Monday, December 2, 2013

Puncak B-29 Lumajang

Inilah petualang yang tidak disengaja bersama teman-teman di Lumajang. Awal mula sekitar jam 18.00 WIB aku berangkat dari rumah ke Kota Probolinggo untuk menghadiri ulang Tahun salah satu Organisasi yang aku ikuti, tepatnya di Perumnas Mastrip - Probolinggo, acaranya sampai malam sehingga aku memutuskan untuk menginap saja di Kota Mangga ini.
Keesokan harinya aku Pulang pagi-pagi setelah Bu Heny (salah satu guru ketika aku STM) memberikan sarapan pagi hehehe… sesampai di Lumajang aku mampir ke rumahnya Fery yang berada di sebelah batalion Lumajang, fery ini adalah teman baikku, walaupun kita kenalnya di dunia maya tapi kami sangat dekat.
Di rumah Fery aku istirahat sebentar sambil makan-makan kue yang disediakan dan setelah itu mandi… wewww suegerrr bener air di rumah Fery. Pas ketika rehat sambil dengerin music era 90-an keatas , tiba-tiba teman Fery telpon ngajak main ke puncak B-29. Aku bingung apa itu B-29 ?!, kemudian Fery nawarin aku untuk ikut bersama teman-temannya, akhirnya aku memutuskan untuk mengiyakan ajakan Fery
Sekitar jam 08.00 WIB pun kami berkumpul di rumah teman Fery untuk mempersiapkan segala sesuatunya sebelum berangkat, selama perjalanan kami bercanda-canda saling salip motor seru Pokoknya hehehe….

Perbatasan Desa Argosari
Akhirnya kami pun memasuki Desa Argosari Kecamatan Senduro, setelah memasuki desa ini wooowwww. .. medannya sungguh menantang mas bro , bahkan ada teman-teman yang memilih untuk pulang karena tidak sanggup menaklukkan medan wehehehe.. Di desa ini juga banyak rumah warga, samping kanan-kiri pemandangannya cukup mempesona sekali.. tak jarang kami menghentikan motor untuk berfoto di area yang menurut kami pemandangannya bagus .

Semakin naik medan yang kami lalui semakin terjal, berliku dan berdebu, bahkan temanku sering terjatuh ketika melalui jalan yang menanjak dan berdebu, teman yang bonceng dibelakangpun harus turun dari motor supaya motornya bisa naik ke atas, untung aku bawa Si Mexxi yang siap di segala medan hahahaha, aku berboncengan sama Fery dan tidak perlu turun dari motor untuk menaklukan tanjakkan itu.

Di depan salah satu pemukiman warga kami beristirahat sambil makan biscuit dan minum air.. di sini terasa sekali lelahnya, warga di sini sangat ramah dan baik, motor warga di sini kebanyakan masih saudara sama si Mexxi yaitu GL Series wehehehe, karena terbukti paling tangguh mungkin ya ?!. kamipun ngobrol bersama warga, kami bertanya masalah akses jalan kok sulit banget, apakah tidak menganggu aktivitas mereka sehari-hari dan apakah Pemerintah sudah meninjau ke sini, salah satu dari mereka menjawab, untuk menganggu sebenarnya tidak, karena mereka sudah terbiasa dengan jalan seperti itu dan pemerintah sudah pernah berjanji untuk membenahi akses jalan menuju puncak B-29 agar Wisatawan mudah menjangkaunya tapi sampai saat ini belum terealisasi, mereka pun berharap supaya Pak bupati menepati janjinya .
Istirahat

Setelah cukup lama kami berbincang, kami melanjutkan prjalanan kami.. warga menawari kami ojek karena katanya nanti di atas ada medan yang sangat sulit dan salah satu dari temanku akhirnya memutuskan untuk ngojek dengan biaya Rp 20.000,- sampai puncak.
Setelah melalui perjuangan yang sangat keras dan melelahkan, kami pun akhirnya sampai di puncak B-29, aku begitu takjub dengan pemandangan di situ, sangat indah dan sejuk sekali, kalau Amerika selatan punya Altiplano, Lumajang juga punya dua kawasan pemukiman penduduk di dataran tinggi yaitu Ranupani dan Argosari atau yang lebih dikenal dengan B-29, keduanya terletak di kecamatan Senduro-Liumajang, sebuah kecamatan yang terletak di kaki Gunung Semeru.






Hasil Jepretan Di atas B-29

Terjawab sudah pertanyaanku, apa itu B-29?!. B-29 adalah puncak tertinggi di kawasan lautan pasir dengan ketinggian 2900 m dpl. Terletak di sisi tenggara Gunung Bromo. Terletak di desa Argosari, kecamatan Senduro atau sekitar 40 km dari kota Lumajang. Buat Mas bro atau mbak bro yang belum pernah ke sini, monggo mampir di kawasan ini… dijamin seru hehehe



Abis turun Gunung, Makan Dulu ...

2 comments:

maszen7.wordpress.com said...

wah, keren blognya, jangan lupa sandal putusnya juga diceritakan, hahaha

angger said...

hahahhaaha trus di alteco