Manusia adalah Mahkluk sosial,
sehingga akan selalu hidup berbaur dengan lingkungannya. Baik itu di Lingkungan
Keluarga, teman sebaya serta kondisi alam sekitarnya. Jadi dalam
mengaktualisasikan diri di lingkungannya, setiap orang ingin keberadaannya di
Lingkungan tersebut diterima dan dihargai. Manusia dalam mewujudkan harapan dan
cita-citanya ditempuh melalui bekerja dalam lingkungan yang berbeda. Masa depan
yang cerah, kehidupan yang bahagia dan keluarga yang harmonis pasti dambaan
setiap manusia.
Tips & Trik Untuk Mendapatkan
Harga Miring Dalam Membeli Barang di Pasar Comboran atau Rombeng di
Kota Malang :
Anda sedang berburu barang bekas ???,
maka anda coba saja ke sini, yaitu Pasar Comboran Malang. Pasar
Comboran adalah pusatnya barang bekas di Kota Malang, yang menjadi
jujukan kebanyakan orang yang ingin mecari barang-barang bekas
dengan harga miring. Pasar Comboran terletak di Jl. Prof. M. Yamin.
Beberapa Tips & trik penting perlu anda ketahui sebelum melakukan
transaksi di Pasar Comboran, Yaitu :
Kawah ijen letaknya diperbatasan
Banyuwangi-Bondowoso. Pintu gerbang utama ke Cagar Alam Taman Wisata
Kawah ijen terletak di Paltuding, yang juga merupakan Pos PHPA
(Perlindungan Hutan dan Pelestarian Alam). Rute yang bisa ditempuh
kalau dari Lumajang adalah
Lumajang-Probolinggo-Situbondo-Bondowoso-Wonosari-Tapen-Sempol-Paltuding.
Di sini pengunjung dapat menikmati antara lain Pondok Wisata dan
warung yang menjual keperluan pendakian untuk keperluan pendakian di
Puncak Kawah Ijen.
Jalan Menuju Ke Kawah Ijen
Setelah beristirahat di Pos Bunder (Pos
yang unik karena berbentuk seperti lingkaran), jalur berikutnya
relative agak landai. Selain itu wistawan/pendaki di suguhi
pemandangan deretan pegunungan yang sangat indah dan untuk turun
menuju ke kawah harus melintasi medan berbatu-batu sejauh 20 meter
dengan kondisi yang terjal.
Lokasi Pos bunder
Kawah Ijen sendiri adalah sebuah danau
kawah yang bersifat asam berada di puncak Gunung Ijen dengan
ketinggian 2368 meter di atas permukaan laut dengan kedalaman danau
200 meter dan luas kawah mencapai 5466 Hektar.
Kawah Ijen sudah tersohor seantero
jagad, bahkan ada film dokumenter berjudul SAMSARA memasukkan Kawah
Ijen sebagai salah satu tempat di Bumi yang luar biasa berpengaruh
pada kehidupan. Tempat ini bukan hanya sekedar tempat wisata tapi
sekaligus tempat masyarakat sekitar menggantungkan hidupnya sebagai
penambang belerang. Para masyarakat di sini sudah lintas generasi
menggantungkan hidupnya sebagai penambang belerang. Menurut salah
satu Penambang yang aku tanyai, belerang tersebut dijual perkilonya
dihargai Rp. 1.700,- . dalam satu hari mereka sampai 3 kali naik
turun gunung untuk menambang belerang tersebut. Disamping jarak yang
jauh, medan yang naik dan terjal tidak membuat semangat mereka padam.
Hampir Menuju Kawah
Kawah Ijen
Terkadang ada larangan tambang apabila
aktivitas Vulkanik meningkat, akan tetapi larangan itu tidak
menyurutkan niat penambang untuk beraktivitas seperti biasa. Mereka
menantang bahaya dan mempertaruhkan hidup untuk kehidupan. Aku yakin
mereka lebih tahu tentang Gunung Ijen dari kita semua. Mereka
pastinya mengerti gejala apa saja yang bisa mengancam hidup. Dan
harusnya pengunjung belajar dari mereka.
Lokasi Penambangan Belerang
Salah Seorang Penambang Belerang
Ditemani bapak-bapak penambang belerang
yang ramah, kamipun menuruni Kawah ijen di pagi buta. Kuat sekali
bapak-bapak ini memikul 80 kg belerang, kok yang punya Kuku Bima
Energi tidak kesitu ya.. untuk nawari mereka jadi bintang iklannya
seperti Mbah Marijan hehehe… tetapi walaupun begitu mereka tetap
setia mengingatkan kami agar hati-hati dan waspadah . dari sini bisa
kami ambil pembelajaran bahwa masih banyak orang di luaran sana yang
berjuang keras untuk hidup.
Akhirnya kami melihat-lihat pemandangan
Kawah sambil berfoto di dekat Kawah. Di sini aku merasakan kedamaian
yang luar biasa tak terkira, pesona lingkungan alam ini mampu
memberikan sebuah rasa damai yang tidak hanya mampu memberikan rasa
relaksasi terhadap pikiranku yang penat akan kehidupan sehari-hari,
namun juga mampu menyegarkan kembali pikiran dan otakku sehingga
mampu merasakan
Bersama Wisatawan Lokal dan Asing
Wisatawan Dari Beberapa Negara
betapa indahnya dunia ini. Udara yang segar dan sejuk
menuyuguhkan suasana yang sulit kita dapatkan seperti di
tempat-tempat lain. Tuhan memang Sang Maha Kuasa yang mampu
menciptakan sebuah karya yang luar biasa indahnya. Karya-karya Tuhan
tersebut tampak nyata dalam setiap keindahan yang ditawarkan oleh
Alam ini.
Jangan Pilih dia jika yang kau rasakan
bukan cinta, ya … mungkin mungkin itulah sebuah pernyataan yang
bisa aku nyatakan hari ini. Kasih Tak Sampai lagu yang dinyanyikan
padi, aku dengarkan pagi ini kok sepertinya aku merasa yang jadi
tokoh utama dalam klip lagu tersebut hahhaaha. Lagu itu memang lagu
lama, aku kenal lagu ini juga sudah lama tapi aku tersentuh oleh
liriknya baru merasakan sekarang, ternyata Mas Piyu pencipta lagu Ini
sangat apik juga dalam membuat lirik sebuah lagu, tidak seperti
band-band pendatang baru saat ini, kebanyakan gaya hahaha.
Lagu ini aku temukan tadi ketika aku
buka-buka folder album band lama di leptopku. “Dari sini aku ingin
menulis sesuatu yang Indah untuk seseorang di sana yang pernah Tuhan
persembahkan menjadi Anugerah Terindah untuk aku, walaupun kasih kita
tak sampai, semoga kamu tetap menjadi bintang di langit yang bisa
menyinari dunia. Mungkin inilah jalan yang terbaik dan kita mesti
relakan kenyataan ini.” Kata-kata itu aku ambilkan dari lirik
lagunya padi dan aku mencoba merangkai menurut versiku hahahaha
Sudah benarkah anda mencintainya ???,
logika atau perasaan dan hati ???. aku akan coba menguraikan yang
tersembunyi dari cinta, kemudian anda bisa bertanya pada diri anda…,
Logika adalah permainan dari pikiran yang hadir dari otak di kepala.
Setiap langkah, setiap perjalanan sangat penting sekali menggunakan
otak dan pikiran, langkah yang salah karena adanya pikiran yang
salah, jalan yang keliru karena adanya pikiran yang keliru. Namun
seandainya kita dapat mengetahui, bahwa peran hati dan perasaan lebih
penting daripada peran otak itu sendiri. Semua berawal dari hati,
hati jernih maka pikiranpun akan ikut bersih. Begitupun dengan cinta,
apa jadinya jika cinta hanya pakai logika ??
Cinta tidak usah pakai logika itu
sah-sah saja, jika pakai logika membuat cinta semakin parah dan
buruk. Cinta yang menggunakan logika biasanya sangat mudah
terjangkiti virus prasangka dan curiga. Sedikit-sedikit curiga atau
prasangka, dan sedikit-sedikit mencari-cari kesalahan yang ada pada
kekasihnya.
Cinta yang telah dibangun dengan
kepercayaan dan kesungguhan, kadang-kadang masih saja diganggu dengan
permainan logika yang tidak masuk akal. Entah akan timbul keegoisan,
menang sendiri atau yang lainnya. Ini suatu tanda bahwa cinta yang
memakai logika akan rawan sekali terkena dampak dari hal-hal seperti
itu. Selain itu jika cinta menggunakan logika saja tanpa disertai
dengan perasaan itu sendiri, akan menyebabkan cinta itu bikin capek,
kesal dan bosan. Tidak dipungkiri juga jika akan datang suatu
perpisahan yang mendadak.
Cinta itu letaknya di hati bukan di
pikiran, jika cinta hadir dari otak atau pikiran, bawaannya selalu
saja mencari yang mewah, mencari yang wah .., mencari yang sempurna.
Dan perlu diketahui, kita hidup berpasang-pasangan adalah untuk
saling menyempurnakan, bukan untuk mencari yang sempurna
Oleh sebab itu, jika ingin cintanya
selalu awet muda dan tidak pernah tua, apalagi sampai cepat mati
ditengah perjalanan, hendaklah selalu mengedepankan rasa,
mengedepankan keyakinan, dan mengedepankan hati daripada
mengedepankan pikiran.
Cinta yang datang dari logika, akan
terasa jenuh dan akan cepat habis keistimewaan dalam cinta itu
sendiri. Apalagi pertengkaran akan terus berlanjut hingga berakhir
dengan perpisahan, ditambah lagi adanya saling tidak mengerti antara
satu dengan yang lainnya. Terjadilah perselisihan yang berkepanjangan
dan tidak menemukan solusi yang baik bagi keduaanya.
Apabila cinta itu menggunakan hati,
dijamin perjalanan cintanya akan adem ayem, sepoi-sepoi, dan seindah
bunga-bunga warna-warni di taman. Tidak hanya itu, kesetiaan akan
tetap terjaga, bukan hanya sampai mati melainkan hidup sesudah mati.
Sekali lagi, jika cinta pakai logika
saja. Maka bersiap-siaplah terjangkit virus prasangka dan tak
percaya. Berlatihlah untuk memahami dengan hati, berfikir dengan hati
dan merasakan dengan hati pula. Itulah cinta.
Ceritanya ni lagi pulkam…, nah pas
istirahat di jembatan perak sambil ngopi di situ tuh, Pak Agus Brewok
yang punya warung kopi lagi muter lagu banyuwangi, aku Tanya sama pak
Agus, “Lagune sopo iku pak kok enak temen”, kemudian pak Agus
menjawab “Lagunya Demy, penyanyi pendatang baru iku teko banyu
wangi”. Aku ingat-ingat lagu itu sampai rumah, ketika nyampek rumah
setelah istirahat aku main kerumah masku nah kebetulan banget dia
lagi muter lagu yang suarannya sama dengan apa yang aku dengar di
Gladak Perak tadi tapi liriknya berbeda. Ternyata di Hape masku ini
tersimpan Banyak file MP3 lagunya Demy hahhaaha sangat booming di
desaku. Ketika jalan-jalan juga aku ketemu dengan tukang becak yang
sedang muter lagunya Demy ini di pemutar MP3 becak motornya.
Akupun penasaran dengan mimik wajah
dari Demy yang katanya penyanyi banyuwangi pendatang baru ini, kok
orang-orang sekecamatan pasirian menyukai lagunya, bahkan para
penjual VCD di area Pasar baru pasirian banyak yang muter lagunya
Demy ini. Setelah nonton Video yang diputer di salah satu lapak
penjual VCD di depan Pasar baru Pasirian, ooohhh seperti itu toh
tampangnya wehehehe.
Malam hari saat aku sedang ngopi di
Taman Pasirian bersama teman-temanku, aku melihat poster iklan yang
isinya Si Demy penyanyi baru terkenal ini akan datang untuk menghibur
Masyarakat Lumajang , dia akan nyanyi bersama OM. Sonata di
Pemandian Jarit. Seru kayaknya, yaudah mumpung lagi liburan, aku sama
teman-teman janjian nonton acara tersebut.
Akhirnya waktu yang ditunggu datang
juga. Penyanyi yang beken lewat tembang ngidam Tutupe Wirang dan Sun
Akoni itu menghibur warga Jarit Kecamatan Pasirian. Penyanyi yang
mempunyai ciri khas memakai kacamata hitam ini menyanyikan sejumlah
tembang ciptaanya.
Saat Demy menyanyikan tembangnya,
sejumlah pemuda yang hadir di situ langsung bergerak mengikuti alunan
irama dan syair yang dilantunkan sembari berjoget di depan panggung,
banyak juga penonton yang mengabadikan gambar penyanyi bergaya Rocker
ini dengan kamera ponsel, walaupun ada yang memakai ponsel Cina yang
hasil gambarnya tidak memuaskan tetapi mereka semua senang hehehe.
Ketika turun pentas Demy pun menjadi rebutan para penggemarnya,
sebutannya Demy Lovers mungkin ya hehehe, mereka semua rela antre di
depan panggung untuk bisa berfoto bersama . kata salah satu penonton
“Lumayan cak mumpung ketemu, sekalian saja minta foto. Selama ini
lihat Demy cuman di VCD” wehehehe. Untuk yang ingin tahu Lagu-lagu
Demy bisa didownload di sini !
Liburan hari ini, pagi-pagi coba
mentelengin TV. Nonton acara musik anak negeri di Gajayana TV .
maklumlah udah lama aku gak ngikuti perkembangan musik anak negeri
seperti ketika masa-masa usia SMP/ SMA dulu. Kalau dulu tuh sampai
hampir semua lirik lagu pop, hafal liriknya hahha. Group band yang
aku suka di jaman dulu tuh, diantaranya : Jamrud, Padi, Dewa, Ungu,
Boomerang, Iwan Fals dan Sheila 0n 7. Tapi yang paling aku suka
adalah Sheila On 7, lagu-lagu karya Sheila 07 terutama album mereka
di awal-awal, group band yang beken di era tahun 99 ini pada saat itu
lagi naik daun. Ketika itu aku masih SMP belum mengerti cinta-cintaan
wehehehe…, jadi teringat dulu, pas baru-barunya album Sheila 07,
aku mau beli kasetnya belum ada uang hehehe kere, ketika itu kasetnya
masih bentuk kaset pita atau tape, kemudian ada Guru bahasa
Indonesiaku namanya Bu Wiwit yang mengaku mempunyai kaset album ke
dua Sheila 07. Akhirnya aku pinjam datang ke rumah beliau hahhaaha,
saking baik hatinya orangnya, beliau mau meminjami. Kala itu aku
seneng banget soalnya kasetnya juga Ori, kalo ori kan ada teks
liriknya tuh di cover kasetnya. 2 hari langsung hafal wehehehe.
Saat itu album pertama Sheila 0n 7
dirilis tahun 1999 yang merupakan debut albumnya di blantika musik
Indonesia. Album ini mengusung Hits Single Dan, Kita, J.A.P, dan
Anugerah Terindah Yang Pernah Aku Miliki. Band ini yang membangkitkan
era band muda Indonesia pada awal millennium baru
Coba perhatikan Lirik “Perhatikan
Rani” tentang seorang kakak perempuan yang sudah mulai beranjak
dewasa. Ada juga lagu “Just For My Mom” tentang kisah semangat
seorang anak muda dalam menjalani hidupnya berkat semangat dari sang
mama.
Aku biasanya suka membandingkan
Lirik-lirik lagu Sheila 0n7 dengan sajak-sajaknya Sapardi Djoko
Damono. Keduanya hebat, sama-sama puitis .
Berbeda dengan lirik Band saat ini.
Coba perhatikan lirik dari group band, Kangen Band, “Kamu Di mana,
sengan siapa, semalam berbuat apa” cukup ?, atau coba perhatikan
lirik lagu yang ini “pacarku sayangilah aku, seperti ku
menyayangimu, pacarku cintailah aku seperti aku cinta kamu tapi kamu
kok selingkuh”. Bagaimana menurut pendapat kalian ? . semua lirik
lagu yang dibawakan Andika dkk benar-benar tidak mutu. Lagu mereka
tidak punya pesan yang menarik. Tidak lebih seperti curhatan anak
yang baru gandrung jatuh cinta, lalu putus dengan pacarnya wehehehe.
Itu salah satu dari fenomena band saat ini yang suaranya mendayu-dayu
tapi laris diundang oleh acara musik seperti Dahsyat, Inbok dll.
Tadi aku lihat di Gajayana TV, lagu
yang dibawakan Fatin Shidqia Lubis Judulnya “Aku Memilih Setia”.
Setelah aku coba menyimak lagunya wew.. enak juga ternyata hehehe.
Dari Panjang X Lebar ulasan yang aku utarakan lewat tulisan tadi,
sebenarnya aku mau mengkhususkan tulisanku ini pada lirik lagunya
Fatin . “Aku Memilih Setia” cukup bagus dan menurutku masuk akal.
Tidak jarang saat ini kehidupan
keluarga yang berakhir dengan perceraian, yang dilatarbelakangi oleh
faktor hilangnya kesetiaan dan kepercayaan. Suami dan Istri yang
membangun kehidupan rumah tangga sekian lama, akhirnya terpaksa
kandas dan berantakan karena diterpa persoalan kesetiaan. Bukan hanya
di kalangan artis atau tokoh2 selebritis lainnya, bahkan pada
masyarakat umumnya banyak kita jumpai problematika keluarga dalam
menjaga kesetiaan dan kepercayaan antara suami dan istri.
Setia dan saling percaya adalah bukti
cinta antara suami dan istri yang terikat oleh janji setia saat akad
nikah, mereka terikat oleh sebuah perjanjian yang sakral untuk saling
mempercayai dan tidak menghianati satu sama lain. Jika terjadi
ketidaksetiaan maka muncullah ketidakpercayaan, dan pada akhirnya
bisa melemahkan ikatan cinta dalam keluarga.
Ujian waktu saat rumah tangga didirikan
untuk waktu yang tidak ditentukan , tetapi untuk selama-lamanya.
Berbeda jika kita membuat suatu hubungan yang dibatasi oleh waktu,
misalnya sehari, sebulan, atau setahun. Pada hubungan yang terbatas
waktu seperti itu, akan lebih mudah menjaga kesetiaan dan kepercayaan
satu dengan yang lain. Namun untuk sebuah hubungan yang mendalam dan
tanpa batas waktu, adalah merupakan ujian yang besar bagi kedua belah
pihak untuk selalu menjaga kesetiaan dan kepercayaan. Inilah perlunya
kesetiaan dan saling percaya satu dengan yang lainnya, karena mereka
akan menempuh hidup bersama sampai akhir hayat tiba, sebagai suami
dan sebagai istri yang sah dalam sebuah lembaga keluarga, diresmikan
oleh agama, disahkan oleh lembaran Negara, disaksikan oleh keluarga
dan masyarakat. Sebuah hubungan langgeng yang tidak boleh dibatasi
oleh waktu tertentu, tetapi seumur hidup mereka.
Ujian pada waktu yang rentang panjang
adalah perasaan bosan, jenuh, dan kehilangan ketertarikan kepada
pasangan. Pada saat yang sama muncullah berbagai godaan dan
“tawaran’” yang lebih menarik di luar sana. Orang-orang baru
yang berinteraksi, dan menimbulkan perasaan-perasaan baru, pengalaman
baru, yang tidak pernah didapatkan bersama pasangan. Namun anda harus
selalu mengingat, bahwa anda telah terikat oleh pernikahan dan
keluarga. Anda harus setia kepada pasangan, anda harus setia kepada
keluarga, dimulai dari diri sendiri.
Cinta senantiasa mengharuskan munculnya
kesetiaan dan saling percaya. Untuk bisa mendapatkan kesetiaan dari
pasangan, masing-masing harus memulai darii dirinya sendiri atau
tidak menuntut dari pihak lain sebelum dirinya yang memulai kebaikan
. kondisi ini akan lebih memungkinkan untuk terjadinya penjagaan
kesetiaan dan kepercayaan. Semua bisa memilih setia, setia adalah
pilihan. Seperti lagu yang dilantunkan oleh Fatin. Ni aku dapat
lagunya, yuk nyanyi hahahaha, sembari memantapkan hati untuk bersikap
setia kepada pasangan hidup kita. Semua dari kita bisa memilih untuk
tetap setia dengan pasangan masing-masing, selama-lamanya tanpa batas
masa. Walaupun penulis sendiri belum nikah, semoga apa yang aku
tulis ini bisa bermanfaat untuk teman-teman yang mau nikah atau yang
sudah nikah wehehehe…
Inilah petualang yang tidak disengaja
bersama teman-teman di Lumajang. Awal mula sekitar jam 18.00 WIB aku
berangkat dari rumah ke Kota Probolinggo untuk menghadiri ulang Tahun
salah satu Organisasi yang aku ikuti, tepatnya di Perumnas Mastrip -
Probolinggo, acaranya sampai malam sehingga aku memutuskan untuk
menginap saja di Kota Mangga ini.
Keesokan harinya aku Pulang pagi-pagi
setelah Bu Heny (salah satu guru ketika aku STM) memberikan sarapan
pagi hehehe… sesampai di Lumajang aku mampir ke rumahnya Fery yang
berada di sebelah batalion Lumajang, fery ini adalah teman baikku,
walaupun kita kenalnya di dunia maya tapi kami sangat dekat.
Di rumah Fery aku istirahat sebentar
sambil makan-makan kue yang disediakan dan setelah itu mandi… wewww
suegerrr bener air di rumah Fery. Pas ketika rehat sambil dengerin
music era 90-an keatas , tiba-tiba teman Fery telpon ngajak main ke
puncak B-29. Aku bingung apa itu B-29 ?!, kemudian Fery nawarin aku
untuk ikut bersama teman-temannya, akhirnya aku memutuskan untuk
mengiyakan ajakan Fery
Sekitar jam 08.00 WIB pun kami
berkumpul di rumah teman Fery untuk mempersiapkan segala sesuatunya
sebelum berangkat, selama perjalanan kami bercanda-canda saling salip
motor seru Pokoknya hehehe….
Perbatasan Desa Argosari
Akhirnya kami pun memasuki Desa
Argosari Kecamatan Senduro, setelah memasuki desa ini wooowwww. ..
medannya sungguh menantang mas bro , bahkan ada teman-teman yang
memilih untuk pulang karena tidak sanggup menaklukkan medan
wehehehe.. Di desa ini juga banyak rumah warga, samping kanan-kiri
pemandangannya cukup mempesona sekali.. tak jarang kami
menghentikan motor untuk berfoto di area yang menurut kami
pemandangannya bagus .
Semakin naik medan yang kami lalui
semakin terjal, berliku dan berdebu, bahkan temanku sering terjatuh
ketika melalui jalan yang menanjak dan berdebu, teman yang bonceng
dibelakangpun harus turun dari motor supaya motornya bisa naik ke
atas, untung aku bawa Si Mexxi yang siap di segala medan hahahaha,
aku berboncengan sama Fery dan tidak perlu turun dari motor untuk
menaklukan tanjakkan itu.
Di depan salah satu pemukiman warga
kami beristirahat sambil makan biscuit dan minum air.. di sini
terasa sekali lelahnya, warga di sini sangat ramah dan baik, motor
warga di sini kebanyakan masih saudara sama si Mexxi yaitu GL Series
wehehehe, karena terbukti paling tangguh mungkin ya ?!. kamipun
ngobrol bersama warga, kami bertanya masalah akses jalan kok sulit
banget, apakah tidak menganggu aktivitas mereka sehari-hari dan
apakah Pemerintah sudah meninjau ke sini, salah satu dari mereka
menjawab, untuk menganggu sebenarnya tidak, karena mereka sudah
terbiasa dengan jalan seperti itu dan pemerintah sudah pernah
berjanji untuk membenahi akses jalan menuju puncak B-29 agar
Wisatawan mudah menjangkaunya tapi sampai saat ini belum terealisasi,
mereka pun berharap supaya Pak bupati menepati janjinya .
Istirahat
Setelah cukup lama kami berbincang,
kami melanjutkan prjalanan kami.. warga menawari kami ojek karena
katanya nanti di atas ada medan yang sangat sulit dan salah satu dari
temanku akhirnya memutuskan untuk ngojek dengan biaya Rp 20.000,-
sampai puncak.
Setelah melalui perjuangan yang sangat
keras dan melelahkan, kami pun akhirnya sampai di puncak B-29, aku
begitu takjub dengan pemandangan di situ, sangat indah dan sejuk
sekali, kalau Amerika selatan punya Altiplano, Lumajang juga punya
dua kawasan pemukiman penduduk di dataran tinggi yaitu Ranupani dan
Argosari atau yang lebih dikenal dengan B-29, keduanya terletak di
kecamatan Senduro-Liumajang, sebuah kecamatan yang terletak di kaki
Gunung Semeru.
Hasil Jepretan Di atas B-29
Terjawab sudah pertanyaanku, apa itu
B-29?!. B-29 adalah puncak tertinggi di kawasan lautan pasir dengan
ketinggian 2900 m dpl. Terletak di sisi tenggara Gunung Bromo.
Terletak di desa Argosari, kecamatan Senduro atau sekitar 40 km dari
kota Lumajang. Buat Mas bro atau mbak bro yang belum pernah ke sini,
monggo mampir di kawasan ini… dijamin seru hehehe