Monday, December 30, 2013

Pernikahan Pak Rosul


Waktu begitu cepat berlalu. Ini seperti kelurga kedua ku.. Dulu aku dan sahabat-sahabatku menamai kumpulan kami Geng Gandoler, diambil dari kata Gandol atau numpang truk… kala itu aku dengan para sahabatku ini berada di kota Jember-Jawa timur. Genk Gandoler ini terdiri dari Pak Riki Romadhoni, Pak Rosul Sahadat, Mas Nur Hadi, Mas Ivan, Pak Roni Yahya, dan Aku sendiri. Kami berada di Jember dalam rangka mengikuti kuliah bea siswa jurusan TKJ di Politeknik Negeri Jember. Walaupun kuliah kami layu sebelum berkembang (kata Pak Slamet) hehehe, tetapi ada salah satu dari kami yang berhasil mendapatkan sertifikat berhasil yaitu Pak Riki Romadhoni.

Kami bisa berada di Jember sebenarnya tidak lepas dari perjuangan Pak Slamet Setiyono, salah satu Guru komputerku ketika aku menempuh Pendidikan di SMK NEGERI 2 PROBOLINGGO. Beliau banyak memotivasi aku dengan teman-temanku. Bersama Pak Slamet dan Sahabat-sahabatku, aku seperti mempunyai keluarga kedua apalagi kami disatukan dalam satu ikatan Organisasi Silat.
Senang Sekali aku pernah merasakan di Satukan dengan para sahabatku ini, dengan karakter dan sifat kami yang berbeda-beda, kami bisa saling mengerti dan memahami satu dengan yang lainnya. Tidak jarang pula dengan keakraban kami ini, sering tercipta suasana kelucuan  yang kebanyakan masih aku ingat hingga sekarang. Ya itulah aku, mudah mengingat sesuatu yang lucu, sampai bahkan Pak Rosul pernah bilang “sing lucu-lucu di delete sek ben memoryne cukup gawe nyimpen hafalan jurus” (yang lucu-lucu dihapus dulu buat nimpen hafalan jurus), karena dulu aku seperti merasa kesulitan utuk menghafal Jurus di latihan Silat tapi untuk sesuatu hal yang lucu aku mudah mengingat dan menceritakan kembali ke teman-teman yang belum tahu kejadian lucunya di TKP hhehe…

Di Jember kami tinggal satu atap di rumah Pak Riki, pokoknya aku rasa indah dan menyenangkan hari-hari yang aku lalui bersama para sahabat. Setiap pagi perjalanan ke Poltek, kami tempuh dengan berjalan kaki yang jaraknya lumayan jauh dari bascamp kami.  Jarak yang jauh tidak berarti buat kami. Dengan kekompakan kami, semangat kami, semuanya kami lalui dengan perasaan gembira.
Ketika kami mengadakan acara berkumpul kemarin pada hari Rabu, 25 Desember 2013, bertempat di Sanggar Silat Probolinggo, aku merasa waktu begitu cepat berlalu. Rasa kebersamaan dan keharmonisan tercipta di situ.

Dulu ketika di Poltek Pak Rosul pernah bilang bahwa diantara kami yang menikah duluan pasti yang pendiam, kalau Pak Riki tidak masuk dalam prediksi soalnya sudah mempunyai nyoya hehehe, nah kebetulan pas ketika itu yang pendiam diantara kami adalah Mas Nurhadi hahaha

Foto Kenang-kenangan Pernikahan Pak Rosul SHD
Seiring berjalannya waktu setelah tinggal bersama di Jember, kami mempunyai kesibukan masing-masing dan aku sendiri kuliah di Malang. Satu diantara kamipun menikah yaitu Mas Ivan, kemudian menyusul Pak Rosul dan semoga untuk berikutnya adalah Mas Nur Hadi yang sudah tukar Cincin dengan nyonyanya. Dalam pernikahan Pak Rosul aku ditunjuk sebagai “Kembang Janten” atau Pedamping pengatin Pria..  seperti Pangeran Keraton dengan Blangkon di Kepala kemudian balutan pakaian Jawa , tidak lupa disisipkan Keris di pinggang, capek dan ribet pokoknya hehehe… setelah itu aku nyanyi beberapa lagu berduet dengan Pak riki hahahay.  Entah siapa nantinya diantara kami (saudara Silat) yang menyusul ke Jenjang Pernikahan, pada tahun-tahun berikutnya hehehe

Dan tidak terasa nanti malam sudah memasuki malam pergantian tahun, di tengah keriuhan menyambut tahun yang baru dan melepaskan tahun yang sudah berlalu, ada juga kelompok yang merayakan dengan melakukan perenungan pribadi dalam keheningan, sholat Tahajud di tengah malam, Pergi ke Gereja mengikuti misa tahun baru, ke Pure, Klenteng, dan lain sebagainya. Namun tujuannya tetaplah sama yaitu memohon berkahNya dan harapan yang terbaik di tahun yang akan datang. Ya, begitulah nanti yang akan terjadi menjelang pergantian Tahun. Adalah hak setiap orang untuk berbahagia di tahun yang baru. Adalah hak setiap orang untuk menyambutnya  dengan cara masing-masing. Mudah-mudahan tidak berlebihan dan sewajarnya…

Selamat Tahun Baru 2014 untuk semua…., Selamat Berbahagia…

Wednesday, December 25, 2013

Bakso Pak Sabar Yosowilangun-Lumajang


Mumpung lagi musimnya hujan, mungkin enaknya bahas kuliner nich..

Kalau ngomongin masalah kuliner yang teman-teman dari Lumajang pasti tahu dengan Bakso "SABAR".... Dan buat rekomendasi untuk teman-teman yang dari luar Kab. Lumajang. Apabila main-main ke Lumajang tidak ada salahnya mampir di sini... Dijamin Puas !!!. Bakso Sabar berlokasi di kecamatan Yosowilangun, tepatnya Jl. Mayjen Sukartidjo No. 4 Yosowilangun-Lumajang.

Pertama kali mengetahui Bakso Sabar ini, ketika aku masih berpacaran sama mantanku yang rumahnya dekat situ... Mendapat informasi dari seorang teman, katanya enak banget baksonya.. Aku ingin mencoba mencicipinya, ternyata memang enak, Gurih, dan Lezat  Lokasinya mudah dijangkau dan ditemukan. Harga baksonyapun termasuk relatif Murah, yang ukuran jumbo besar harganya Rp. 10.000,-

Bakso Super
Tapi aku pernah juga ketemu di area Kota Lumajang, Bakso yang namanya juga Bakso Sabar, tapi setelah aku coba rasanya beda jauh dengan Bakso Sabar yang di Yosowilangun, kecewa banget hahaha.... Aku kira itu adalah cabangnya Bakso Sabar yang di Yosowilangun, ternyata Kloningan/KW. Hati-hati kalau mau beli Bakso Sabar asli hanya ada di Kecamatan Yosowilangun, di situ ada dua depotnya dan dua-duanya asli...

Selamat Mencoba !!!

Pilkades di Desa Selok Awar-awar



Hampir keseluruhan desa di Kabupaten Lumajang melaksanakan Pilkades (Pemilihan Kepala Desa) termasuk di Desaku tercinta Selok Awar-awar. Pilkades tidak dilaksanakan secara serentak melainkan 1 hari ada beberapa desa yang mengadakan Pesta Demokrasi ini. Tidak seperti Pemilihan Kepala Desa sebelumnya yang dilakukan setiap desa bergantian, hal ini dimaksudkan untuk meminimalisir Perjudian hehehe
                   
Suasana Jalan depan Balai desa
Di Desaku Pilkades diadakan pada hari kamis, 19 Desember 2013. Seharian warga Selok Awar-awar mengikuti pemilihan Kepala Desa, sebuah pesta Demokrasi 6 tahunan yang digelar Desaku. Masyarakat Desa seperti merasakan semangat, tegang dan suasana pesta rakyat yang meriah. Masyarakat berbondong datang ke Balai Desa untuk memberikan hak suaranya.

Tua-Muda, Kakek-nenek, Ibu-anak menyatu di Balai Desa. Suasana ramai diselimuti Mendung dan Para penjaja makanan dan mainan. Baner foto Para calon Kepala Desa terpampang jelas dan besar di halaman Balai Desa dan juga Tim sukses dari para calon kades hadir di situ. Para pendukung dari para calon memberikan semangat dan juga doa bagi para Calon Kepala Desa. Oh ya Calon Kepala Desa ada 3 Calon, Nama-namanya yaitu :

Pergaulan Bebas Para Remaja

Manusia adalah Mahkluk sosial, sehingga akan selalu hidup berbaur dengan lingkungannya. Baik itu di Lingkungan Keluarga, teman sebaya serta kondisi alam sekitarnya. Jadi dalam mengaktualisasikan diri di lingkungannya, setiap orang ingin keberadaannya di Lingkungan tersebut diterima dan dihargai. Manusia dalam mewujudkan harapan dan cita-citanya ditempuh melalui bekerja dalam lingkungan yang berbeda. Masa depan yang cerah, kehidupan yang bahagia dan keluarga yang harmonis pasti dambaan setiap manusia.

Salah satu bentuk kenakalan remaja

Monday, December 16, 2013

Tips & Trik Menawar Harga Barang Di Pasar Comboran (Rombengan) Malang




Tips & Trik Untuk Mendapatkan Harga Miring Dalam Membeli Barang di Pasar Comboran atau Rombeng di Kota Malang :

Anda sedang berburu barang bekas ???, maka anda coba saja ke sini, yaitu Pasar Comboran Malang. Pasar Comboran adalah pusatnya barang bekas di Kota Malang, yang menjadi jujukan kebanyakan orang yang ingin mecari barang-barang bekas dengan harga miring. Pasar Comboran terletak di Jl. Prof. M. Yamin. Beberapa Tips & trik penting perlu anda ketahui sebelum melakukan transaksi di Pasar Comboran, Yaitu :

Friday, December 13, 2013

Tour Kawah Ijen

Kawah ijen letaknya diperbatasan Banyuwangi-Bondowoso. Pintu gerbang utama ke Cagar Alam Taman Wisata Kawah ijen terletak di Paltuding, yang juga merupakan Pos PHPA (Perlindungan Hutan dan Pelestarian Alam). Rute yang bisa ditempuh kalau dari Lumajang adalah Lumajang-Probolinggo-Situbondo-Bondowoso-Wonosari-Tapen-Sempol-Paltuding. Di sini pengunjung dapat menikmati antara lain Pondok Wisata dan warung yang menjual keperluan pendakian untuk keperluan pendakian di Puncak Kawah Ijen.

Jalan Menuju Ke Kawah Ijen
Setelah beristirahat di Pos Bunder (Pos yang unik karena berbentuk seperti lingkaran), jalur berikutnya relative agak landai. Selain itu wistawan/pendaki di suguhi pemandangan deretan pegunungan yang sangat indah dan untuk turun menuju ke kawah harus melintasi medan berbatu-batu sejauh 20 meter dengan kondisi yang terjal.

Lokasi Pos bunder
Kawah Ijen sendiri adalah sebuah danau kawah yang bersifat asam berada di puncak Gunung Ijen dengan ketinggian 2368 meter di atas permukaan laut dengan kedalaman danau 200 meter dan luas kawah mencapai 5466 Hektar.

Kawah Ijen sudah tersohor seantero jagad, bahkan ada film dokumenter berjudul SAMSARA memasukkan Kawah Ijen sebagai salah satu tempat di Bumi yang luar biasa berpengaruh pada kehidupan. Tempat ini bukan hanya sekedar tempat wisata tapi sekaligus tempat masyarakat sekitar menggantungkan hidupnya sebagai penambang belerang. Para masyarakat di sini sudah lintas generasi menggantungkan hidupnya sebagai penambang belerang. Menurut salah satu Penambang yang aku tanyai, belerang tersebut dijual perkilonya dihargai Rp. 1.700,- . dalam satu hari mereka sampai 3 kali naik turun gunung untuk menambang belerang tersebut. Disamping jarak yang jauh, medan yang naik dan terjal tidak membuat semangat mereka padam.


Hampir Menuju Kawah

Kawah Ijen

Terkadang ada larangan tambang apabila aktivitas Vulkanik meningkat, akan tetapi larangan itu tidak menyurutkan niat penambang untuk beraktivitas seperti biasa. Mereka menantang bahaya dan mempertaruhkan hidup untuk kehidupan. Aku yakin mereka lebih tahu tentang Gunung Ijen dari kita semua. Mereka pastinya mengerti gejala apa saja yang bisa mengancam hidup. Dan harusnya pengunjung belajar dari mereka.


Lokasi Penambangan Belerang
Salah Seorang Penambang Belerang
Ditemani bapak-bapak penambang belerang yang ramah, kamipun menuruni Kawah ijen di pagi buta. Kuat sekali bapak-bapak ini memikul 80 kg belerang, kok yang punya Kuku Bima Energi tidak kesitu ya.. untuk nawari mereka jadi bintang iklannya seperti Mbah Marijan hehehe… tetapi walaupun begitu mereka tetap setia mengingatkan kami agar hati-hati dan waspadah . dari sini bisa kami ambil pembelajaran bahwa masih banyak orang di luaran sana yang berjuang keras untuk hidup.


Akhirnya kami melihat-lihat pemandangan Kawah sambil berfoto di dekat Kawah. Di sini aku merasakan kedamaian yang luar biasa tak terkira, pesona lingkungan alam ini mampu memberikan sebuah rasa damai yang tidak hanya mampu memberikan rasa relaksasi terhadap pikiranku yang penat akan kehidupan sehari-hari, namun juga mampu menyegarkan kembali pikiran dan otakku sehingga mampu merasakan 
Bersama Wisatawan Lokal dan Asing
 
Wisatawan Dari Beberapa Negara


betapa indahnya dunia ini. Udara yang segar dan sejuk menuyuguhkan suasana yang sulit kita dapatkan seperti di tempat-tempat lain. Tuhan memang Sang Maha Kuasa yang mampu menciptakan sebuah karya yang luar biasa indahnya. Karya-karya Tuhan tersebut tampak nyata dalam setiap keindahan yang ditawarkan oleh Alam ini.


Tuesday, December 10, 2013

Sudah Benarkah Anda Mencintainya ?


Jangan Pilih dia jika yang kau rasakan bukan cinta, ya … mungkin mungkin itulah sebuah pernyataan yang bisa aku nyatakan hari ini. Kasih Tak Sampai lagu yang dinyanyikan padi, aku dengarkan pagi ini kok sepertinya aku merasa yang jadi tokoh utama dalam klip lagu tersebut hahhaaha. Lagu itu memang lagu lama, aku kenal lagu ini juga sudah lama tapi aku tersentuh oleh liriknya baru merasakan sekarang, ternyata Mas Piyu pencipta lagu Ini sangat apik juga dalam membuat lirik sebuah lagu, tidak seperti band-band pendatang baru saat ini, kebanyakan gaya hahaha.

Lagu ini aku temukan tadi ketika aku buka-buka folder album band lama di leptopku. “Dari sini aku ingin menulis sesuatu yang Indah untuk seseorang di sana yang pernah Tuhan persembahkan menjadi Anugerah Terindah untuk aku, walaupun kasih kita tak sampai, semoga kamu tetap menjadi bintang di langit yang bisa menyinari dunia. Mungkin inilah jalan yang terbaik dan kita mesti relakan kenyataan ini.” Kata-kata itu aku ambilkan dari lirik lagunya padi dan aku mencoba merangkai menurut versiku hahahaha

Sudah benarkah anda mencintainya ???, logika atau perasaan dan hati ???. aku akan coba menguraikan yang tersembunyi dari cinta, kemudian anda bisa bertanya pada diri anda…, Logika adalah permainan dari pikiran yang hadir dari otak di kepala. Setiap langkah, setiap perjalanan sangat penting sekali menggunakan otak dan pikiran, langkah yang salah karena adanya pikiran yang salah, jalan yang keliru karena adanya pikiran yang keliru. Namun seandainya kita dapat mengetahui, bahwa peran hati dan perasaan lebih penting daripada peran otak itu sendiri. Semua berawal dari hati, hati jernih maka pikiranpun akan ikut bersih. Begitupun dengan cinta, apa jadinya jika cinta hanya pakai logika ??


Cinta tidak usah pakai logika itu sah-sah saja, jika pakai logika membuat cinta semakin parah dan buruk. Cinta yang menggunakan logika biasanya sangat mudah terjangkiti virus prasangka dan curiga. Sedikit-sedikit curiga atau prasangka, dan sedikit-sedikit mencari-cari kesalahan yang ada pada kekasihnya.

Cinta yang telah dibangun dengan kepercayaan dan kesungguhan, kadang-kadang masih saja diganggu dengan permainan logika yang tidak masuk akal. Entah akan timbul keegoisan, menang sendiri atau yang lainnya. Ini suatu tanda bahwa cinta yang memakai logika akan rawan sekali terkena dampak dari hal-hal seperti itu. Selain itu jika cinta menggunakan logika saja tanpa disertai dengan perasaan itu sendiri, akan menyebabkan cinta itu bikin capek, kesal dan bosan. Tidak dipungkiri juga jika akan datang suatu perpisahan yang mendadak.

Cinta itu letaknya di hati bukan di pikiran, jika cinta hadir dari otak atau pikiran, bawaannya selalu saja mencari yang mewah, mencari yang wah .., mencari yang sempurna. Dan perlu diketahui, kita hidup berpasang-pasangan adalah untuk saling menyempurnakan, bukan untuk mencari yang sempurna
Oleh sebab itu, jika ingin cintanya selalu awet muda dan tidak pernah tua, apalagi sampai cepat mati ditengah perjalanan, hendaklah selalu mengedepankan rasa, mengedepankan keyakinan, dan mengedepankan hati daripada mengedepankan pikiran.

Cinta yang datang dari logika, akan terasa jenuh dan akan cepat habis keistimewaan dalam cinta itu sendiri. Apalagi pertengkaran akan terus berlanjut hingga berakhir dengan perpisahan, ditambah lagi adanya saling tidak mengerti antara satu dengan yang lainnya. Terjadilah perselisihan yang berkepanjangan dan tidak menemukan solusi yang baik bagi keduaanya.

Apabila cinta itu menggunakan hati, dijamin perjalanan cintanya akan adem ayem, sepoi-sepoi, dan seindah bunga-bunga warna-warni di taman. Tidak hanya itu, kesetiaan akan tetap terjaga, bukan hanya sampai mati melainkan hidup sesudah mati.
Sekali lagi, jika cinta pakai logika saja. Maka bersiap-siaplah terjangkit virus prasangka dan tak percaya. Berlatihlah untuk memahami dengan hati, berfikir dengan hati dan merasakan dengan hati pula. Itulah cinta.