantai Watu Pecak



Kalau anda datang ke desa Selok Awar-awar yang pertama kali anda jumpai adalah truk Pasir ya truk pasir, sekarang Selok bukan lagi desa penghasil komak terbesar seperti pada saat jaman saya SMP dulu. Mungkin kedepan selok akan dijuluki desa truk pasir karena banyaknya truk pasir yang setiap hari wira-wiri di jalan raya selok. Menurut sumber yang saya baca, Lumajang mempunyai stok pasir terbanyak di Indonesia.
Mungkin ada sebagian warga Selok Awar-awar bangga dengan adanya truk-truk tersebut karena membuat desa Selok ramai seperti Kota  dan sebagian ada yang resah karena akibat yang ditimbulkannya. Saya adalah termasuk warga yang merasa prihatin, tanya kenapa?, Semakin lama pasir di keruk maka akan semakin dalam dan anda bisa memprekdisikan sendiri akibatnya bagaimana bagi penduduk sekitar pantai dan warga selok awar-awar tentunya.
Selain itu banyak lagi efek yang ditimbulkan dari penambangan itu. Kalau seandainya dalam sehari pasir termuat 25 truk, jadi berapa truk dalam satu tahun ?, apakah anak saya nanti masih bisa menikmati keindahan pantai reperti pada saat ini?, entahlah....
Dari pantauan saya ke TKP (Tempat Kejadian Penambangan) kemarin, ada beberapa warga selok yang bekerja di situ dan saya berpendapat akan semakin sulit pemerintah menutup penambangan pasir ini karena pekerjaan warga yang yang bekerja di situ  awalnya pedagang pepaya kecil-kecilan (obrokan), bangunan, petani dll, mereka rela pindah kerja ke penambangan pasir karena mereka nyaman di situ, nah semakin lama akan banyak lagi warga selok yang memilih pekerjaan ini dan kalau seandainya pemerintah mau menutup tempat penambangan bukannya tidak mungkin para pekerja akan brontak dengan alasan mereka tidak punya pekerjaan lain walaupun mereka sadar apa yang mereka lakukan dampaknya merusak alam. Inilah yang terjadi jika pemerintah lamban menangani, ibarat kata kalau ada kabar orang mau mengebom desa pemerintah tidak berusaha mencari cara menjinakkan bom tetapi mereka akan tangani setelah bom meledak/setelah ada korban dari ledakkan (mirip sekali dengan film india lampau, setelah kejadian baru polisi datang ke TKP hehehehehe tragis)
Jalan menuju pantai Watu Pecakpun  mulai rusak parah karena Truk Pasir yang muatannya berlebihan. memang tentu desa mendapatkan pemasukkan kas desa dari kegiatan penambangan ini tetapi apakah tidak sama saja kalau desa mengeluarkan dana untuk memperbaiki jalan raya Selok Awar-awar yang sudah rusak parah. Walaupun katanya pihak penambang mau bertanggung jawab kalau jalan rusak tetapi truk-truk pengangkut pasir sangat meresahkan warga, karena banyak debu bertebaran di jalan raya yang diakibatkan dari truk pengangkut yang berjalan, selain itu debu pasir yang bertebaran di belakang truk membuat orang yang naik sepeda / motor di belakangnya kelilipan.
Janji pihak penambang untuk memperbaiki jalan yang rusak sampai saat ini hanya isapan jempol belaka, kasian para petani yang setiap hari mengangkut rumput dengan sepeda ontel dari sawah/tegal mereka harus melalui jalan raya yang rusak di sela truk-truk yang berlalu lalang, mereka diam bukan berarti mereka tidak resah tetapi mereka diam karena mereka merasa tidak punya wewenang untuk protes dan kepada siapa mereka harus menyampaikan uneg-uneg mereka terkecuali anda mau turun ke lapangan. Apa yang telah diusahakan pemerintah desa melihat keterpurukan ini?, membiarkannya?, mengambil keuntungan pribadi ?, entalah hanya mereka yang tahu.
Kalau mereka berfikir ini demi kesejahteraan warga menurut saya tentu salah, mensejahterakan warga tidak hanya dengan cara merusak alam dan mengganggu warga lain.
Watu pecak berpotensi sekali dalam pemasukkan desa. seandainya pemerintah desa mau mengelolah dengan baik Pantai watu Pecak tentu para wisatawan jumlahnya akan lebih besar dari yang sekarang, di area hutan pantai dibuatkan Kantin/warung berjajar yang bernuansa tradisional dan para warga diberi penyuluhan tentang sadar wisata pasti turis asingpun akan merasa senang singgah sejenak di Watu pecak tercinta dari pada dana teralokasikan untuk aspal yang rusak karena truk pasir yang berlebihan, sebab tidak ada truk pasir berlebihan maka tidak ada aspal rusak parah.
Saya berfikir desa saya sedang terjajah pengusaha penambang pasir.